THE DAY ZOMBIE

THE DAY ZOMBIE
Eps 29 (Part²)


__ADS_3

Suasana pada kala itu sangat tidak mengenakan dimana panitia tampak bingung untuk menanggapi permintaan dari beni walaupun tidak ada peraturan peserta mengajukan permintaan tapi hal ini sudah benar-benar membuat seluruh panitia mengernyitkan alis terutama via yang sembari tadi mengawasi.


"Bagaimana menurut anda?" tanya panitia tersebut kepada Kristian yang masih berdiri dengan tenang yang tangannya terlipat di dada. "Tidak masalah" jawabnya


"Kalau begitu, bagaiman dengan peserta lain?" tanyanya lagi kepada ke empat calon kandidat. Dan dari mereka hanya menganggukkan kepala serta memberi tatapan penuh kesal karena sudah ditantang oleh beni, karena bagi mereka itu sudah menghina secara tidak langsung


"Baiklah, permintaan disetujui, kalau begitu satu wasit akan mengawasi kalian" sambungnya sehingga kelima orang tersebut sudah berada didalam area dengan satu wasit berada diantaranya. Angel yang dari jauh hanya merasa cemas kerena melihat beni begitu gegabah


"Kamu yakin tidak, kalau beni bisa mengalahkan semuanya?" secara tiba-tiba via membuka obrolan dengan memberi pertanyaan kepadanya. "Aku juga tidak tahu" jawab Angel


"Baik, untuk peraturan kalian boleh bertarung asal tidak boleh menyerang titik vital, dan untuk berlangsungnya pertarungan dimana tidak berhenti jika lawan tidak bisa melanjutkan pertarungan atau menyerah, dan jika kalian melakukan kecurangan maka kalian akan langsung di diskualifikasi pada saat itu juga, apa kalian paham!!" kecamnya dengan serius


Sehingga seluruh peserta mengangguk setuju sedangkan beni memasang tatapan serius sekaligus berusaha untuk memahami kemampuannya dalam melihat masa depan.


"Pertandingan, DIMULAI!!" pekiknya dengan keras kemudian keempat peserta mulai berjalan untuk mengelilingi beni ditempat, dengan tujuan untuk menyerangnya secara bersamaan agar bisa mengalahkannya dalam waktu singkat dan efektif


"Mari kita lihat kemampuanmu, ben" batin Kristian dari jauh dalam raut wajahnya yang terkesan sinis


Beberapa saat setelah dimulai salah satu dari mereka maju atau lebih tepatnya dimana salah satu orang di belakang punggung sudah bergerak mendekatinya. Tentu saja, beni yang cepat tangkas langsung melancarkan tendangan ke belakang hingga dalam waktu singkat orang tersebut terpental kebelakang dengan meringis kesakitan di bagian dada


Bugh..


Dalam satu serangan mampu membuat seseorang terguling kebelakang, yang tentu saja disaksikan oleh seluruh orang di sana sampai tiada satu pun orang yang tidak terkejut melihatnya. "Serangannya cepat" gumam via yang terdengar oleh Angel, karena mereka juga sama-sama terkejut melihat kecepatan beni


Tidak lama dua orang mulai melancarkan serangan secara beruntun hingga diawal beni kesulitan sekaligus menerima beberapa pukulan, tentu saja satu orang lagi langsung langsung menyerang beni dengan sebuah tendangan yang telah terbang di udara atau terjangan


Tapi mampu ditahan oleh kedua tangannya. Karena situasi begitu berbeda beni langsung melangkah mendekati salah satu dari mereka dan menyerang dengan frontal, namun tidak berhasil karena lawan kala itu juga sudah tahu-menahu tentang bela diri


Sehingga dirinya kembali terkena serangan dari dua pria lainnya berupa tendangan dan pukulan secara bersamaan dari depan, hingga harus mundur beberapa langkah sebelum terkejut melihat pria yang telah dibuat tumbang kembali berdiri dengan menyerang punggung beni dengan lutut


Bugh..


