THE DAY ZOMBIE

THE DAY ZOMBIE
Eps 54 (Part³)


__ADS_3

"Apakah kamu yakin dengan keputusanmu?" timpal Kristian yang melekat menatap beni begitu intens hingga ia mencoba untuk membaca perasaan beni dari raut wajahnya, karena ketika datang pun ekspresi beni sudah muram dan lesu sehingga ada kemungkinan karena itulah Kristian mencoba untuk mencari tahu penyebabnya.


Walau dia bukan ahlinya dari bidang psikologi tetapi ia bisa merasakan mental orang lain semua berkat misi-misi yang telah ia jalani membuatnya mendapatkan sebuah softskill yang mungkin akan berguna untuk masa depan.


Karena mengenai mental dan pikiran dari seorang pejuang maupun korban perang, seringkali terguncang ketika diperhadapkan dengan kengerian dari sebuah peperangan, khususnya pada kejadian yang telah terjadi belakangan ini yaitu pada perang di dunia yang kita tinggalin.


"Aku sangat yakin!!" ulang beni yang membalas pertanyaan Kristian begitu sinis sampai-sampai Kristian yang menyaksikan sendiri bisa merasakan keseriusan yang terpancar dari aura beni kala itu


"Baiklah, aku terima apapun alasannya kalau itu yang kamu inginkan" Kristian hanya mengernyitkan alis seraya melihat beni begitu kekeh untuk meninggalkan bunker sampai membuatnya harus berpikir ulang untuk menolak.


"Aku akan menunggu misi tersebut" ujar beni ketika itu berbalik badan untuk meninggalkan ruang kerja Kristian, namun sebelum pergi dirinya kembali dipanggil oleh atasannya dari balik punggung dengan begitu lantang.


Tidak perlu menunggu karena, aku sudah menyediakan misi untukmu sekarang!!" katanya


"Misi apa?" tanya beni, kembali melirik kebelakang sambil memperhatikan Kristian yang tidak ubah dari kursinya, tetapi terlihat Kristan menghembuskan nafas secara perlahan, seperti ada hal yang membuat kepalanya terbebani.


"Bertepatan sebelum kita berperang, aku sudah mengirimkan pasukan ekspedisi menuju kota A bagian barat, tetapi setelah perang usai mereka tidak kunjung kembali, bahkan kontak antara kami saja sudah terputus tanpa kepastian"


"Lalu misi untukku adalah untuk menyelidiki kenapa pasukan itu hilang kontak?" tanya beni memastikan pernyataan sang atasan. "Benar sekali" mungkin beni akan berpikir jika itu tidak perlu dipikirkan tapi nyatanya sudah terlalu banyak suplai yang hilang bersamaan dengan pasukan tersebut yang secara mengejutkan lost-kontak


"Baik, aku terima misi ini!!" tegas beni. "Hmm.. Aku sudah menduganya" batin Kristian yang menyeringai sinis sambil terus menatap beni begitu lekat.


"Lalu bagaimana dengan misi ku?"


"Mungkin untuk di awal, aku akan membentuk sebuah kelompok yang terdiri dari beberapa orang yang masih fit untuk menjalankan misi bersamamu namun kemungkinan itu akan membutuhkan waktu sedikit lama"


"Tidak perlu membawa menggunakan tim"


"Apa kamu yakin?!" katanya. "Jangan meremehkan ku!!" tukas beni begitu menyakinkan.


"Baiklah..." jawab Kristian begitu singkat sambil membuka laci di meja sehingga kemudian mengambil sebuah kunci yang kemudian melemparnya tepat di hadapan beni sehingga dalam satu gerakan kunci tersebut berhasil di raih ketika berada di udara


"Inikan?" tanya beni sambil memperlihatkan sebuah kunci yang berukuran cukup besar di tangannya sambil memberi unjuk ke atasan.


"Itu adalah kunci mobil yang akan kamu gunakan untuk transportasi!!"


"Kamu yakin?"


