
Keekan mengerjapkan matanya. Ia merasa asing dengan sekitarnya.
"Apa ini kost Neo? Mengapa ia membawaku ke sini?" gumam Keekan.
Ia melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya, waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam. Ia bahkan tak terbangun saat Neo memindahkannya, dan bisa bisanya dia tidur begitu nyenyak di sana.
Keekan bisa melihat bahwa di dalam kamar kost Neo, tak terlalu banyak barang. Sebuah tempat tidur yang berada di lantai, sebuah lemari, dan sebuah meja.
"Kamu bodoh!" gumam Keekan lagi.
Keekan berdiri dan melihat ke arah jendela. Waktu sudah menunjukkan pukul setengah 12 dan belum ada tanda tanda bahwa Neo kembali. Tiba tiba saja hatinya menjadi cemas. Namun, semua itu hilang ketika ia melihat lampu sebuah mobil mendekat. Keekan pun menjauh dari jendela.
Keekan yang merasa grogi, malah kembali tidur di posisi tadi dan memejamkan matanya. Tak lama, pintu kamar itu terbuka.
"Kamu belum bangun?" Neo mendekat ke arah Keekan dan menyampirkan rambut yang sedikit menutupi wajah Keekan. Saat itu, jantung Keekan sudah tak bisa terkontrol. Ia sampai takut Neo akan mendengarnya.
Neo meletakkan sebuah kantong plastik di atas meja, kemudian masuk ke dalam kamar mandi yang ada di dalam kamarnya. Keekan membuka matanya setelah mendengar suara pintu tertutup dan ada gemericik air. Ia memegang dadanya yang benar benar tak bisa diatur.
ceklekkk
Pintu kamar mandi terbuka, dan tampak sosok Neo yang sudah terlihat segar dengan pakaian santainya. Keekan pun kini sudah duduk di tepi kasur Neo.
__ADS_1
"Kamu sudah bangun? Ahh maaf aku membawamu ke sini. Aku tidak tahu di mana hotelmu dan aku harus pergi bekerja."
"Aku mengerti," ucap Keekan.
Neo menghampiri meja yang ada di dalam kamar dan meraih plastik yang ia bawa tadi.
"Makanlah dulu. Aku membawakanmu makanan. Setelah ini, aku akan mengantarkanmu kembali ke hotel," ucap Neo.
"Aku tak akan kembali ke hotel sebelum kamu menjawab pertanyaanku kemarin," Keekan mulai memasang mode diam dan tak mau makan.
Neo menghela nafas pelan, kemudian merapikan makanan yang ia beli. Setelahnya ia berjalan mendekati Keekan.
Keekan menoleh ke arah Neo. Saat mereka masih menjadi sepasang kekasih, Neo selalu memaksanya makan. Bahkan pria itu selalu khawatir berlebihan pada dirinya. Oleh karena itu jugalah Keekan menyangka bahwa Neo sangat mencintainya.
"Apa kamu tak ingin kembali?" tanya Keekan lagi.
"Bukankah kamu tak ingin melihatku?"
"Ya, tapi sekarang aku memintamu kembali."
"Aku ... Aku tidak bisa. Selain aku tak ingin membuatmu sakit hati, aku juga sudah terikat kontrak di sini," ucap Neo.
__ADS_1
"Aku akan mengurus semua itu, asalkan kamu mau kembali ke Perusahaan Thomas."
"Mengapa kamu memaksaku untuk kembali ke sana? Apa karena mereka kekurangan orang? Sudah kubilang, cepat atau lambat, mereka akan segera menemukan penggantiku. Yang terpenting bagiku saat ini adalah dirimu. Aku tak ingin melihatmu menderita karenaku."
Keekan menatap mata Neo. Terlihat tak ada kebohongan di sana. Pria di hadapannya itu mengatakan dengan jujur apa yang ada di dalam hatinya.
Neo masih memegang makanan yang ingin ia berikan pada Keekan, namun kali ini ia membalikkan tubuhnya dan sedikit menunduk. Meskipun Keekan telah memaafkannya, namun tetap ada rasa bersalah dalam dirinya. Ia telah merusak seorang gadis, meskipun secara tidak langsung.
greppp
Sebuah pelukan hangat di pinggang Neo, membuatnya kaget. Tangan Keekan kini memeluknya dari belakang. Untung saja makanan yang ia pegang tidak terjatuh.
"Kembalilah," ucap Keekan.
Neo memegang tangan Keekan dan menggenggamnya erat. Sudah lama sekali ia tak merasakan pelukan dari Keekan. Sebagai seorang kekasih, hubungan mereka sangatlah dekat meskipun baru terjalin 1 bulan saat kuliah dulu.
Ia memutar tubuhnya setelah sebelumnya meletakkan makanan yang ia pegang ke atas meja. Neo memeluk Keekan dengan erat, bagaikan sepasang kekasih yang baru saja bertemu karena terpisah jarak dan waktu.
Setelah itu, tak ada pembicaraan di antara keduanya. Keekan pada akhirnya menyantap makanan yang dibawa oleh Neo. Ia juga tak mau pergi dari kost Neo sebelum pria itu menyetujui untuk kembali bersamanya.
🧡 🧡 🧡
__ADS_1