THE DAY ZOMBIE

THE DAY ZOMBIE
Eps 25


__ADS_3

"Memang sejak awal kami tidak punya niat untuk membantu kalian" ujar pria paruh baya C yang ikut angkat bicara dengan tersenyum sinis sambil memperhatikan ke arah dimana seorang wanita sedang tertidur pulas. "Seharusnya kalian sebagai orang dewasa memberi contoh agar kami bisa mengayomi kalian!!" timpal Bagus dengan kesal


"Haha... Kamu harus tahu, situasi kita yang sekarang jika tidak nikmati maka kita akan mati sia-sia, dengan rasa penyesalan!!" tawa pria A dengan lantang sehingga membuat Bagus kesal sendiri. "Sudahlah, karena disini ada wanita cantik, jadi kita nikmati saja tubuhnya untuk kenangan terakhir sebelum kita semua mati" potong pria B dengan senyum sumringah namun terkesan jahat


"Kalian pikir aku akan membiarkannya!!" tegas Bagus dengan berdiri dihadapan ketiga pria paruh baya tersebut. "Berhentilah bersifat pahlawan, mendingan kamu ikut bersama kami untuk menikmati tubuh wanita itu!!" tawarnya


"Aku menolak"


"Heh.. Padahal dia adalah wanita yang kamu sukai loh masa kamu nolak"


"Justru karena aku suka dengannya maka akan aku jaga dia sampai kapanpun, aku bukan hewan yang rasa sukanya hanya untuk nafsu sesaat"


"Sepertinya dia memang harus kita singkirkan dulu deh, aku gak mau lama-lama menunggu, kamu tahu kan kita sudah menahan nafsu ini cukup lama, jadi aku gak sabar" keluh pria B yang memainkan lidahnya dengan menatap manda


"Bagaimana kalau kamu jadi orang pertama yang melakukannya" tawarnya lagi kepada Bagus


"Kalian bertiga benar-benar membuat ku menjadi muak" geram Bagus. "Baiklah, terpaksa kita harus menyingkirkan mu!!" ujarnya kemudian berjalan mengambil tongkat bisbol dan kunci Inggris yang cukup besar untuk di serahkan kepada pria C


"Hah.. Sepertinya aku akan menghabisi kalian semua" gumamnya dengan melangkah lalu berjalan menghampiri lawan. Namun tanpa disangka pria A yang menyerang Bagus lebih dulu menggunakan tongkat bisbol dengan kuat hingga dia hanya bisa menghindar


Lalu dilanjutkan oleh pria C yang mengincar kepala dengan kunci inggris. "Hampir saja" gumam Bagus yang melangkah mundur untuk menghindari serangan tetapi karena lengah dia harus mendapat serangan berupa tendangan tepat di dadanya


"Ughkk... Sial tendang ini, tidak salah lagi, pasti dia adalah anggota taekwondo" rintih Bagus dengan memegangi dadanya tetapi naas dia kembali di serang dari belakang


Bugh..


Tepat di punggung, Bagus mendapat serangan dari tongkat bisbol hingga tidak mampu bertahan dari keseimbangan dan tersungkur ke tanah. "Sial, bahkan aku tidak sempat melayangkan satu tinju pun" keluh Bagus merasa jika lawannya sangat hebat ditambah kombinasi yang sudah di asah untuk bertahan hidup


Jadinya cukup sulit untuk melumpuhkan ketiganya sekaligus. "Kalian membuatku bersemangat" gumam Bagus dengan melangkah dan menyerang pria C yang ada didepannya dengan berupa tinju tangan kanan.


Namun pria C dapat menghindarinya dengan mudah dan menyerang lagi menggunakan lutut tepat di perut Bagus hingga tiada ruang untuk menghindari serangan. "Argh.. Sial" rintihan dengan mencoba untuk menyerang lagi, namun sayangnya Pria A yang membawa tongkat bisbol telah memukul leher belakang hingga Bagus terjatuh


Sedangkan Manda yang mendengar suara gaduh akhirnya terbangun dan melihat Bagus sudah terkapar di bawah, tetapi yang membuatnya takut karena ada seorang pria patuh baya yang menindih badannya hingga susah untuk bergerak


