THE DAY ZOMBIE

THE DAY ZOMBIE
Eps 47 (Part²)


__ADS_3

Flashback...


Malam yang sunyi dengan keadaan hening tanpa berpenghuni kecuali 2 orang yang memperhatikan sebuah api unggun diantara mereka yang posisinya berada berhadapan dengan sebuah tenda cukup besar, sebagai saksi mereka dalam kesunyian yang membuat keduanya tampak serius dalam menatap satu sama lain. Beni yang sudah menjalankan latihan selama 3 bulan full kini hanya menunggu waktu untuk kembali


Namun sebelum itu dirinya harus mendapatkan sebuah ucapan dari Kristian yang kala itu wajahnya tampak datar dan serius menatap dirinya. "Ben,.. Mungkin akan terdengar aneh, tapi sebenarnya aku sudah akan menduga jika perang bunker bakal terjadi beberapa hari lagi"


"Apa?!!" tampak beni terkejut dengan perkataan Kristian, pasalnya pasukan jendral tidak mungkin melakukan pertumpahan darah hanya karena perebutan kekuasaan, kecuali dalam keadaan terdesak


"Kenapa kamu bisa berkata seperti itu?" sambung beni yang masih terbelalak ketika mendengar ungkapan dari pria yang ada dihadapannya.


"Bagaimana aku akan menjelaskannya tapi yang jelas semua sudah aku perkiraan, karena aku sudah memerintah serdadu untuk mengurangi suplai dan memberi tekanan intimidasi kepada tentara hingga rakyat sekalipun, jadi aku yakin jendral sekalipun kesabarannya akan habis jika selalu di desak"


"Kenapa kamu melakukan hal tersebut?"


"Karena memang itu rencana ku" jawabnya sehingga membuat beni tercengang ketika mendengarnya.


"Rencanamu?" beni tampak semakin bingung karena tidak mengerti akan maksud dari Kristian. "Sebelum itu aku akan tanya kepadamu, menurutmu apa rencanaku membuat semua ini, jelaskan!?"


"Membuat era baru untuk manusia dengan cara merevolusi peradaban"


"Tentu itu hal yang benar, hanya saja itu bukan rencanaku yang sesungguhnya, karena jika aku mau membuat hal tersebut, untuk apa aku memberi waktu untuk mereka?"


"Agar tidak terjadi perpecahan, bukan" tebak beni untuk menjawab. "Ternyata kamu salah pengertian tentang diriku, ben" hela nafas Kristian sebelum dirinya berdiri dan berkata dengan kalimat lugasnya.


"Setiap keputusan pasti ada yang pro dan kontra, akan tetapi tidak semua keputusan mengandalkan hal tersebut, bukan!!"


"Maksudnya?"


"Yah.. Posisi dimana kita tidak bisa memilih tapi ingin membuat keputusan di atas keputusan"


"Jadi maksudmu, rencana dari semua ini hanya untuk menciptakan sesuatu keadaan yang baru?"


"Yah.. Benar, aku melakukan ini semua agar semua mau memandang dunia ke arah berbeda, misalnya seperti dirimu yang berideologi negara, kemudian temanmu memiliki pemikiran untuk bertahan hidup ketimbang berpikir akan tata negara"


"Tentu hal tersebut akan membuat mereka saling bermusuhan dimana sala satu akan berpikir jika ideologinya jauh lebih diperlukan ketimbang orang lain, bukan?" sambungnya


"Memang benar, tapi masalah tersebut ada solusinya, yaitu membuat suatu demokrasi dengan membentuk persatuan baru dengan mengandalkan visi dan misi yang menguntungkan kedua belah pihak, bukan"


"Benar sekali" jawab Kristian tersenyum tipis. "Jangan bilang!!.." seketika mulut beni terbungkam erat dengan mata membulat dengan sempurna tanpa ada satu kata yang terucap dari mulutnya

__ADS_1


"Benar-benar gila" kata beni. "Hehe.. Memang seperti itu aku" balas Kristian yang duduk kembali ke rumput


"Kamu mengorbankan nyawa bawahanmu hanya untuk tujuan aneh mu itu!"


"Terkadang seorang pemimpin harus dihadapkan dengan sebuah pilihan tersulit sekalipun asalkan semua itu demi masa depan yang diinginkan oleh semua orang"


"Tapi bagaimana jika imbasnya berujung kepadamu?"


