The Cursed Wife & God'S Blessed Husband

The Cursed Wife & God'S Blessed Husband
Akhir Keluarga Fang


__ADS_3

Fang Sichun tidak bisa menerima jika putra dan menantunya meninggal dengan cara yang mengenaskan. Dia bisa melihat sosok hitam di kamar itu dan mengambil jiwa keduanya sebagai bayaran.


Fang Sichun menutup matanya dengan kesedihan luar biasa. Wajahnya yang memucat akhirnya membuat dirinya sendiri pingsan. Kepala Pelayan dan beberapa pelayan panik. Mereka segera membopong Fang Sichun kembali ke kamar dan menghubungi dokter keluarga untuk mengurus masalah tersebut.


Tak lama kemudian, keluarga Fang mengumumkan jika Fang Ergang dan istrinya meninggal karena kecelakaan. Fang Eryu selaku anak mereka terkejut ketika mendengar itu dan pingsan di rumah sakit.


Fang Eryu tidak percaya jika ayah dan ibunya meninggal dengan cara yang mengenaskan. Dia ingin pulang tapi luka-lukanya belum sembuh.


Pada akhirnya terdapat rumor yang mengatakan jika keluarga Fang dikutuk oleh surga. Mereka telah menyinggung beberapa pihak yang tidak seharusnya disinggung.


Pihak lain yang dulunya takut pada keluarga Fang, kini begitu berani untuk menyerang balik hingga perusahaan keluarga Fang hampir bangkrut.


Fang Sichun sudah tua dan cucunya juga masih dalam perawatan. Bahkan jika ada ruang untuk membalikkan keadaan, situasinya tidak akan sama seperti dulu.


Hanya kurang dari waktu satu bulan, keluarga Fang menarik diri dari salah satu keluarga besar di ibu kota. Dia membawa cucunya ke kota lain untuk menjalani hidup setelah mengurus sisa-sisa perusahaan.


Meski Fang Eryu enggan, dia tahu jika semuanya sudah berakhir.


Shen Yin memperhatikan berita itu dari waktu ke waktu dan akhirnya mencibir. "Mereka pantas mendapatkannya. Siklus sebab dan akibat selalu ada di dunia ini. Kali ini keluarga Fang tidak akan berani lagi memulai bisnis di ibu kota," katanya.


"Keluarga Fang telah hidup cukup lama dengan mengandalkan warisan keluarga supernatural. Kini dia hanya memiliki cucu dari keluarga utama dan beberapa kerabat dari keluarga samping tidak terlalu dapat diandalkan. Mereka semua pindah." Jun Haobei duduk di sampingnya sambil merangkul Shen Yin dan memegang secangkir kopi.

__ADS_1


Keduanya berada di balkon, menikmati mentari pagi.


Setelah bisa membolak-balik berita, Shen Yin memeriksa daftar pelanggan yang meminta bantuannya dalam masalah kejadian mistis. Tidak banyak pelanggan saat ini tapi dia masih cukup sibuk.


"Haobei, waktuku sudah hampir habis saat ini. Aku harus bersiap untuk pergi ke neraka untuk memulihkan jiwaku," kata Shen Yin tiba-tiba.


Tubuh Jun Haobei sedikit kaku. Dia meletakkan secangkir kopi di meja dan memeluknya. "Aku tidak ingin kamu pergi tapi aku juga ingin kamu hidup tanpa dikendalikan oleh makhluk neraka," timpalnya. "Kapan kamu akan pergi?"


"Mungkin dalam beberapa hari lagi. Jika tidak ada masalah lain, aku ingin membuka gerbang neraka di hutan yang dulu pernah kita gunakan untuk memanggil makhluk neraka."


Jun Haobei ingat hutan itu. Bukankah bukit tak tersentuh yang tidak bersalju sama sekali?


"Yah ... Aku akan memeriksa tempat itu."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Beberapa hari kemudian, Shen Yin pergi setelah menyiapkan segala keperluan untuk membuka gerbang neraka. Jun Haobei, Jun Ye dan Li Yugang ikut mengantar wanita itu ke sana. Selain untuk berjaga-jaga jika ada sesuatu terjadi, mereka juga berniat mencari pengalaman.


Agar tidak menarik perhatian banyak orang, Mereka berangkat pada malam hari. Selain itu, Ye Zhuan juga pergi kali ini.


Ritual seperti biasanya dilakukan. Kali ini, ketika gerbang neraka muncul, tidak ada makhluk neraka yang muncul. Gerbang hanya terbuka lebar dan dua sosok penjaga bertopeng tengkorak muncul. Hawa panas langsung menyapu sekitar disertai dengan kabut merah.

__ADS_1


Kedua penjaga itu bertubuh manusia, berambut merah dan bertelanjang dada. Keduanya menatap manusia yang ada di luar gerbang neraka.


"Wanita yang dikutuk, apa yang kamu lakukan dengan membuka gerbang neraka?" tanya salah satu dari mereka.


"Aku ingin masuk untuk mencari jiwaku," jawab Shen Yin.


Kedua penjaga neraka saling melirik terlebih dahulu. Lalu salah satu keduanya berkata lagi.


"Apakah kamu mampu menanggung semua konsekuensinya? Sekali kamu masuk, sulit untuk keluar."


Shen Yin memiliki aura raja dunia bawah di tubuhnya. Ada kutukan makhluk neraka tapi masih hidup hingga hari ini. Kedua penjaga gerbang neraka tidak berani lalai.


Belum lagi, seorang pria tak jauh dari wanita itu memiliki aura yang diberkahi dewa.


"Aku tahu semua konsekuensinya." Shen Yin menghela napas.


"Kalau begitu bagus."


Kedua penjaga gerbang neraka langsung menyingkir ke samping dan membiarkan Shen Yin datang. Tangga usang perlahan muncul agar memudahkan Shen Yin naik.


"Datanglah dan kami akan menyambutmu di neraka," kata keduanya.

__ADS_1


Shen Yin melihat Jun Haobei sekilas dan dia langsung menaiki anak tangga tanpa rasa takut. Tapi hatinya sedikit berdebar. Semakin dekat menuju gerbang neraka, hawa panas langsung menerpa tubuhnya lebih kuat lagi.


Dia menggertakkan gigi dan akhir bisa melihat situasi di dalam gerbang neraka ketika berdiri di ajak tangga terakhir.


__ADS_2