Dalam posisi tertidur dan tangan di cengkram membuat Manda tak mampu berkutik kecuali memasang wajah kebingungan. "Ada apa ini?" tanyanya dengan raut wajah ketakutan


"Haha.. Kamu tenang saja, karena rasa sakit dari hilang per**** tidak terlalu sakit" ucapnya dengan mengecup leher Manda yang masih terkejut


"Hah.. Apa maksud anda, ahh... " desah Manda karena lehernya sangat sensitif kala itu


Dalam keadaan membingungkan, pria tersebut langsung merambat dan meremas gumpalan daging hingga suara desah Manda tidak terelakkan lagi dan bunyinya sangat nyaring. "Aaawww.... Lepaskan aku, aku mohon" pintanya dengan meronta-ronta karena lagi dan lagi bagian tubuh yang sensitif harus di jarah


"Haha.. Aku yakin sebentar lagi kamu pasti akan merasakan nikmat" ujarnya sambil melihat Manda telah meneteskan air dari pelupuk matanya


Ketika itu Manda hanya meminta pertolongan kepada Bagus dengan nada lirih apalagi dia merasa takut karena dia melihat ketiga pria tersebut telah menatapnya dengan tatapan sensual.


Waktu itu Manda benar-benar sudah pasrah hingga pakainya dilucuti dan seluruh tubuhnya dinikmati dengan begitu agresif, tanpa mengeluarkan suara tatapan Manda sudah kosong, karena melihat kondisinya yang menyedihkan, bahkan disaat darahnya bercucur deras dari ke****** tidak sama sekali ia merasakan sakit


Yang lebih parah adalah, ketika ketiga pria tersebut bergilir dan melakukannya tanpa henti seperti menjadikan tubuh Manda menjadi alat *******.

__ADS_1


Mereka benar-benar gila, karena melakukannya tanpa memberi waktu jeda bahkan Manda yang awalnya mengeluarkan suara rintihan karena kesakitan kini sudah tidak mengeluarkan suara sama sekali sampai dipukul dan dir***s begitu kuat pun tidak bergeming


"Bro, sepertinya dia sudah sekarat" ucap pria A dengan tergeletak lemas tanpa busana, sambil memperhatikan pria C terus menggesek ke****** dengan begitu brutal. "Benar, lihat saja yang awalnya darah kini sudah berganti nanah"


"Haha.. Benar-benar nikmat, bahkan kita tidak sadar melakukannya dari malam sampai dini hari"


"Setidaknya biarkan aku keluar sekali lagi" ucap pria C dengan maju-mundurkan tubuhnya, akan tetapi disela kesibukan mereka ada seseorang yang terbangun dari pingsannya. "Man-da" panggil Bagus ketika itu melihat tubuh Manda sudah dimainkan begitu tak manusiawi oleh pria paruh baya tersebut


"Hoi.. Bocah, maaf banget ya, sayangnya pacar mu sudah sekarat, tapi kami harus mengucapkan terimakasih karena dibiarkan untuk menikmati tubuhnya yang begitu luar biasa seksi, bahkan moments ini akan kami kenang sepanjang masa"


Celotehan pria A tidak digubris oleh Bagus yang kala itu sudah melotot melihat Manda diperlakukan dengan begitu bejat oleh manusia kotor, bahkan tatapan yang terpancar saat itu adalah pandangan seseorang yang frustasi


"Kalian adalah monster" gumam Bagus dengan berusaha untuk berdiri walaupun seluruh tubuhnya masih sakit


"Haha.. Kamu ngomong apa, tadi kami tawarin tidak mau sekarang menyesal kan, walaupun aku tidak menikmati darah ******* tapi merasakan tubuhnya saja sudah lumayan"


Bagus melihat darah yang bercecer tampak sudah mengering di sel********* Manda, ditambah gumpalan dada membengkak, pipi lebam dan seluruh tubuh terdapat luka gigitan terutama leher


"Manda!!" seru Bagus dengan menahan tangis akan tetapi matanya membulat ketika mendengar. "Aaah.. Akhirnya keluar juga, mungkin setelah ini aku bakal istirahat total" sahut pria C dengan melepas ******** dari tubuh Manda


"Kalian monster!!" umpat Bagus yang mengambil tongkat bisbol yang sebelumnya digunakan untuk membuat dirinya pingsan


"Hah... Justru yang salah itu kamu sendiri, karena bersifat jagoan, rasain sendiri nasibmu" cibir pria B yang berdiri menghadapi tatapan Bagus secara langsung sedangkan yang lainnya sudah terkapar karena kehabisan tenaga akibat pertarungan mereka selama berkali-kali


"Tidak bisa dimaafkan!!" ucap Bagus dengan lantang kemudian memukul kening pria dihadapannya dengan tongkat, sehingga dalam satu pukulan pria tersebut tergeletak dengan darah mengalir dari kening


Bugh.. Bugh.. Bugh..