"Tidak masalah, lagian aku tidak perduli asalkan semua bisa berjalan sesuai dengan rencanaku"


"Dasar aneh" gumam beni sambil menatap mata Kristian yang tampak sedikit kebingungan


"Huh... Memang semua hal butuh yang namanya pengorbanan" ucap Kristian dengan lirih kemudian menghela nafas secara perlahan sambil menatap langit malam yang di sana banyak bintang-bintang berkelap di angkasa


"Jangan bilang kamu akan mengorbankan ku juga?" tanya beni. "Tidak, jadi aku akan menjelaskan detailnya setelah ini, aku harap kamu akan menjalankan rencanaku, walaupun bukan aku yang menjabat sebagai ketua partai"


"Kenapa demikian?"


"Karena semuanya telah aku pikiran, dimana jika aku terus menjadi ketua, maka akan ada yang tersakiti dan itu bukan hal yang aku inginkan"


"Benar-benar diluar dugaan"


"Heh.. Apa kamu tidak terima jika aku turun jabatan?" sindir Kristian. "Aku tidak begitu peduli akan hal tersebut, karena yang terpenting semua masih bisa dikendalikan"


Flashback off_


Beni dan Kristian, tampak sedang mempersiapkan diri. Dimana tenda sudah dilepas hingga perlengkapan mereka selama tinggal sudah di kemas dan diletakkan di dalam mobil dengan susunan sedemikian rupa hingga muatan mobil bisa terisi rapi dan muat dengan kapasitasnya. Masalah mobil beni dan Kristian akan menggunakan mobil jab


Sedangkan mobil militer yang awalnya digunakan untuk transportasi Kristian, kini di gunakan sebagai tempat pengangkut barang-barang. Walaupun sudah di tentukan mereka tidak langsung berangkat karena Kristian memberi perintah untuk sang driver memeriksa mobil masing-masing


Dan selama pengecekan tidak ada masalah hingga bisa tergolong kalau mobil bisa diberangkatkan detik itu. "Lapor pak, mobil sudah kami periksa dan semuanya aman!!" lapor sang serdadu yang menjabat sebagai supir di transportasi milik ketua partai


"Bagus... Aku harap tidak ada kendala diperjalanan, sekarang kita berangkat!!" titah Kristian sambil melirik ke arah beni yang sudah menggunakan seragam militer berwarna abu-abu dengan sebuah sarung tangan hitam melekat di telapak tangan


Sehingga dirinya tampak seperti seorang super hiro yang ada disebuah cerita serial televisi dengan pakaian klasik tetapi gagah jika dilihat secara langsung, akibat otot tubuh yang kekar dengan ukuran sebatas normal dan tinggi awalnya 168 kini 170 cm yang bisa dibilang setara dengan Kristian.


"Oya.. Sudah waktunya berangkat yah" gumam beni dengan senyuman merekah di bibirnya


Sampai mereka pun berangkat dengan kendaraan mobil berjumlah 2 buah dengan keadaan malam hari yang waktu itu sudah berada di jam 8 malam, walaupun mereka ngebut pun kemungkinan pagi hari mereka akan sampai pada tujuan.

__ADS_1


Sementara itu di sebuah perkotaan dengan gedung yang menjulang tinggi dengan jalan sudah hancur akibat gempa membuat seluruh permukaannya tidak rata dan retak-retak akan tetapi terlihat dibawah rembulan dimana tumpukan zombie sudah tergeletak tak berdaya di jalan raya bahkan ada sebagian yang ditumpukan seperti gunung


Namun itu bukanlah hal mengherankan karena di atas tumpukan zombie sudah ada seorang pria yang duduk dengan gaya santainya sambil memasang wajah datar yang terkesan suram untuk dilihat oleh siapapun.


Dirinya memegangi sebuah gelang yang selalu dirinya tatap dengan sedu, karena sudah terlihat dengan jelas dari pancaran pupil matanya yang begitu sayu. "Sudah berapa lama kamu menatap benda itu?" dari jauh ada seseorang yang memanggil dengan melipat tangan di dada


"Berisik!!" umpat pria tersebut dalam hati. Kemudian berdiri dengan kedua kaki menapaki tubuh dari mayat-mayat zombie yang sudah tak berdaya.