Pukulan begitu kuat langsung membuat beni tersungkur ke tanah dengan menggertak gigi, yang kembali disaksikan oleh seluruh orang. "Sepertinya akan kalah" ucap salah satu panitia


"Benar, lagian dia juga terlalu arogan sampai-sampai lupa diri"


"Aku harap dia tidak cidera berat"


***


"Apa kamu masih bisa melanjutkan pertarungan?" tanya wasit ke pada beni yang kala itu masih tersungkur ke tanah


"Tentu saja" jawab singkat beni kemudian berusaha untuk bangkit sementara dari jauh angel sudah menatap beni dengan penuh harap


Ditengah suasana yang ricuh akhirnya beni kembali berdiri sambil memutar sendi peluru di lengan.


"Sepertinya aku memang harus serius" ucap beni dengan memasang tatapan sinis. Sehingga tidak lama salah satu dari mereka maju dan menyerangnya dengan sangat kuat


Tapi karena beni cepat tangkas akhirnya serangan tersebut dapat di tangkis begitu mudah sehingga disela pertarungan ia tersenyum tipis sebelum menyerangnya lagi hingga sekali hit mampu membuat pria tersebut menerima luka di rongga hidung


Buak..

__ADS_1


Sekali tinju membuat pria tersebut meringis kesakitan sampai mengalir darah segar dari lubang hidung. "Kurang ajar" umpat salah satu dari mereka hingga ketiganya maju bersamaan untuk menyerang beni sekaligus


Dalam pertarungan tampak beni sudah sangat terdesak karena yang dirinya lawan berjumlah 4 orang karena setelah beberapa waktu akhirnya orang pertama sudah kembali ikut bertarung melawan beni bersama-sama


Setiap serangan terus beni tahan dengan segenap raga, sampai-sampai tiada waktu untuk menyerang kembali, seluruh orang yang melihat sudah merasakan jika beni akan kalah sebentar lagi karena dari kondisi tubuh


Sudah terlihat jelas bahwa luka yang diterimanya tidak hanya sekedar luka biasa apalagi setiap gerakan akan menguras energinya dan itu sudah berlangsung selama kurang lebih 5 menit lamanya


Dan dari pertarungan tersebut tidak menemukan sama sekali titik terang bagi pihak mana pun, walaupun beni sudah dalam posisi tidak menguntungkan namun keempat pria lainnya juga belum bisa menumbangkan beni dalam satu serangan


"Dia terlalu kuat" batin salah satu kandidat karena merasakan lawannya sangatlah kuat, karena terbukti hingga kini mereka belum bisa menjatuhkan beni


Sampai salah satu dari mereka berencana untuk mengakhiri beni dengan menyerang tepat di leher menggunakan tendangan, tapi sebelum hal tersebut terjadi, secara tiba-tiba beni melihat masa depan dimana dirinya akan ditendang tepat di leher sehingga dalam satu serangan akan membuatnya jatuh pingsan


"Heh.. Sepertinya aku mulai mengerti" batin beni dengan senyum, karena sesaat kemudian salah satu dari keempat pria tersebut melancarkan tendangan tepat mengarah ke leher namun sebelum hal tersebut mengenainya


Beni telah lebih dulu menahan menggunakan kedua tangannya untuk menahan serangan tersebut. "Apa!" seluruh orang tampak terkejut bukan main terutama orang yang melancarkan serangan


Karena dia yakin sekali jika serangannya adalah tendangan terlatih yang sudah berguru secara private pada bela diri taekwondo. "Bagaimana mungkin, serangan tanpa suara masih bisa dibaca olehnya!!" batin pria tersebut dengan tercengang sebelum kaki yang ditahan


Dijadikan umpan balik untuk dirinya, karena ketika itu juga beni langsung membantingnya ke tanah hingga jatuh pingsan, seluruh peserta yang menjadi lawannya tampak terkejut dan terheran-heran melihat salah satu dari mereka sudah dikalahkan


Hingga tampak berpikir panjang ketiganya mulai menyerang secara serempak tanpa aba-aba, tentu saja beni mulai terbiasa dengan pola serangan mereka, karena mau sepandai apapun seseorang dalam memahami bela diri, pasti akan ada suatu peluang kelemahan bagi mereka


