The Cursed Wife & God'S Blessed Husband

The Cursed Wife & God'S Blessed Husband
Kemampuan Nol


__ADS_3

Ketika Guru Zhinghu keluar melalui pintu dan berjalan sepanjang koridor, salah seorang perawat yang tak sengaja lewat mengerutkan kening. Dia melihat Guru Zhinghu berpakaian jubah putih tulang, janggut agak panjang serta rambut panjang sepunggung. Terlihat seperti pria tua kuno.


Melihat sosoknya menjauh, perawat muda itu sedikit berpikir.


"Apakah ada aktor film kolosal yang terluka dan pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan cedera?" gumamnya menebak-nebak. Tapi dia tidak kenal pria tua itu sama sekali.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Beberapa hari kemudian, Shen Yin sudah bisa beraktivitas normal seperti biasanya. Tapi dia tidak lagi menerima pesanan untuk menyelesaikan beberapa kasus supernatural orang lain. Dia menutup akunnya sementara.


Jun Haobei memasakkan semangkuk mie dengan telur tomat yang enak.


"Apakah ada masalah?" tanya Jun Haobei saat melihat Shen Yin tidak memakan mie telur tomat buatannya.


"Tidak ada. Aku hanya merasa tidak terduga saat melihat semangkuk mie yang normal. Biasanya saat aku makan, makanan akan berubah menjadi sesuatu yang menjijikkan."


Karena itulah Shen Yin jarang makan hingga badannya sedikit kurus dari waktu ke waktu.


Jun Haobei tersenyum. "Kamu sepertinya tidak memikirkan itu," katanya.


"Bagaimana kamu tahu?" Shen Yin menaikkan sebelah alisnya.


"Kakakmu menceritakan segalanya padaku. Apakah karena kemampuannya tidak ada lagi?"


Shen Yin tidak langsung menjawab. Dia mencoba kuah mie yang sedikit pedas dan tampak gurih.


"Aku hanya tidak terbiasa," jawabnya.

__ADS_1


Sejak awal, kemampuan mata uniknya diberikan oleh makhluk neraka. Ketika jiwanya kembali, kemampuan itu secara alami akan kembali ke alam neraka. Dia tidak lagi melihat makhluk halus atau sejenisnya saat berada di rumah sakit. Pada saat itulah Shen Yin menyadari jika kemampuannya kosong.


Dia tak berbeda jauh dengan manusia biasa kecuali darah keluarga Shen yang mengalir di tubuhnya. Hidup tanpa kemampuan supernatural, Shen Yin merasa menjadi orang cacat.


"Apakah kamu akan tetap bersamaku meski tidak ada lagi kekuatan? Mungkin aku akan seperti ini selamanya," katanya.


Jun Haobei duduk di sampingnya dan merangkul wanita itu. "Aku menikahimu tidak peduli dengan kekuatan itu. Kalau begitu mulai sekarang, aku akan melindungimu."


"Oh. Apakah keluarga Jun masih akan menerima kondisi ku yang seperti ini?"


"Mereka sudah tahu." Jun Haobei ingin membuatnya tidak banyak berpikir. "Jangan khawatir, hidup lebih penting daripada kemampuan itu. Kakekku sudah lama cacat aura di masa lalu, bukankah dia baik-baik saja sekarang?"


"..." Sudut mulut Shen Yin berkedut. Tapi dia bisa makan malam dengan tenang kali ini.


Setelah makan malam, keduanya mengobrol sebentar seraya menonton televisi, sebelum akhirnya tidur.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Xiao Yin, aku sangat merindukanmu. Bagaimana kabarmu selama ini? Apakah kamu melanjutkan studi mu?" tanya Yi Er seraya memegang sepiring kecil kue perayaan.


"Aku baik-baik saja. Sepertinya aku akan melanjutkan studi ku dalam waktu dekat. Bagaimana denganmu?"


"Oh, aku harus kuliah dan menjadi magang di salah satu toko. Orangtuaku sangat ketat." Yi Er terlihat sakit kepala. Dia memperhatikan jika Shen Yin tampak berbeda kali ini. "Apakah kamu menjadi lebih cerah kali ini? Kurasa kamu tidak lagi murung," imbuhnya.


"Semua orang bisa berubah."


"Ck, ini pasti karena tuan Jun," gumam Yi Er mencibir tapi tidak membenci sama sekali.

__ADS_1


Keduanya tampak mengobrol dengan gembira. Lalu Yi Er mengajaknya untuk menonton film hari ini setelah reuni sekolah berakhir.


Untuk menikmati pemandangan orang-orang yang berlalu-lalang, Yi Er dan Shen Yin memutuskan untuk menaiki kereta api.


Hari sudah sore dan keduanya menunggu kereta api yang akan datang dalam waktu dekat.


"Oh, mari kita tonton film horor. Apa kamu sudah mengetahui film horor terbaru dari karya Little Rabbit sebelumnya? Setelah film horor Deep Story' sukses besar, kini novel lainnya yang pernah dibuat Little Rabbit digarap." Yi Er menggesek layar ponselnya untuk menyegarkan berita.


"Yakin kamu ingin nonton film horor?"


Shen Yin tidak merasa takut saat menonton film horor. Belum lagi sekatang kemampuannya telah hilang, hantu atau makhluk halus apapun tidak akan terlihat.


"Tontonlah, kenapa tidak?" Yi Er memelototinya. Dia berjalan lebih dekat ke tepian dekat lalu lintas kereta api untuk mencari sinyal yang bagus.


Namun tak lama kemudian, suara kereta api dari kejauhan terdengar sayup-sayup Shen Yin melihat sebuah kereta api bergerak cepat ke arah stasiun. Dia melihat Yi Er masih sibuk dengan ponselnya tanpa menghiraukan kedatangan kereta api.


Selangkah lagi jika Yi Er ceroboh, tubuhnya akan tertabrak oleh badan kereta.


Shen Yin segera bergerak cepat untuk menariknya ke belakang.


"Yi Yi, awas!!" teriaknya segera meraih lengan Yi Er.


Untungnya Shen Yin menarik Yi Er tepat waktu dan kereta api itu melaju kencang melewati stasiun. Dia akhirnya menghela napas lega.


Yi Er terkejut dan kebingungan untuk sementara waktu. Untung saja ponselnya tidak jatuh. Dia menatap Shen Yin dengan ekspresi keheranan.


"Xiao Yin, kenapa kamu tiba-tiba menarikku?"

__ADS_1


__ADS_2