Tidak Mau Di Langkahi

Tidak Mau Di Langkahi
Alfa Mau Menunggu


__ADS_3

"Jawaban Sasi Mau untuk bertunangan,Tapi ada syaratnya,,,"kata Sasi,Alfa menatap Sasi antara senang karena Sasi menerima dan juga penasaran dengan saratanya.


"Apa syaratnya nak,,?"tanya Papah Alfa.


"Sasi punya Kaka perempuan,dan Kaka Sasi belum menikah,jadi Sasi ingin menikah setelah Kaka Sasi menikah dulu,Sasi tidak mau melangkahi nya,,"Orang tua Alfa tidak tau kalau Sasi punya Kaka karena Alfa tidak bilang,kalau Alfa dan Fero sudah tau.


"Oh,, Sasi punya Kaka perempuan,,sekarang di mana kok ngga ikut gabung ke sini,,?"kata Mamah Alfa.


"Iya maaf sebelumnya Jeng,, Sasi memang punya Kaka perempuan dan mereka kembar,hanya beda tiga meit saja,,namanya Safa,Safa ngga ikut gabung soalnya baru bangun tidur,tadi pulang kerja katanya kepalanya pusing dan langsung tidur,,kalau ikut gabung katanya malu,,"


"Oh seperti itu,,enak ya Jeng punya anak kembar perempuan dan pasti cantik cantik,,"


"Iya Jeng,,dan mereka juga sangat baik dan penurut sama orang tua,,"


"Saya jadi penasaran sama Kaka Sasi,,"Mamah hanya tersenyum.


"Gimana Alfa kamu yang mau jalankan,,hubungan ini,,Sasi kasih syarat seperti yang tadi Sasi katakan ,kamu setuju ngga dan akan sabar menunggu sampai Kaka Sasi nikah ngga,?"tanya papahnya.


"Alfa mau Pah,,Alfa akan menikahi Sasi kalau Kaka Sasi sudah menikah,,"Semuanya mengucap syukur.

__ADS_1


Mamah mengeluarkan cincin dari tasnya,karena acara ini dadakan jadi tidak menggelar pesta,Alfa dan Sasi sudah di tanya mau di buatkan pesta pertunangan ngga,dan keduanya kompak menjawab tidak usah.


Mamah Alfa memasangkan cincin ke jari manis Sasi,Alfa dari tadi hanya bisa menatap Sasi saja,karena tidak boleh berdekatan duduknya,lagian keduanya sama sama masih baru kenal jadi keduanya masih kaku bawaan badanya.


Safa di dapur sudah ingin naik ke atas,karena Safa merasa bosan di dapur,Hp ngga di bawa lagi.


Safa lalu dengan pelan mau naik ke atas,,orang tua Alfa dan Alfa juga Fero melihatnya,karena mereka pas duduknya langsung ke arah Tangga.


"Jeng apa itu Kaka Sasi,,"Papah,Mamah dan Sasi menengok.


"Oh iya,,,sayang,,,sinih nak,,salim dulu sama orang tuanya Alfa sayang,,"Safa langsung lemas deh,kalau tetap jalan nanti orang tuanya malu karena anaknya ngga sopan,tapi kalau mendekat Safa ngga pede.


"Malam Om,,Tante,,,"Safa lalu berjabat tangan.


"Ini Safa,,,?"tanya Mamah.


"Iya Tante,,maaf Safa ngga ikut gabung,soalnya tadi Safa pulang kerja langsung tidur, jadi ngga keburu siap siap,,"


"Oh iya ngga papa,kalian kembar identik kan,tapi kamu lebih besar badanya"Safa hanya tersenyum,Alfa hanya melihat sekilas karena melihat kacamata yang di pakai Safa sedikit aneh.

__ADS_1


"Iya,, Tante,,Tante,,Safa ke atas dulu yah,,maaf Safa ngga bisa ikut gabung,,"


"Iya,,silakan,,"


"Om,,Safa pamit ke atas dulu,,"


"Iya silakan,,"Safa hanya tersenyum,Safa pin sama sekali ngga melihat ke Alfa,karena Safa memang sengaja tidak ingin melihatnya.


"Mah Pah,,Dek,,Kaka ke atas ,,"sambil tersenyum.


"Kamu ngga mau kenalan sama Calon suami Adek,,?"tanya Papah.


"Lain kali kan masih bisa ketemu Pah,,Iya kan Dek,,?"


"Iya kak,,,"Safa lalu berjalan ke tangga,dan sedikit cepat karena tidak ingin berlama lama di bawah,sebenarnya dari tadi Safa menahan sedih.


Mamah lalu mengajak semuanya untuk makan malam bersama,semua pun langsung masuk ke ruang makan.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2