The Cursed Wife & God'S Blessed Husband

The Cursed Wife & God'S Blessed Husband
Tolong Sampaikan Rasa Terima Kasihku


__ADS_3

SUARA YANG keluar dari mulut Lan Miao sedikit serak dan penuh kemarahan. Mata hitamnya seperti iblis yang keluar dari neraka dan menuntut balas dendam. Wanita yang kerasukan itu mulai mengatakan segalanya pada semua orang, betapa menyedihkan dirinya.


Lan Miao membunuhnya, mendorong dia dari jendela apartemen dan bekerja sama dengan kelompok pemuja ilmu gelap. Kemudian menyegel jiwanya di apartemen. Lan Miao tidak ingin membuatnya mati dengan tenang, jadi merampok usaha dan menikmati hasil kerja kerasnya.


“Aku adalah Li Nuo, akulah penulis asli novel itu. Aku adalah pemilik nama pena Little Rabbit. Lan Miao adalah sahabat baikku, tapi kenapa dia tega membunuhku hanya karena aku mulai memiliki kehidupan yang baik? Kami sama-sama yatim piatu dan berjuang keras untuk tetap hidup dengan baik. Aku memiliki kakak angkat yang baik, tapi juga selalu membantu Lan Miao. Apa yang salah denganku?”


Suara jiwa gelap Li Nuo dalam diri Lan Miao penuh emosi dan juga kesedihan. Lalu ada amarah dan penyesalan.


Suasana benar-benar hening saat ini dan banyak penggemar novel Deep Story serta pencinta film horor yang telah menonton film adaptasi novel tersebut merasa disambar petir. Berita yang luar biasa ini sungguh tidak bisa dijelaskan.


Jiwa gelap Li Nuo juga bercerita bahwa dirinya dipaksa untuk membuat surat wasiat tentang penyerahan semua kekayaan pada Lan Miao. Sebelum akhirnya didorong keluar dari jendela apartemen.


Semua penggemar online langsung mengutuk dengan kejam dan percaya dengan keberadaan jiwa penasaran yang menuntut balas dendam. Mereka dari awal sudah curiga jika penulis Little Rabbit tidak mungkin bunuh diri.


Sekarang, semuanya terbongkar.


Jiwa gelap Li Nuo yang merasuki tubuh Lan Miao pun tertawa, semacam kelegaan dan juga permintaan maaf. Dia sangat menyesal karena tidak bisa hidup lagi di dunia ini. Hingga pada akhirnya, tatapan Lan Miao yang dirasuki, tertuju pada seseorang yang ada di antara kerumunan.


“Kakak … kakak, ini aku … aku, Nuo  Nuo,” katanya.


Semua orang di sana dan kamera juga tertuju pada seseorang yang dimaksud wanita itu.


Tak jauh di sana, sosok Li Yugang berdiri dengan tubuh tegang dan kebingungan. Otaknya kosong. Rasanya, mendengar suara adik angkatnya yang tidak asing lagi, dia merasakan semacam sesak di dadanya. Benarkah di dunia ini ada yang namanya jiwa yang berkeliaran?

__ADS_1


Jiwa gelap Li Nuo yang merasuki tubuh Lan Miao memanggil Li Yugang dengan sebutan ‘Kakak’. semua orang akhirnya tahu jika pria itu adalah ketua detektif nasional yang baru-baru ini menangani kasus bunuh diri Li Nuo. Ternyata keduanya adalah memiliki hubungan saudara angkat.


Li Yugang tidak mengucapkan sepatah kata dan menyaksikan Lan Miao yang kerasukan mulai menangis dan meminta maaf padanya. Dia tak bisa menjadi adik yang baik dan berharap Li Yugang bisa merelakan kepergiannya.


Jiwa gelap Li Nuo juga berkata pada Li Yugang agar bisa menerima segala hal yang mungkin tak bisa dilihat oleh mata telanjang. Faktanya, dia tak bisa tenang jika pembunuhnya belum tertangkap.


Tapi kali ini, jiwa gelap Li Nuo berniat untuk membawa Lan Miao mati bersamanya. Karena keduanya sahabat, maka jiwa gelap Li Nuo ingin membawa Lan Miao ke neraka.


Mendengar hal itu, orang-orang di sana ketakutan dan mencoba untuk membujuk, tapi jiwa gelap Li Nuo sudah memutuskan. Hanya ini satu-satunya cara agar dia bisa kembali dengan tenang.


Tubuh Lan Miao mulai gemetar dan darah keluar dari hidungnya. Bukan hanya itu, Lan Miao yang kerasukan pun tiba-tiba saja memegang lehernya, mencekik dirinya sendiri. Adegan seperti itu tak bisa ditayangkan di televisi sehingga semua juru kamera dari berbagai stasiun televisi memutuskan koneksi.