"Hahaha... Aku pastikan kalian akan mendekam di nerakaaa!!!..." teriakan Bagus dengan begitu lantang dan nyaring hingga siapapun yang mendengar akan merasa kengeriannya secara langsung termasuk kedua temannya


Yang seketika itu juga langsung berdiri dari posisi dan memasang wajah was-was. "Hei.. Tenanglah, ini bisa dibicarakan baik-baik" bujuk pria A dengan menatap takut kearah Bagus


"Ini untuk kau yang telah memukul leherku!!" hardik Bagus yang melesat dari posisinya dan maju beberapa langkah untuk berada didepan mata pria A tersebut


"Ciluk.. Bah.." ejekan Bagus dengan pukulan yang mengenai tulang leher sehingga dalam satu serangan dapat menimbulkan bunyi tulang yang patah


Pria C yang melihat hanya bisa memohon betapa takutnya dia kala itu, bahkan untuk berdiri kakinya sudah bergetar begitu kuat. "Mohon maafkan aku, kita bisa bicarakan ini baik-baik" bujuknya namun seketika terhenti karena tertegun melihat sorot mata Bagus telah berubah atau berevolusi menjadi mata binatang predator


Berwarna kuning cerah, dengan melontarkan sebuah tatapan tajam, bagaikan belati yang langsung menusuk mental dan jiwa orang tersebut sekaligus.


"Kalian ingin memperlihatkan bagaimana sosok binatang buas, kan?"


"Maka akan aku tunjukkan kepada mu, bagaimana sosok predator sesungguhnya!!" sambung Bagus dengan mengecam keras pria tersebut dengan sorot matanya


"Haha... Sialan, monster!!" jeritnya kemudian berusaha untuk lari dalam keadaan bugil, tetapi sebelum melangkah jauh, Bagus telah melempar sebuah tongkat bisbol tepat mengenai kepala belakang hingga pria tersebut terjatuh tersungkur dalam keadaan kesakitan


"Awww.. Sakit!!"


"Sakit?" secara tiba-tiba Bagus berdiri di hadapannya dengan menatap tajam

__ADS_1


"Kau melecehkan wanita itu seperti binatang hingga tidak bisa merasakan tubuhnya lagi, dan sekarang kau masih bilang sakit tanpa rasa bersalah!!"


"Ha.. Ha.. Ampunilah aku" ucapnya langsung mengambil posisi bersujud di bawah kaki Bagus


"Mungkin dengan hati Manda yang baik dan polos, dia akan dengan begitu mudah untuk memaafkan perbuatan kalian, tapi tidak untuk ku"


Ucap Bagus sambil memukul punggung pria tersebut dengan keras, sehingga tiada hentinya pria tersebut meringis kesakitan karena pukulan Bagus sambil terus memohon untuk di ampuni olehnya


Beberapa menit berlalu hingga matahari mulai menyingsing dan Bagus masih terus memukul pria tersebut dengan brutal, sampai-sampai seluruh tubuhnya telah lebam dan pingsan karena tidak kuat menahan sakit


"Aku tidak akan membunuhmu begitu mudahnya karena kalau begitu aku tidak akan puas" gumam Bagus kemudian berjalan mendekati tubuh Manda yang tidak tertutup oleh sehelai kain pun, dan duduk di sampingnya


"Manda" panggil Bagus yang berusaha menutup tubuh wanita tersebut dengan baju yang sebelumnya dikenakan oleh ketiga pria tersebut sambil mengangkat kepala Manda dengan perlahan dan meletakkannya di paha Bagus