Sampai tidak terasa satu persatu dapat dikalahkan oleh beni, hingga dalam menit ke-10 semua tumbang dan menyisakan beni seorang diri, yang masih berdiri dengan luka lebam di sejujur tubuhnya dan nafas terengah-engah karena lelah


"Pemenangnya adalah beni!!" seru wasit dengan mengangkat tangannya yang telah memberi isyarat jika pertarungan telah usai


Sedangkan dari jauh Angel dapat menghembuskan nafas lega karena kekhawatirannya telah berlalu melihat beni masih berdiri setelah melawan kandidat lainnya


"Lemah, aku masih terlalu lemah untuk menjadi yang terkuat" gumam beni dengan mengepalkan telapak tangan


"Kamu kenapa?" tanya dari seorang wasit kala itu melihat beni menundukkan kepala. Walaupun begitu secara tiba-tiba ia dikejutkan karena beni berkata dengan lantang sambil menunjuk kearah seorang pria yang berdiri dengan santai


"Kamu!!... aku ingin menantang mu bertarung satu vs satu" ucapnya yang menunjuk kearah yang tak lain adalah Kristian


Sehingga seluruh orang tampak terkejut sekaligus marah karena Kristian adalah orang yang dihormati dan segani, tapi hari itu adalah dimana anak SMA dengan gamblangnya menentang orang itu dengan berani


"Apa maksudmu!!" bentak dari tentara senior yang sebelumnya telah menjadi wasit bagi pertandingan beni dan yang lainnya


"Yah,.. Aku ingin menentangnya satu lawan satu, anggap ini untuk menutup kejadian yang lalu" ucap beni dengan lantang sehingga seluruh orang memasang tatapan menuju Kristian yang tampak masih tenang.


Berbeda dengan via yang langsung tertawa terbahak karena melihat kekonyolan beni saat itu. "Hahaha... Apakah dia bodoh, berani sekali menentang Kristian" tawanya dengan nyaring


Hingga angel hanya bisa terdiam sambil menepuk jidat sendiri karena merasa jika beni sudah keterlaluan dalam bertindak.


"Kamu tahu komandan Kristian, bukan orang yang mudah untuk ditandingi" usul panitia yang merasa jika tindakan beni sudah keterlaluan. Akan tetapi justru beni malah tersenyum sambil berkata.


"Bukankah itu malah tambah seru"


Mereka yang mendengar kalimat tersebut tampak bingung melihat begitu antusias beni dalam bertarung melawan orang lain. Tapi karena hal tersebut seluruh orang hanya hening sebelum Kristian melangkah mendekati beni dengan melewati garis pembatas area

__ADS_1


Orang yang melihat tampak terkejut termasuk Via, karena yang dia tahu adalah dimana Kristian tidak akan bergerak jika hanya sekedar lelucon anak-anak, namun kali ini berbeda dimana mendengar tantangan dari beni membuatnya bergerak dengan sendirinya sambil merenggangkan kedua otot lengan


"Aku tertarik dengan tawaran mu, lagian aku juga sudah lama duduk di kursi, jadi untuk hari ini aku akan menikmati pertarungan kita berdua, ben" ucap Kristian dengan senyum tipis dibibir


Dan hal tersebut disaksikan oleh Via hingga detik itu langsung merona karena merasa kali ini pujaan hatinya tampak keren.


"Akhirnya aku bisa melihat langsung, bagaimana takaran kekuatanmu" gumam beni sambil menunjukkan senyum yang menyeringai


"Komandan apa kamu yakin?" ucap sang wasit yang terlihat gusar tapi langsung di tukas oleh Kristian.


