Tidak Mau Di Langkahi

Tidak Mau Di Langkahi
Alfa Menemui Safa Di Klinik


__ADS_3

Alfa di antar Fero menuju klinik di mana Safa di rawat,Tama yang yang memberi tau alamatnya,Tama marah dan kesal pada Alfa,tapi Tama tidak ingin egois.


Karena Tama pikir anak yang Safa kandung adalah anak Alfa,jadi Tama ingin Alfa bertanggung jawab.


Bukan karena Tama ngga cinta dengan Safa ,tapi kalau Tama tetap menikahi Safa nantinya pasti akan tambah ribet,Safa akan melahirkan anak dari adik iparnya,kalau orang sampai tau pasti akan mempermalukan keluarga besar dari semua pihak.


Biarlah Tama yang akan merasa hancur,asal Safa bisa mendapatkan pertanggung jawaban dari orang yang telah menghamilinya,sebenarnya bukan Tama saja yang hancur perasaanya,Sasi juga pasti akan sangat hancur melebihi dirinya.


Alfa dan Fero sudah Samapi di klinik dimana Safa di rawat,Alfa dengan wajah yang terluka tapi tidak di rasanya karena ingin cepat bertemu Safa.


Alfa dan Fero masuk ke ruang UGD di mana Safa masih di situ,Safa melihat Alfa langsung merasa takut,Safa rupanya takut kalau Alfa akan marah padanya karena telah hamil anaknya.


Linda melihat Alfa yang babak belur wajahnya sudah menduga kalau Tama pelakunya,Alfa dengan pelan mendekat ke Safa,Linda yang mau menyingkir langsung di pegang oleh Safa tanganya agar tidak pergi,Safa sambil menggeleng ketakutan.


Alfa melihat Safa yang ketakutan,"Saya ingin bicara dengan kamu,tenang lah ngga usah takut,"


"Safa,kalian bicaralah,Aku menunggu di luar,"Safa mengelengkan kepalanya.


"Aku ngga akan pergi,Aku janji,kalian harus bicara,,kalau dia sampai kasar kamu teriak saja,,Aku pasti akan masuk,,kamu tenanglah,,"Sambil melepaskan tanganya Safa Linda bicara.

__ADS_1


Linda pun keluar bersama Fero,keduanya duduk di depan ruang UGD,Linda sambil mengobrol dan bertanya tentang luka di wajah Alfa apa Tama yang buat,Fero pun menjawab iya.


Di dalam keduanya masih saling diam,Alfa mau bicara tapi bingung dari mana dulu harus memulainya,karena Alfa juga ada rasa takut,bersalah dan pastinya akan dapat masalah dari kejadian ini.


"Saya akan bertanggung jawab,dan akan menikahi kamu,,"Safa langsung menggeleng.


"Tidak,saya tidak mau ,Saya tidak ingin menghancurkan perasaan Sasi dan membuat keluarga saya malu,saya akan gugurkan kandungan ini saja,"


"Jangan,,saya mohon jangan,dia tidak berdosa,kamu jangan berbuat dosa dengan membunuh darah daging kamu sendiri,saya akan bicara pada Sasi dan keluargamu,"


"Saya akan menikahimu dan bertanggung jawab atas semua perbuatan saya padamu,,sungguh saya juga tidak ingin keadaan seperti ini,tapi semua sudah di atur Tuhan,percayalah padaku semua akan baik baik saja,"Safa menangis karena benar benar takut,Safa tidak bisa bayangkan bagaimana perasaan orang tuanya dan Sasi.


"Saya harus bicara dengan mas Tama,siapa tau dia masih mau menikahi saya dengan keadaan saya begini,,jadi anda tidak perlu menikahi saya,"


"Kamu akan Saya antar pulang,nanti malam saya akan datang ke rumahmu bersama orang tua saya,saya akan bicara kepada orang tua mu,,saya akan terima semua skuensinya,tapi Saya akan tetap akan bertanggung jawab dengan kehamilan kamu,"Safa hanya diam.


Alfa lalu keluar dan menyuruh Fero mengurus administrasi nya,Linda kembali masuk untuk melihat Safa,"Lin Aku mau minum,,"kata Safa.


"Aku belikan dulu yah,kamu tunggu bentar,"

__ADS_1


"Biar saya aja yang beli,kamu tetap temani Safa saja,"Kata Alfa.


Alfa langsung keluar,Linda lalu bertanya apa saya yang tadi di bicarakan, Safa pun bilang kalau Alfa mau tanggung jawab dan akan menikahinya.


"Ya itu memang seharusnya Alfa bertanggung jawab,walau banyak hati yang tersakiti tapi ini lebih baik,kalau kamu menikah dengan Tama,dan kamu melahirkan Anak Alfa adik ipar mu sendiri itu lebih tidak masuk akal kan,,kalau kamu sampai menggugurkan anakmu itu kamu akan sangat berdosa,jadi kalau Tama mau bertanggung jawab kamu terima saja,mungkin ini memang sudah takdir dari Tuhan,"


"Iya Lin,,dan Tama juga sudah meninggalkanku,,pasti dia sangat sakit dan hancur,dan pastinya tidak ingin bertemu Aku lagi,,kalau nanti kamu bertemu dengannya ,bilang padanya Aku minta maaf,Aku juga tidak ingin begini,dan Aku juga sangat mencintainya,tapi ternyata Tuhan berkata lain,"Suara Safa terlihat menahan sedih,Safa bisa di bilang ini baru merasakan namanya jatuh cinta,tapi Malah cintanya harus hancur dengan kehamilan nya.


Alfa di balik pintu mendengar semua perkataan Safa yang terlihat hancur,setelah Safa dan Linda diam Alfa masuk,dan membawa botol air mineral.


"Ini minumlah,,"Alfa memberikanya pada Linda,Linda lalu mengambilnya dan memberikanya pada Safa setelah tutup botol di buka.


Fero datang bersama suster,suster membantu Safa untuk mencabut jarum infusnya.


Setelah selesai ke 4 nya menuju mobil Alfa,"Kamu ikutlah temani Safa sampai rumahnya,nanti kamu saya antar lagi ke tempat kerja kamu,"kata Alfa pada Linda,Linda yang melihat Safa butuh teman akhirnya mau.


Sampai di depan rumah Safa,mobil berhenti,"Kamu jangan bilang dulu ke orang tuamu masalah ini,Saya nanti malam akan datang bersama orang tuaku,"kata Alfa pada Safa, Safa hanya mengangguk pelan.


Linda menemani Safa masuk kerumah,karena takut mamah lihat mobil Alfa,Linda di kasih uang untuk naik taxsi oleh Alfa.

__ADS_1


Setelah itu mobil pun pergi meninggalkan rumah Safa,"Fer,,kita ke rumah,Saya mau bicara dengan orang tuaku,"Fero hanya menurut.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2