The Cursed Wife & God'S Blessed Husband

The Cursed Wife & God'S Blessed Husband
Memancing Keluar Makhluk Entitas


__ADS_3

SETELAH Li Yugang memuntahkan semua kata-katanya, Shen Yin akhirnya menghela napas tidak berdaya. Dia tidak menjawab semua keraguan dan rasa penasaran Li Yugang, tapi fokus pada lokasi kejadian.


Shen Yin melewati garis polisi yang dipasang. Dia berjalan sedikit lebih jauh ke dalam gang yang sempit. Aura kegelapan berada tak jauh dari keberadaannya. Meski bukan aura makhluk entitas, setidaknya masih ada hubungannya dengan makhluk itu.


Shen Yin melihat tumpukan kardus bekas yang telah usang. Ada beberapa buku yang tertumpuk di dalamnya.


Dia mengulurkan tangan dan meraih sesuatu. Bayangan hitam muncul dan meronta ketika Shen Yin berhasil menangkapnya.


Makhluk hitam bermata merah itu hampir menyerupai seekor kucing besar. Suaranya melengking. Makhluk itu langsung berjuang untuk melarikan diri saat melihat aura Shen Yin yang mengerikan.


"Makhluk tak bermoral seperti mu menang harus dimusnahkan. Tapi sebelum itu, kamu masih bisa digunakan untuk memancing makhluk entitas datang," kata Shen Yin sambil menatap makhluk seukuran kucing dewasa di tangannya.


Makhluk hitam bermata merah itu menggeram dan ingin mencakar Shen Yin. Tapi tidak berhasil. Yang ada, makhluk itu justru kepanasan saat Shen Yin menyentuh kepalanya. Lagi-lagi makhluk itu mengeluarkan suara lengkingan yang menyakitkan.


Di sisi lain, Li Yugang mengerutkan kening lagi dan lagi. Dia melihat Shen Yin sepertinya memegang sesuatu. Tapi di matanya, gadis itu sama sekali tidak memegang apa-apa selain udara kosong.


Bahkan berbicara sendiri tanpa ada objek di sekitarnya.


"Apa yang dia lakukan? Haobei, apakah kamu melihat sesuatu?" tanyanya.


Jun Haobei juga mengerutkan kening. Meski dia tidak mampu melihat mereka, setidaknya masih ada aura samar di tangan Shen Yin. Gadis itu mungkin memegang sesuatu?


"Tidak," jawabnya datar.


Jika orang lain melihat tingkah Shen Yin, mereka akan menganggapnya sebagai orang gila yang berhalusinasi.


Tak lama setelah itu, angin musim dingin bertiup agak kencang. Li Yugang memeluk dirinya sendiri, lalu melihat kiri dan kanan.

__ADS_1


Jalanan cukup sepi sejak insiden ini. Mayat yang ditemukan dengan luka mengenaskan itu membuat semua orang takut melewati jalan tersebut.


Jadi saat ini, tidak banyak orang yang memperhatikan mereka.


"Kenapa rasanya semakin dingin?" gumamnya.


Tak lama setelah itu, terdengar raungan yang menggema di langit. Li Yugang hampir berteriak saat mendengar suara itu.


"Siapa apa itu?" tanyanya.


"Tidak tahu." Jun Haobei masih memasang ekspresi datar.


"..."


Tidakkah kamu takut? Pikir Li Yugang saat melihat ekspresi polos Jun Haobei. Bah! Pria kepala gunung es ini mungkin ditakuti hantu, bukan? Batinnya.


Saat ini, Shen Yin sedang mengucapkan beberapa mantera pemanggil yang terhubung dengan makhluk hitam tersebut. Makhluk itu masih mencoba untuk melepaskan diri, tapi sangat sulit.


Manusia yang tidak bermoral ini benar-benar mampu menyakiti tubuhnya. Jadi makhluk hitam itu segera memanggil tuannya untuk meminta bantuan.


Tanpa sadar, makhluk tersebut justru mengikuti keinginan Shen Yin. Karena sejak awal, Shen Yin memang datang untuk ini.


Shen Yin melepaskan makhluk hitam bermata merah yang telah terbakar eh api hitam miliknya. Disertai raungan di langit, Shen Yin akhirnya mengalihkan pandangannya.


Di langit, sebuah lubang hitam gaib terlihat. Makhluk raksasa berbulu hitam panjang dan bertubuh mirip monyet muncul perlahan. Mata merah besar itu bergerak-gerak secara agresif dan pada akhirnya tertuju pada Shen Yin.


Bukan hanya pada Shen Yin, tapi dia manusia lain yang ada di sisi lain. Makhluk berbulu hitam yang menyerupai monyet itu menyeringai dan akhirnya melompat ke arah gang.

__ADS_1


Walaupun tubuhnya besar, gang yang sempit tidak membuatnya merasa terjepit. Sebagai makhluk entitas tak kasat mata, tubuhnya bisa menembus dinding atau bangunan lain yang ada di sekitarnya.


Makhluk itu mengeluarkan suara geraman dan juga bunyi monyet yang melengking. Shen Yin hampir kehilangan pendengarannya.


"Suara ini begitu jelek," katanya.


Makhluk entitas yang menyerupai monyet raksasa berbulu hitam itu tentu saja mendengar apa yang dikatakan Shen Yin, kemarahan muncul dalam dirinya.


"Manusia yang sombong. Bahkan jika kamu memiliki kemampuan supernatural, itu masih bukan lawanku!" Makhluk entitas itu menyeringai.


Melihat anak buahnya yang tergeletak di depan Shen Yin dengan luka bakar api hitam, dia menyipitkan matanya. Tanpa diduga, ada manusia yang mampu mengeluarkan api hitam. Kultivasi gadis itu pasti tidak biasa.


Tapi bagaimana dengan itu? Dia sendiri adalah makhluk entitas yang bersembunyi di dunia bawah yang tidak menyenangkan. Sebagai makhluk kegelapan, dia sangat suka memperkuat diri.


Tubuh manusia memang unik. Mereka suka makan jantung manusia dan menyedot darah mereka hingga kering.


"Oh, kalau begitu mari kita buktikan," kata Shen Yin.


Dia sudah siap untuk melawan makhluk itu. Tanda bunga peoni merah di punggungnya sedikit panas. Ada reaksi lagi. Shen Yin kurang mengerti apa maksudnya.


Tapi satu hal yang pasti, tato bunga peoni merah yang ada di punggungnya ingin dia mengalahkan makhluk entitas yang menyerupai monyet hitam raksasa ini.


Di alam bawah sadar, Shen Yin tidak mengetahui jika Shin Mose sangat bersemangat saat melihat makhluk entitas tersebut.


Akhirnya, ada makanan yang bisa mengisi tubuhnya. Dengan melahap jiwa makhluk entitas, Shin Mose mampu mengisi kekuatannya lagi.


"Gadis manusia, cepat kalahkan makhluk itu dan biarkan aku melahap jiwanya," kata Shin Mose tanpa sadar.

__ADS_1


Shen Yin yang terfokus pada makhluk entitas yang ada di depan matanya itu langsung tertegun.


Siapa yang baru saja bicara di pikirannya?


__ADS_2