The Cursed Wife & God'S Blessed Husband

The Cursed Wife & God'S Blessed Husband
Sekelompok Gangster Kecil


__ADS_3

KORIDOR RUMAH sakit yang cukup tenang itu sempat membuat perhatian beberapa orang di sekitar. Pria berpakaian serba hitam itu tidak memedulikan mereka dan kembali berjalan. Mungkin hanya perasaannya saja. Lagi pula ini rumah sakit, banyak jiwa penasaran yang selalu menghantui orang lain.


Setelah pria itu pergi, samar-samar sosok jiwa gelap Li Nuo muncul di sudut lobi rumah sakit, memperhatikan kepergiannya dengan tatapan tajam. Ternyata ilmu gadis itu lebih tinggi dibandingkan dengan si pria berpakaian serba hitam. Ingin mengusirnya? Mimpi!


Jiwa gelap Li Nuo yang menampakkan asap hitam di sekitar tubuhnya pun mencibir dan menghilang lagi. Dia harus membuat Lan Miao tahu apa konsekuensi dari membunuhnya? Bukankah keduanya sahabat? Sebagai sahabat, hidup dan mati bisa bersama-sama.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Beberapa hari kemudian.


Shen Yin sudah sehat seperti sedia kala dan memberikan kembali kalung berliontin pedang mahoni merah kepada Yi Er. Tak lupa juga dia berterima kasih atas bantuannya. Setelah sembuh, Shen Yin justru menghilang entah ke mana ketika Yi Er kembali dari supermarket.


Meski begitu, Yi Er tidak secemas sebelumnya dan hanya menggelengkan kepala. Hari sudah sore dan dia buru-buru menyiapkan makan malam. Gadis itu seharusnya kembali sebelum jam makan malam.


Adapun Shen Yin ...


Gadis itu memakai hoodie bergambar kucing, rok setengah paha dan juga sepatu pantofel. Tudungnya menutupi kepala, ditambah poni yang menghalanginya mata kanannya, dia terlihat begitu pendiam dan misterius.

__ADS_1


Sayangnya tidak ada orang yang memperhatikan kelainan di tubuhnya saat ini. Meski Shen Yin sudah sembuh, dia harus meminum pil penekan mimpi buruk. Masalahnya, pil itu sudah habis sebelumnya dan belum membeli stok yang baru. Jadi sore ini, dia pergi ke suatu tempat untuk membelinya secara rahasia.


Shen Yin berbelok ke gang yang cukup sempit. Karena hujan semalam, jalanan menjadi basah dan lembap. Gadis itu berjalan santai sambil mengingat-ingat toko obat-obatan tradisional di tempat tersebut.


Di tengah jalan, dia bertemu dengan beberapa orang yang berada dalam kelompok gangster. Mereka terdiri dari seorang pria botak dan juga pria-pria berpakaian seperti penjahat masyarakat.


Awalnya mereka hanya tertawa dan saling bercanda di gang, namun siapa yang tahu akan kedatangan seorang gadis yang terlihat enak dipandang. Tidak, ini jelas kecantikan kecil yang lembut.


"Hei, saudaraku. Lihat, dia sangat cantik. Bukanlah kecantikan selalu datang tepat waktu," kata seorang pria botak yang memiliki senyum nakal, memandang Shen Yin yang berjalan santai ke arah mereka saat ini.


Seorang pria dengan wajah agak berminyak berpikir cukup serakah saat melihat jenis kecantikan. "Ini kecantikan sempurna. Si kecil itu pasti memiliki kulit yang lembut dan suara yang manis. Kakak, bagaimana jika kita bermain?"


Belum lagi, Shen Yin memang terlihat cantik, wajahnya yang sedikit tertutupi poni justru membuat mereka ingin menggertaknya sedikit, membuatkannya menangis dan memohon. Hati mereka gatal oleh sesuatu, ingin melampiaskan sesuatu di tubuh mereka.


Shen Yin sebenarnya tidak peduli pada sekelompok gangster kecil itu dan hanya meminta untuk minggir. Tapi mereka justru tersenyum main-main dan mulai melontarkan banyak omong kosong.


"Gadis, apa kamu ingin pergi ke suatu tempat? Bagaimana jika kita pergi minum bersama untuk perkenalan?" tanya si pria botak yang memiliki tubuh sedikit lebih gemuk hingga lemak perutnya terlihat jelas, membuatnya seperti seorang wanita hamil empat bulan.

__ADS_1


Shen Yin tidak mengubah ekspresinya saat melihat mereka. "Aku berkata, minggir!" Dia mengulangi ucapannya lagi.


Salah satu dari mereka justru bersiul dan ingin menyentuh bahu Shen Yin. Tapi gadis itu menepisnya dengan malas.


"Gadis, apakah kamu tahu siapa kita? Kami berasal dari gangster vampir di dunia bawah. Bos kami tidak bisa diprovokasi. Jangan bersulang untuk minum anggur yang tidak enak, mungkin kami bisa menyelamatkanmu jika menemani kami sebentar," jelas salah satu dari mereka, terlihat baik tapi mengancam.


Shen Yin menaikkan sebelah alisnya. Geng vampir? Ini nama yang aneh. Tapi ... Saat Shen Yin menyapu tubuh mereka, rasanya ada sesuatu yang salah. Namun dia tidak punya waktu untuk berurusan dengan mereka.


"Aku tidak peduli. Menyingkirlah sebelum kalian menyesalinya," kata Shen Yin tetap tidak berubah.


Mereka kesal dan mendekati Shen Yin untyk menangkap tangannya. "Kamu sungguh gadis sialan! Sungguh tidak menghargai niat baik orang! Lihatlah bagaimana kami akan mengemasmu. Kamu pasti akan menyesalinya di masa depan!"


Melihat tangan yang terulur, Shen Yin berkedip jijik dan segera memelintir tangan pria itu ke belakang punggung, lalu menendangnya.


"Ah!" Pria itu langsung tersungkur, kepalanya sedikit pusing. Tidak menyangka jika gadis itu akan melakukan hal tersebut padanya.


Bahkan para saudara yang selalu bersamanya juga membelalakkan mata. Perubahan itu di luar kendali mereka. Sebenarnya gadis itu sangat berani.

__ADS_1


Pria yang jatuh karena ditendang Shen Yin pun sangat marah dan malu. Dia memelototi para saudaranya dengan tidak sabar.


"Apa yang kalian lihat? Cepat tangkap dia untukku. Aku harus memberinya pelajaran yang baik hari ini!!" teriaknya.


__ADS_2