"Apa aku kurang serius?" ucapnya sinis


Sehingga wasit tersebut hanya pasrah dan melihat hasil pertarungan antara calon kandidat dan komandan perang nantinya dengan dia menjabat sebagai wasit diantaranya


"Baiklah, kalian tahu peraturannya, bukan?" tanyanya dengan menatap kearah dua belah pihak. Dan mereka hanya mengangguk paham sedangkan disisi lain rasa cemas malah semakin membara melihat beni bertarung melawan seseorang yang sudah Angel kenal persis bagaimana kemampuannya


"Pertandingan dimulai!!" serunya dengan lantang dengan mengangkat tangannya ke langit sebagai isyarat untuk memulai pertandingan


Hingga tanpa berpikir beni bergerak lebih dulu untuk menyerang Kristian, tapi karena usahanya terlalu sedikit membuatnya tidak mampu menyetarakan ketangkasan Kristian, sampai-sampai seluruh serangannya dapat ditangkis dengan begitu mudah


"Heh.. Ternyata kamu cukup kuat" ujar beni kemudian menyerang lawan dengan menggunakan tendangan memutar. Tapi naas serangannya masih dapat ditahan dengan satu tangan saja


"Aku tidak kuat, hanya kamu saja yang terlalu lemah" jawab Kristian dengan datar hingga beni naik darah dan menyerang lawan dengan begitu kuat dan akurat menggunakan seluruh tenaganya


Sampai 5 menit terlewati dan membuat dia harus kewalahan karena setelah melawan 4 orang pria yang sebelumnya telah menguras seluruh tenaganya hingga tidak tersisa


"Sepertinya kamu telah mencapai batas" ucap Kristian mengambil ancang-ancang, namun sebelum menyerang lagi dan lagi beni melihat masa depan, jika dirinya akan diserang tepat di leher hingga membuatnya jatuh tak sadar kan diri


Tentunya itu benar terjadi karena setelah beni dibuat kelelahan, Kristian langsung menyerang beni dengan kaki tepat dileher tanpa ada defense sama sekali yang melindungi, karena semua tenaganya telah terkuras habis


Bugh...


Satu serangan membuat beni tumbang ditempat dengan disaksikan oleh banyak orang, tentu hal tersebut membuat seluruhnya menjadi heboh karena dalam waktu sebentar Kristian dapat mengalahkan lawannya dengan telak tanpa perlawanan yang berarti walaupun dari awal sudah terlihat tidak seimbang


Walaupun beni kalah dalam pertandingan namun ada hal yang mengejutkan terjadi, dimana kemampuan yang bisa melihat masa depan, telah berkembang, karena awalnya kemampuan tersebut hanya akan berfungsi ketika beni berada dibawah alam mimpi dengan kondisi yang buruk


Namun kini telah berkembang pesat yaitu dimana kemampuannya bisa digunakan ketika dirinya akan terancam bahaya terutama dalam pertarungannya dan itu hanya akan aktif ketika beni benar-benar menerima serangan fatal di kemudian waktu.


Setelah pertandingan tersebut berakhir, pelatih untuk hari ini telah usai karena seluruh calon sudah menerima luka lebam dan akan melanjutkannya dihari esok dengan pelatihan berupa pendidikan dan tata cara menembak, karena untuk pada hari ini khusus untuk pengujian pisik


Sedangkan besok ada hari dimana seluruh peserta menimbang ilmu untuk kedepannya.


Beni yang cidera langsung dibawah ke kamar perawatan oleh tentara senior dengan ditemani oleh angel yang merupakan tim medis dalam bunker, karena selain dirinya tidak ada seseorang yang bisa merawatnya, sementara keempat peserta lainnya sudah dirawat oleh tante Novi dan anggota yang lainnya


Dikamar perawatan Angel tampak duduk dipinggir ranjang dengan kesal sehingga dirinya mengumpat beni yang kala itu masih terlelap dalam tidurnya.


"Dasar aneh, kamu adalah pria bodoh yang pernah aku kenal" umpatnya tapi tetap kompres luka lebam beni dengan air dingin.


Walaupun Angel terlihat kesal tetapi hatinya lega karena beni berhasil melewati batasannya, karena dia tahu semua yang dilakukan olehnya adalah cara untuk mewujudkan cita-citanya untuk menjadi orang kuat agar bisa melindungi seseorang yang penting baginya


Karena suatu hari nanti akan terjadi sesuatu yang tidak terduga, mau itu cepat atau lambat semua akan berubah ketika bencana sesungguhnya telah tiba, dan harapan angel adalah bisa menciptakan lingkungan yang bahagia untuk ke depannya.

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2