
FANG ERGANG adalah kepala keluarga Fang saat ini. Dia dikenal sebagai pria yang hobi berbisnis dengan dunia bawah tanah bahkan bekerja dengan serikat pembunuh. Pokoknya, Fang Ergang tidak bisa disinggung dengan mudah.
Oleh sebab itu lah banyak keluarga bangsawan yang menjauhi masalah dengan keluarga Fang.
Shen Yin menaikkan sebelah alisnya. "Aku ingat jika Haobei menyebutkan nama ini saat menceritakan perbuatan tercela keluarga Fang?"
"Ya. Ini Fang Ergang yang dimaksud," kata Jun Haobei mengklarifikasi.
"Oh, ternyata pria yang suka berbisnis dengan dunia bawah tanah. Lain kali aku akan mengirimnya untuk berbisnis dengan dunia bawah yang sesungguhnya. Ada banyak tugas di sana yang bisa menghasilkan uang. Fang Ergang ini tampaknya cocok." Shen Yin mencibir.
"..." Tiga anggota keluarga Chen tidak bisa berkata-kata. Nona Shen sungguh pemberani, pikir mereka.
Arti perkataan Shen Yin jelas. Dia ingin mengirim Fang Ergang ke dunia bawah untuk bertemu dengan raja hantu lalu hidup di dunia bawah sebagai pekerja gratisan.
Orang-orang tercela seperti ini memang cocok untuk mendapatkan karma dewa.
Sekarang Bibi Liu ketahuan dan keluarga Chen tidak mungkin tinggal diam. Mungkin akhir-akhir ini keluarga Fang sedang menunggu keluarganya hancur.
Nyonya Chen yang berwajah pucat kini meminta bantuan Shen Yin. Apapun demi keselamatan keluarga, ia akan membayar berapapun harganya.
"Jangan khawatir, karena aku datang tentu saja aku akan menyelesaikannya." Shen Yin menenangkan Nyonya Chen. Dia menatap Bibi Liu. "Tatap aku," imbuhnya.
__ADS_1
"Ah?" Bibi Liu bingung. Tanpa sadar menatap Shen Yin. Tiba-tiba saja tubuhnya kaku dan tatapan matanya kosong.
Bibi Liu terdiam tanpa ekspresi.
Chen Kai terkejut dengan perubahan mendadak ini. "Apa yang terjadi padanya?"
"Aku mengunci jiwanya. Biarkan dia seperti ini dulu sebelum kita menyelesaikan masalah ini. Jika dia dibiarkan, mungkin bisa melapor pada Fang Ergang." Shen Yin menjelaskan lebih jauh dan mengambil ponsel yang ada di tangan Bibi Liu.
Ternyata Bibi Liu sudah mengirim pesan pada pihak lain meskipun isinya belum jelas. Dengan kata lain, keluarga Fang tahu dia dan Jun Haobei ada di sini namun tidak menjelaskan niat kedatangannya.
Tapi mungkin keluarga Fang tidak bodoh. Jun Haobei memiliki aura supernatural di tubuhnya yang kemungkinan besar mampu mengetahui beberapa hal ganjil. Keluarga Fang akan mengira jika keluarga Chen berusaha mencari bantuan pada keluarga Jun.
Shen Yin menyentuh pelipisnya. Ini merepotkan. Sebuah tangan agak dingin menyentuh kepalanya dengan lembut. Shen Yin tanpa sadar menatap Jun Haobei.
"Nona Shen, tolong beri tahu kami jika butuh sesuatu. Kami pasti akan membantu sebisa mungkin." Tuan Chen juga mengambil inisiatif.
Wanita itu menggelengkan kepala. "Bukan apa-apa. Aku hanya berpikir jika keluarga Fang saat ini telah menebak banyak hal. Mari kesampingkan itu dulu. Pergi ke kamar Chen Kai."
"Kamarku?" Chen Kai agak canggung.
"Bibi Liu menaruh sesuatu di kamarmu. Tentu saja aku harus mengurusnya jika kamu tidak ingin diikuti kesialan sepanjang hari," jelas Shen Yin. Lalu sudut mulut berkedut.
__ADS_1
Chen Kai buru-buru menggelengkan kepala. "Aku ... Aku tidak bermaksud begitu, hanya saja ... hanya saja di kamar ...."
Nyonya Chen curiga putranya memiliki sesuatu yang tidak bersih. "Apa lagi yang kamu sembunyikan? Apakah kamu membawa pacarmu ke sini dan menyembunyikannya di sana? Mungkinkah kamu memiliki video mesum atau lain sebagainya?"
Wajah Chen Kai memerah dan langsung kesal karena dituduh sembarangan. "Tidak! Aku tidak serendah itu, Bu! Kamu harus percaya pada putramu. Ini bukan hal yang aneh, hanya kamarku saja berantakan. Aku malu membiarkan Nona Shen masuk. Lagi pula ... aku—"
Chen Kai tidak melanjutkan kata-katanya karena Shen Yin dan Jun Haobei sudah tidak ada di tempat. Bahkan Jun Ye sendiri terlihat baru saja keluar ruangan.
Ekspresinya segera berubah total. "Eh, tunggu! Tunggu!" Dia segera mengejar mereka.
"Chen Kai! Ibu belum selesai bicara dengan mu." Nyonya Chen juga mengejar.
Sementara itu di lantai dua, tempat di mana kamar Chen Kai berada.
Shen Yin dan Jun Haobei tiba di pintu kamar pria itu namun tidak langsung masuk. Dia menunggu pemilik kamar datang. Tak lama, Jun Ye menyusul, diikuti oleh Chen Kai di belakangnya.
Karena sudah di sini, Chen Kai yang masih canggung dan malu pun membuka pintu kamarnya untuk mereka.
Ruangan itu luas, dipenuhi perabotan lengkap seperti layaknya anak bangsawan kebanyakan. Hanya saja, kamarnya memang agak berantakan. Beberapa pakaian berserakan di tempat tidur. Masih baru dan kemungkinan besar Chen Kai telah memilih beberapa pakaian untuk dikenakan sebelumnya.
Namun yang membuat mereka tercengang, ada begitu banyak poster wanita seksi terpasang di dinding. Semua poster itu tampak menawan dan berpakaian mini, menonjolkan buah bersik atau bagian tubuh lainnya. Yang lebih canggungnya lagi, pose mereka terlihat seperti mengajak pria untuk menidurinya.
__ADS_1
Jun Ye sudah tahu tentang semua poster ini namun tidak pernah menceritakannya pada siapapun. Lagi pula wajar bagi siapapun untuk mengidolakan seseorang.
"Apakah mereka seorang idol grup tertentu?" tanya Shen Yin langsung terbatuk.