The Cursed Wife & God'S Blessed Husband

The Cursed Wife & God'S Blessed Husband
Dunia Paralel Makhluk Entitas


__ADS_3

MESKI MOBIL berguling, berkat jimat pelindung yang dipasang Shen Yin, keduanya sama sekali tidak mengalami luka berat. Hanya ada beberapa lecet akibat benturan.


Keduanya keluat mobil dan hati-hati melihat lingkungan. Mobil hitam Jun Haobei kini mengeluarkan asap dari mesin depan tapi tidak kerusakan lain selain goresan dari cakat binatang tertentu.


Shen Yin melihat cakaran yang memiliki sedikit noda darah di badan mobil. Dia mengerutkan kening.


"Tanpa diduga, kita akan diganggu oleh makhluk entitas yang sengaja melintas," kata gadis itu kesal.


"Kamu tidak bisa mengetahui keberadaan mereka sebelum ini terjadi?"


"Tentu saja tidak. Aku hanya akan tahu jika menggunakan mata untukku untuk melihat ramalan kejadian selama beberapa jam ke depan. Tapi tidak pada diri sendiri. Kamu juga tidak dalam penglihatan mata batinku. Bagaimana aku tahu?" Shen Yin mengeluh.


Malam ini dia bernasib siap.


Belum lagi jalanan sepi ini terlihat begitu aneh. Dia mengerutkan kening lagi dan memeriksa lingkungan sekitar menggunakan kemampuan supernaturalnya.


Tak lama setelah itu, dia mendengkus. "Ada aura Yin yang tebal di tempat ini. Tidakkah kamu merasa lebih dingin dan sesak?" tanyanya pada Jun Haobei.


Pria itu mengangguk, "Ini seperti berada di lingkungan yang tidak bersih," jawabnya.


Shen Yin tidak berkata lebih banyak dan mengajak pria itu untuk berjalan kaki ke suatu tempat. Tidak ada gunanya menggunakan mobil saat ini. Tapi jarak ke apartemen Shen Yin memang jauh.


Jun Haobei ingin menghubungi asistennya untuk menjemput keduanya di lokasi kejadian. Tapi mendadak smartphone tidak memiliki sinyal. Begitu pula dengan milik Shen Yin.


Di saat keduanya melanjutkan perjalanan, Shen Yin menjelaskan apa yang baru saja menimpa keduanya.

__ADS_1


"Jika aku tidak salah, ini seharusnya dunia paralel. Kita tidak sengaja memasuki pintu dunia pararel dan diserang oleh makhluk entitas."


"Mereka masih memiliki kemampuan ini?" Pria itu mengerutkan kening.


"Gerbang dunia paralel biasanya muncul secara tidak terduga. Kemungkinan besar kita hanya tak sengaja menabraknya. Jangan samakan dunia paralel seperti di film-film. Di sini, kita hanya akan melihat mahkota entitas atau sejenisnya saja." Shen Yin telah menganalisis sekitar. Aura Yin begitu kuat di tempat ini. Sepertinya sudah menjadi sarang makhluk tak kasat mata.


Tapi sepanjang perjalanan, mereka tidak melihat satu pun makhluk yang mengintai. Entah karena aura Jun Haobei yang begitu menakutkan bagi mereka atau mungkin tidak ada satu pun dari mereka yang berniat mengganggu.


Intinya, Shen Yin selalu merasa ada sesuatu yang mengintip dari kegelapan.


"Ke mana kita akan pergi?" Jun Haobei hanya melihat jalan lurus serta pemohon yang tampaknya tidak berbeda sama sekali. Mereka seperti berjalan melingkar sejak awal.


"Tentu saja cari jalan keluar." Shen Yin mengeluarkan beberapa jimat pembersihan aura Yin.


Keduanya berhenti, menoleh ke arah suara itu berasal.


"Ayo, temukan!" Gadis itu berlari menuju ke hutan lebat yang ada sisi lain jalanan tersebut.


Jun Haobei hanya mengerutkan kening dan menyusul langkahnya. Khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, pria itu segera meraih tangannya.


Shen Yin sempat berhenti dan menoleh pada pria itu, kebingungan.


Saat ini, Jun Haobei hanya mencari alasan untuk memegang tangannya.


"Untuk berjaga-jaga. Bukankah mereka takut dengan aura naga ungu keemasan di tubuhku?" Pria itu tersenyum polos.

__ADS_1


"..." Shen Yin hanya mengangguk kecil tapi rasanua seorang ada yang ganjil dengan perkataan pria itu.


Sudahlah. Ini bukan waktunya untuk memikirkan alasan.


Hutan yang cukup lebat itu sama sekali tidak memiliki jalan setapak. Keduanya hanya menyingkirkan beberapa ilalang. Di dunia paralel, pasti tidak akan ada binatang buas atau sejenisnya jadi tidak khawatir akan ada ular atau serigala yang mengintai.


Suara lengkingan dari makhluk entitas ternyata masih terdengar. Semakin menipisnya aura Yin di udara, suara itu semakin keras dan penuh kemarahan.


Akhirnya, mereka tiba di sebuah tempat yang cukup luas. Ada sosok kuda merah menyala di sana, bertanduk rusa, ekor singa serta bergigi harimau.


Makhluk itu menatap Shen Yin dan Jun Haobei dengan penuh kemarahan.


Sayangnya, makhluk tersebut tidak bisa menghampiri mereka karena keempat kakinya dibelenggu oleh rantai supernatural.


Ketika melihat rantai itu, Shen Yin terkejut. Bagaimana pun juga, dia tidak asing dengan rantai neraka tingkat ke-delapan belas.


Gadis itu menghela napas tidak berdaya. Lagi-lagi dia bertemu dengan makhluk entitas yang kuat, seperti merupakan salah satu pemimpin. Makhluk ini sama seperti makhluk entitas yang ditelan Shin Mose di gang itu.


"Kenapa aku selalu menemui hal-hal yang tidak menyenangkan," gumam Shen Yin sedikit kesal.


Makhluk entitas memiliki tubuh aneh dan selalu merupakan perwujudan dari berbagai bentuk hewan atau makhluk asing tertentu. Untungnya kali ini dia melihat makhluk entitas yang penampilan lebih menyenangkan mata.


Api merah di tubuh kuda itu sedikit transparan, tapi suhunya masih terasa.


"Apakah kamu yang membuka gerbang dunia paralel makhluk entitas?" tanya Shen Yin.

__ADS_1


__ADS_2