"Apa aku terlihat seperti sedang bercanda?". "Baiklah, silahkan pergi, dan ini adalah peta untuk petunjuk untuk mu, supaya kamu tahu ke arah mana yang harus kamu lalui agar tidak tersesat ke kota lain sekaligus menelusuri jalur yang ada minimarket, karena aku berharap kamu mau meluangkan waktu untuk mengambil stock persediaan"


Beni sama sekali tidak membalas ucapan dari sang atasan melainkan hanya berbalik badan dan pergi begitu saja tanpa meninggalkan kalimat, karena ia ingin meninggalkan bunker secepatnya, karena semakin cepat ia pergi maka akan semakin baik untuk perasaannya yang kala itu tidak stabil sehingga pikirannya sangat emosional dan ruwet sampai tidak bisa menyesuaikan mood.


\*\*\*


Ketika sudah berada diluar bunker, beni langsung menuju mobil yang terparkir di halaman luar, dan yang ingin digunakan oleh beni adalah mobil sejenis 4x4 dengan body sesuai dengan standar militer. Sehingga ketika beni sedang berkutat dengan mobil yang akan dikendarai seluruh serdadu Warz langsung tanda tanya dan mencoba untuk mendekati

__ADS_1


Beni agar bisa bertanya secara langsung kepada atasan mereka. "Tuan, anda ingin kemana sampai harus menggunakan mobil militer?" ketika itu beni di hampir oleh 4 prajurit dan salah satunya membuka mulut untuk menjalin komunikasi antara mereka karena sedari tadi beni sibuk memeriksa mesin mobil sampai tidak sadar akan kehadiran mereka berempat.


Sementara itu disaat beni masih sibuk kepadamu kegiatannya, datang 4 serdadu yang mendekatinya sambil membawa senjata mesin di tangannya. "Tentu saja, aku akan menjalankan misi di luar bunker" beni menjawab dengan begitu singkat tanpa ekspresi sehingga keempat tentara tersebut heran


"Kalau kami boleh tahu, divisi mana yang akan ikut bersama anda untuk menjalankan misi, karena setahu kami, dari situasi sekarang ini sangat tidak memungkinkan, karena kondisi psikologis tentara terhadap perang masih berantakan dan mungkin saya rasa kemungkinan besar mereka akan berpikir ulang untuk ikut bersama anda"


"Aku akan menjalani misi ini seorang diri" balas beni kepada mereka hingga keempatnya terkejut bukan main, karena yang mereka tahu kondisi diluar jauh lebih berbahaya dari pada di sekitar bunker apalagi seorang diri, tentu resikonya akan sangat besar.


"Apa anda tidak bercanda!!" terlihat keempat tentara itu terperangah kaget ketika mendengar pernyataan dari beni. "Apa aku terlihat bercanda?" tanya beni sinis


Ketika seluruh serdadu yang hendak mencari tahu kini hanya terdiam sambil memalingkan pandangan karena salah tingkah. "Maafkan kami tuan, jika menganggu anda" ujar salah satu dari rekannya yang ikut hadir untuk mewakili orang yang sebelumnya berbicara langsung dengan beni


"Baiklah" jawab beni begitu singkat sehingga ke empat tentara tersebut pergi dari tempatnya dengan membawa rasa kekhawatiran di hati mereka.


Setelah pemeriksaan terhadap mobil dianggap telah usai, akhirnya beni menutup kap depannya dan bergegas mengendarai mobil untuk menempuh perjalanannya meninggalkan area bunker menuju misi yang telah di tentukan oleh Kristian, yaitu kota A bagian barat


Selama diperjalanan beni terus memperhatikan map yang telah diberikan oleh Kristian yaitu berupa secarik kertas putih yang terbentang di samping stang mobil, sambil memerhatikan perjalanan yang sepanjang jalan beni hanya melihat mobil berhamburan dengan begitu berantakan apalagi ditambah dengan kondisi jalan yang tidak mendukung


Tentunya beni harus benar-benar menaruh konsentrasinya pada jalan, namun tidak juga melupakan map yang akan mengarahkannya pada tujuan yang telah ditentukan.