"Hiks... Hiks.. Aku mohon jangan tinggalkan aku, aku Mohon!!!" teriak Bagus dengan derai air mata sambil mengguncang tubuh Manda secara perlahan karena sesaat Bagus memeriksa nafasnya


Di sana sudah tidak ada lagi udara yang masuk melalui hidung ataupun mulut atau bisa dipastikan jika wanita tersebut sudah tidak bernyawa


"Sial.. Semua salahku, semua salahku, karena aku lemah, kamu harus kehilangan nyawamu!!" Bagus yang terus meracau dengan tidak jelas sekaligus tatapan matanya begitu kosong tapi air mata terus mengalir membuat mentalnya langsung down


"Hahaha.. Aku benci, aku benci kalian yang sudah merenggut nyawa Manda, aku benci dunia dan diriku sendiri, semuanya aku benci kalian!!" gerutu Bagus dengan berteriak lantang sambil memeluk tubuh Manda


Hingga tanpa di sadari matanya telah kembali berevolusi menjadi berwarna kuning cerah, namun yang mengalir bukan lagi air melainkan darah


Kemudian Bagus meletakkan kembali tubuh Manda dan menutup wajahnya yang terlihat sudah pucat pasi menggunakan kain baju lalu berjalan kembali kearah pria paruh baya yang telah dibuat pingsan


"Akan aku hancurkan dirimu!!" untuk kesekian kali terdengar suara jeritan dari pria tersebut karena sadarnya dia dari pingsan, ia telah di mutil*si dengan begitu ironis oleh Bagus yang telah menjadi binatang buas dimulai dari kedua kaki dan tangan lalu dibiarkan begitulah saja, hingga kehabisan darah namun karena hal tersebut darah yang bercucuran sangat tidak biasa hingga mengundang banyak zombie sekaligus ketempat tersebut


Sambil membawa Manda ke sebuah taman dimana dia menghabiskan hari bersamanya yaitu di tempat dirinya akan berkumpul namun tidak jadi karena beberapa alasan. Lalu menguburkannya di taman bunga dengan tatapan kosong karena posisinya sudah benar-benar terpuruk.


Setelah usai dia kemudian menadahkan wajahnya ke langit sambil bergumam bahwa dirinya tidak memiliki alasan untuk memusnahkan zombie, melainkan manusia berhati busuk lah yang seharusnya mati di era saat itu.


Begitulah ucapan Bagus, sehingga pagi itu kembali lahir seorang raja dari monster yang akan berada diposisi netral, karena dia tidak memiliki alasan untuk memusnahkan zombie ataupun manusia, melainkan sesosok makhluk berhati busuk yang menjadi prioritasnya


Sedangkan raja Manusia dan ratu Zombie akan memulai eranya untuk berperang satu dengan yang lain hanya saja belum saatnya, melainkan ketika beni berhasil menyatukan seluruh bagian circle yang ada di kota A dengan kedua tangan dan kekuatannya, karena begitulah masa depan yang dilihat oleh Beni²


Sementara untuk yang lainnya terutama Bagus dan Beni akan kembali dipertemukan dalam posisi sebagai musuh yang sama-sama kuat karena kehilangan seseorang yang penting akan membuat mereka menjadi monster yang sesungguhnya


Karena yang bekerja adalah akal sehat bukan lagi nuraninya, mau seberapa keras seseorang berlatih tidak akan bisa mengalahkan seorang tekad yang telah terpacu oleh amarah dan dendam yang telah menyelimuti hati


Berbeda dengan ratu zombie yang masih di sibukkan dengan urusannya yaitu memusnahkan ibu kota dengan kekuatannya dan zombie generasi zero yang merupakan zombie tahap kedua setelah zombie yang dilawan oleh beni dan yang lainnya.


***


Selanjutnya adalah cerita mengenai jalan cerita beni untuk masuk kedalam anggota militer cabang atau sebuah agen penting untuk menjadi pelindung petinggi perwira seperti jenderal dan komandan Kristian, sekaligus alur cerita pendekatan beni dan angel.


Terus ikuti ceritanya karena setelah ini akan masuk pada bagian 2 yang disibukkan dalam drama yang mungkin membuat kalian santai dalam membaca, tidak akan ada lagi konflik ataupun pertikaian berat antar tokoh sebelum waktunya.


(Bagian 1) : *Selesai*

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2