Ada seseorang yang ingin menghentikan tindakan itu namun sudah terlambat. Jiwa gelap Li Nuo bukan lagi manusia yang lemah dan kekuatan spiritualnya juga tidak kecil. Sangat mudah untuk mematahkan leher Lan Miao.


Tanpa disadari banyak orang di sana, jiwa gelap Li Nuo kini keluar dari tubuh Lan Miao. Kali ini dia tidak sendiri, melainkan menyeret jiwa gelap Lan Miao yang sangat pucat. Wanita itu sangat ketakutan ketika menyadari jika dirinya sudah mati.


Shen Yin bisa mendengar jelas jika jiwa gelap Li Nuo tertawa nyaring dan mengerikan, menjambak rambut jiwa gelap Lan Miao yang ketakutan.


“Lan Miao, ikutlah denganku ke neraka dan kita akan hidup bersama di sana.” Jiwa gelap Li Nuo dengan senang hati memeluk wanita itu dari belakang.


“Tidak! Tidak! Li Nuo, maafkan aku. Aku tahu itu salah. Tolong jangan bawa aku, tolong lepaskan aku …” Jiwa gelap Lan Miao terus memohon dengan ketakutan.


Tapi jiwa gelap Li Nuo tak bisa mendengar hal itu dan segera menghilang bersamanya di udara kosong.

__ADS_1


Shen Yin melihatnya pergi, mungkin  ke suatu tempat untuk menyelesaikan masalah semasa hidup dengan jiwa gelap Lan Miao. Dia memperhatikan air di gelas kini mulai jernih kembali. Sama sekali tidak ada bubuk kertas jimat sama sekali.


Di sisi lain, Li Yugang menyadari jika Lan Miao sudah mengembuskan napas terakhirnya. Dia pun berteriak panik memanggil nama Li Nuo. Sayangnya, jiwa gelap Li Nuo sudah tidak ada di sana lagi.


“Nuo Nuo! Nuo Nuo …” Li Yugang terus memanggil sosok adik angkatnya itu di udara dan embusan angin yang cukup kencang menerpa tubuhnya.


Li Yugang memiliki keinginan untuk menoleh ke belakang dan segera menyadari ada cahaya putih yang membuatnya menyipitkan mata. Ada seseorang di balik cahaya putih yang cukup menyilaukan tersebut dan saat Li Yugang mencoba memperhatikan, ternyata sosok yang sangat dikenalnya.


“Nuo Nuo ...,” gumam Li Yugang.


Li Yugang  ingin memastikan jika penglihatannya saat ini memang tidak salah, bukan halusinasi apa lagi masalah mata. Jadi dia menggosok matanya berulang kali untuk memastikan jika semua itu memang benar.


“Nuo Nuo …” Dia bergumam lagi.


Sosok Li Nuo yang kini melayang di antara cahaya putih itu tidak semenyeramkan sebelumnya. Gaun putih dan rambut disisir rapi, dia tersenyum lembut pada Li Yugang.


“Kakak … aku harus segera pergi. Dunia ku sudah berbeda dan dendamku juga sudah terbalaskan. Aku ingin pergi ke tempat di mana seharusnya aku berada,” jelas jiwa Li Nuo dengan suara yang lembut.


“Nuo Nuo, aku  …” Li Yugang tidak tahu harus berkata apa.


“Kakak, aku tahu, kamu mungkin tak bisa mempercayai ini semua. Tapi ini memang kenyataannya. Kami benar-benar ada dan segala sesuatu yang mungkin tidak kamu percayai justru sebenarnya selalu ada. Aku hanya berharap … Kakak akan baik-baik saja dan hidup dengan aman. Kali ini aku berterima kasih pada Shen Yin karena membantuku membalas dendam. Tolong, sampaikan rasa terima kasihku padanya …,” jelas jiwa Li Nuo dengan tubuh yang mulai memudar dari pandangan Li Yugang.


Pria berseragam  khas detektif itu ingin berdiri meraihnya agar tidak pergi, namun jiwa Li Nuo seakan-akan tidak ada di depannya sama sekali. Tidak bisa dijangkau.

__ADS_1


“Nuo Nuo, jangan pergi. Jangan meninggalkan Kakak. Nuo Nuo, Kakak pasti akan menjagamu mulai sekarang, tolong jangan pergi. Nuo Nuo!” Dia berteriak pada sosok jiwa Li Nuo yang kini mulai pudar ditelan oleh cahaya putih yang menyilaukan.


Tak lama setelah itu, Li Yugang pingsan.


__ADS_2