Bahkan perumahan yang bertingkat maupun tidak bertingkat kini sudah mulai retak-retak karena termakan usia, kemudian jalan raya yang aspal kini mulai rimbun dengan rumput setinggi lutut, situasi tersebut sangat mirip dengan apa yang ada di film-film barat yang menceritakan kondisi alam tanpa penduduk


Bahkan rumah yang bertingkat pun tidak layak di huni lagi akibatnya situasi yang benar-benar berbeda karena dinding di setiap sudut ruangan sudah retak dan hancur sedangkan halaman yang berada di lantai dasar sudah di penuhi oleh rimbunnya semak belukar dengan ketinggian sampai selutut.


Kondisi ini benar seperti yang sudah dijelaskan di sebuah serial film yang mana kondisi alamnya mulai berubah tanpa adanya penduduk.


Bahkan saking sepinya beni hanya berulang kali menghela nafas berarti sambil mencoba untuk mendengarkan musik dari saluran radio mobilnya untuk menghilangkan rasa bosan dan jenuh.


Walaupun sepanjang perjalanan tidak dalam kondisi baik tapi nyatanya beni masih menikmati perjalanannya menuju kota A bagian barat, yang jika diperkirakan melalui jam maka akan membutuhkan waktu tempuh selama 3 jam lamanya.


Namun itu bukan masalah untuk beni karena dirinya berangkat pada pukul 10 pagi jadi ada kemungkinan jika dirinya akan sampai pada antara jam 1 dan 2 siang itupun masih tergantung dengan kondisi jalan karena hambatan bisa datang kapanpun yang nanti akan dilaluinya.


Tetapi nyatanya sepanjang perjalanan ia tidak sama sekali menemukan sambatan tersebut sehingga perjalanannya bisa berlalu begitu singkat dan cepat akan tetapi ketika berada di tengah perjalanannya, ada sekumpulan orang yang memantaunya dari jarak cukup jauh


Komunitas tersebut menggunakan jubah hitam dan tudung kepala sehingga dari kaki sampai ujung rambut sangat tertutup karena memang itu adalah ciri khas mereka dalam mengintai sampai-sampai author sendiri tidak kenal mereka siapa.


Mereka terus memantau dari jarak 600m jauhnya dari objek walaupun jauh namun mereka menggunakan teropong sehingga bisa melihatnya begitu jelas bagaimana pergerakan mobil beni dalam melaju menelusuri jalanan yang letak geografisnya terbuka karena ia berada di padang rumput.


"Sepertinya ada sasaran empuk nih!!" ucap salah satu dari anggota pengintai yang menggunakan teropong sementara itu rekannya yang ikut bersamanya hanya berusaha untuk menghubungi anggota lain yang ada di markas melalui alat komunikasi jarak jauh yaitu Handy Talkie


Sementara beni masih belum sadar jika dirinya sedang diawasi sehingga masih terus menjalankan mobilnya sambil terus memperhatikan map yang ada disampingnya, yang mana perjalanan sudah hampir dekat dengan lokasi yang akan dituju olehnya.


"Setelah aku melalui jalan padang rumput ini, aku akan tembus ke kota selajutnya yang dimana merupakan kota bagian Barat" gumam beni sambil memperhatikan kaca depan mobil dengan membagi konsentrasi ke jalan dan kertas di sampingnya.


Waktu terus berlalu begitu saja, akhirnya beni menembus kota selanjutnya dimana merupakan tempat terakhir pasukan ekspedisi di kirim sebelumnya, walaupun sekarang mereka sudah hilang kontak tanpa sebab namun rasa penasaran beni bergejolak untuk mencari tahunya.

__ADS_1


Namun ketika beni masih terlihat tenang tanpa di duga dirinya melihat segerombolan zombie yang berdiri dengan badan sempoyongan sambil mencoba untuk mencari mangsanya dan beruntungnya beni cepat sadar sehingga ia langsung menghentikan laju mobil secara mendadak dengan jarak 60 meteran sebelum zombie tersebut mendengar suara mesin mobil


"Sialan" beni mengumpat dalam hatinya sambil merasa jika perjalanannya mulai tidak semulus sebelumnya


Karena yang dilihatnya saat itu adalah jumlah zombie yang tidak sedikit yang mungkin sekitar 15-20 banyaknya jumlah mereka yang saat itu berada di satu tempat sehingga susah untuk beni mengalahkan semua dalam waktu singkat, karena pada dasar beni tidak membawa personil sehingga kemungkinan dia akan bertarung seorang diri.