"Huh... Sudah waktunya untuk membasmi manusia tidak berguna di era ini" batinnya sambil menatap langit dengan tatapan yang sama yaitu sayu namun terkesan menyimpan dendam begitu besar didalam hatinya


"Haha... Akhirnya dia mau membantuku" tawanya dalam hati dengan rasa penuh kemenangan karena dirinya sudah berhasil membangkitkan sebuah monster yang telah lama tertidur


Bahkan waktu itu dirinya menatap pria yang masih muda itu berjalan diantara tumpukan mayat dengan santai sambil berjalan mengarah dirinya, tetapi sebelum sampai di depan mata pria muda itu melantunkan pertanyaan singkat. "Bagaimana?"


"Karena kita tidak bergerak selama beberapa waktu akhirnya tercipta sebuah organisasi yang ada di kota ini dengan masing-masing dipimpin oleh orang berkompeten"


"Berapa jumlah mereka?"


"Jika ingin dihitung dari jumlah mereka mendirikan organisasi maka akan aku katakan ada 3 kekuatan besar tidak termasuk dengan orang-orang survival lainnya yang mungkin berkelompok"


"Tiga!!!"


"Yeah,.. Dimana jika ditambah dengan kelompok kita maka ada 4 jumlahnya, dan aku sudah mengirimkan tim observasi ke setiap penjuru kota A dan hasilnya seperti yang sudah aku jelaskan"


"Baguslah,.. Aku akan hancurkan mereka semua dengan tangan ini" ucap pria muda tersebut yang berjalan melewati pria paruh baya yang ada dihadapannya dengan langkah cepat sambil terus memancarkan tatapan penuh kebencian


"Haha.. Aku suka dengan ambisius mu, Bagus" ucap pria paruh baya itu kemudian mengikuti langkah Bagus ke tempat yang dimana terletak diantara kota dengan posisi sedikit masuk ke dalam sela perumahan yang bisa dibilang posisi mereka susah untuk dilacak karena base mereka berada di perumahan masyarakat.


Selama beberapa hari yang lalu atau bisa dibilang sebelum menginjak bulan ke 3. Tanpa diduga, ternyata kota A sudah terbentuk sebuah 4 organisasi yang bertujuan untuk melindungi dan menjaga ekosistem peradaban mereka walaupun tetap menegangkan aturan dan hukum masing-masing


Nyatanya mereka malah membentuk daerah dan Kekuasaannya masing-masing dengan menciptakan suatu kelompoknya sendiri hingga buta dengan yang namannya persatuan akan negara sendiri sampai-sampai terlalu terobsesi dengan yang namannya otoritas tanpa mementingkan kepentingan bersama jadinya kelompok tersebut terpisah menjadi empat dengan bersifat kedaerahan.


Sehingga di kota A sudah tercipta 4 kelompok besar yang mendominasi setiap bagian. dimana pasukan Warz berada diposisi timur. Black Dragon berkuasa atas daerah utara. Devil berada di Barat dan yang terakhir berada di selatan dengan kekuasaannya berada dibawah kelompok Flower


Walaupun pada dasarnya mereka tidak mengetahui satu sama lain, akan tetapi sudah ada satu pihak yang sudah mengetahui posisi mereka semua. Yaitu kelompok Devil dimana kumpulan dari orang-orang itu berisikan orang-orang yang bengis dan tak kenal ampun yang diisi oleh tahanan perang ataupun sekelompok kriminal


Hingga bisa dikatakan jika kelompok tersebut adalah kelompok terkuat di atas yang terkuat karena di sana berisikan oleh orang-orang berkemampuan. Entah perempuan ataupun pria, asalkan mereka masih bisa bertarung, sedangkan yang sudah tua ataupun renta untuk bertarung akan di diskriminasi dengan cara dibunuh


Akan tetapi nyatanya tidak hanya kuat tetapi juga licik dan cerdik untuk bermain sehingga mereka juga bisa dikatakan sebagai ancaman jika sewaktu-waktu sudah bergerak untuk memenuhi hasrat ambisius kelompok devil.

__ADS_1


Akan tetapi semua itu masih tanda tanya, dan penuh dengan misteri, akan kah manusia saling berperang satu sama lain untuk memenuhi kepuasan yang semata-mata hanya untuk hasrat dan nafsu ataukah mereka akan bersatu dengan teguh untuk menghadapi gelombang dari zombie golongan zombie zero berserta ratunya. Semua masih menjadi misteri...


BERSAMBUNG....


__ADS_2