Tentu dengan amunisi terbatas karena beni sendiri tidak memfokuskan pada amunisi senjata mesin melainkan hanya fokus terhadap senjatanya yaitu belati milik militer


"Apa yang harus aku lakukan?" batin beni sebelum bertindak ia memikirkan cara kedepannya untuk sebisa mungkin jangan membuang tenaga hanya untuk bertarung dengan mayat hidup.


Ketika ia masih berpikir dirinya melihat salah satu granat yang ada di kursi penumpang dan ketika itu juga beni mendapatkan ide untuk lolos dari kawasan musuh.


"Mari kita lihat seberapa tangguh kalian semua!!" ucap beni yang kembali tersenyum sinis sambil menarik pin granat sebelum melemparnya ke arah kerumunan zombie.


Dimana dirinya melempar secara vertikal kebawah kaki sehingga granat bergelinding sampai tempat dibawah kaki para zombie tersebut berada namun sebelum meledak beni langsung mengambil ancang-ancang untuk mobilnya hingga pada waktu granat tersebut meledak, beni menginjak gasnya sehingga dalam hitungan detik


Mobil menerobos pertahanan zombie secara paksa, tidak perduli seberapa hancur body mobil maupun ban yang menghantam permukaan tidak rata karena memang yang ada di kepala beni hanya bisa lolos dari kerumunan zombie itu apapun caranya


Duak... Duak... Duak....


Mobil tersebut terus menerus menghantam zombie yang siapa saja mencoba untuk menahan lajunya kecepatan kendaraan tersebut sampai beni lolos dan melawati kerumunan zombie sejauh 100 meteran karena setelahnya mobil itu terhenti dengan sendirinya


"Sialan, kenapa nih, mobil..!!" beni mengumpat mobilnya sendiri ketika kendaraan tersebut secara mengejutkan terhenti dengan sendiriannya, tanpa mengetahui sebabnya.


Setelah merasa aman beni keluar dari dalam mobil sambil membawa pistolnya yang setia ikut bersamanya menerjang maut. "Kenapa aku merasa ada yang aneh" gumam beni sambil mempertajam instingnya, karena saat itu ia tidak mengetahui apapun tentang tanah barat


Bahkan ketika turun dari mobil beni tetap memasang posisi siaga sebelum memperluas jangkauannya dan hasilnya ia tidak merasakan ada seseorang yang memantau namun, Entah kenapa hati beni serasa tidak nyaman dan jiwanya berkata kalau ia sedang dalam bahaya dan hal tersebut tentu tidak bisa dianggap remeh oleh beni


Karena didalam tubuhnya sudah ada kemampuan untuk merasakan masa depan, sehingga secara otomatis beni juga tidak akan menganggapnya sebagai firasat belaka.


Namun setelah beni berusaha semaksimal mungkin untuk melihat masa depan dan hasilnya memang tidak terlihat apapun akhirnya ia mencoba untuk memeriksa keadaan mobil dan hal pertama yang dirinya lihat adalah keempat ban mobil bocor dan bagian mesin dibawah mobil mengalami kebocoran atau hancur karena terlalu kuat menerjang puing aspal


Sehingga mesin dari mobil tidak mampu untuk mendorong laju mobil yang terpaksa mesin mobil tersebut terhenti dengan sendirinya.


BERSAMBUNG...


---


Author mau minta maaf karena telat up, dikarenakan saya ada kegiatan di sekolah yang mengharuskan saya untuk ikut berpartisipasi di dalamnya.


Dan lagi handphone Author yang selama ini saya gunakan untuk mengetik telah di makan umur sehingga handphone saya telah eror dan tak layak pakai untuk membuat karya jadinya untuk beberapa waktu ini saya tidak bisa untuk up


Kepastiannya belum jelas tetapi author akan hiatus untuk sejenak sebelum melanjutkan karya saya yang mungkin akan tertinggal oleh waktu.


Namun author harap kalian mau menunggu author untuk kembali dengan menyuguhkan eps terbaru dan epic yang telah menanti di masa berikutnya!!.

__ADS_1


Bye... Semuanya:)


__ADS_2