
Sasi melihat semua keluarganya yang sedang menunggu jawaban Sasi untuk Muntaz.
Sasi juga melihat Muntaz yang menatapnya dengan penuh harap.
"Sasi akan kasih jawaban untuk Muntaz besok malam saja,saat ini kita rayakan dulu hari ulang tahun pernikahan mamah dan Papah,,"Semua pun mengerti,Sasi tidak boleh terburu buru dan juga mereka harus bicara berdua agar lebih enak.
Semua lanjut makan dan sambil mengobrol,Sasi mengenalkan satu persatu keluarganya pada Muntaz.
Muntaz bersalaman dengan Safa sodara kembar Sasi dan Muntaz pun melihat Safa memang sangat mirip dengan Sasi,untung saja model rambut dan badan Safa berbeda,jadi bisa membedakannya.
Lalu Sasi mengenalkan Alfa ke Muntaz,Muntaz juga bisa langsung tau kalau Alfa ini suami Safa,karena dari tadi sangat perhatian sama Safa.
"Nak Muntaz sudah dapat Hotel,?"tanya mamah.(Mereka mengobrol ceritanya pake bahasa Inggris yah,)
"Sudah Tante,,"
"Hotel mana,,?"
"Hotel Horison,,"
"Oh ,,dekat dong sama rumah,,besok main yah ke rumah Sasi,"
"Iya Tante,,"
Mamah lalu menyuruh Muntaz ikut makan,semuanya lanjut makan dan mengobrol lagi,mereka banyak bertanya tentang pekerjaan Muntaz .
"Sayang,,nanti kamu ikut pulang ke rumah Kan,?"tanya mamah ke Sasi.
"Iya Mah,,Sasi akan ikut pulang ke rumah,"mamah langsung merasa senang.
__ADS_1
Sekitar jam 10 malam,mereka sudah selesai,dan mulai dari Tante dan Om pulang duluan,lalu di lanjut Alka dan istrinya,Muntaz ikut Alka dan akan di antar kan ke hotel lagi.
Sekarang tinggal keluarga Sasi,Laki laki duduk depan sedang cewek cewek duduk di bangku tengah,Papah dan Alfa hanya jadi pendengar saat para cewek di belakang terus saja mengobrol.
"Tau ngga Dek,mamah kemarin Samapi nangis saat kamu ngga ada kabar dan susah di hubungin loh,,"
"Seriusan Mah,, Mamah Samapi nangis,,"
"Iya orang kamu dua hari ngga ada kabar,mamah telfon selalu ngga aktif,mamah kan takut kamu kenapa kenapa,,"Safa dan Sasi malah tertawa karena keduanya masih tetap berkomunikasi selama dua hari itu,tapi memang setelah itu hp Sasi selalu di matikan biar mamah ngga bisa telfon.
Mobil pun sampai rumah,semuanya lalu masuk kedalam rumah.
"Dek,,besok Muntaz ajak ke sini yah,, kita makan malam bareng,"kata Mamah.
"Iya Mah,,,"jawab Sasi,lalu semuanya masuk ke kamar masing masing.
Sasi dan Safa berjalan beriringan naik ke tangga,sedang Alfa mengikutinya dari belakang.
"Ya Tuhan kalau memang dia jodohku,lancarkan lah segala urusanku dengannya besok,,kalau memang dia bukan jodohku juga jangan buat Aku sulit untuk bicara padanya,"kata Sasi pelan.
Saat Sasi masih saja berfikir tentang Muntaz,hpnya berbunyi tanda panggilan saat di lihat dari Muntaz.
"Ya Tuhan,,orangnya telfon lagi ini,,"katanya pelan sambil masih melihat ke Hpnya.
Sasi yang tidak tega mengangkatnya,"Halo,,"
"Iya Halo,,sudah sampai rumah,,"
"Iya,,ini baru aja sampai,kamu sudah sampai Hotel,,"
__ADS_1
"Sudah,,Aku sudah 15 menitan sampai,,"
"Oh gitu,,"lalu keduanya diam karena bingung mau bicara apa,ternyata Sasi canggung gitu.
"Sasi,,"
"Muntaz,,,"mereka rupanya barengan memanggil,keduanya sama sama tersenyum tanpa mereka tau masing masing juga senyum.
"Kamu aja yang bicara duluan,,"kata Muntaz.
"Kamu aja dulu deh,,"
"Kamu aja,,kamu mau ngomong apa,,?"
"Besok di suruh mamah ke rumah buat makan malam,,"
"Oh gitu,,ya bilang mamah kamu Aku mau yah,"
"Ya nanti Aku bilang mamah,Trus kamu mau bilang apa,,?"
"Besok temani Aku keliling kota Jakarta mau ngga,,?"
"Eemm,,boleh,,"Muntaz langsung merasa senang.
"Ya udah,,besok kamu Aku jemput yah ke rumah,"
"Ngga usah,biar Aku aja yang jemput kamu ke Hotel,Aku dari rumah bawa mobil,"
"Itu lebih baik,,ya udah ini sudah malam,sampai jumpa besok yah,,semoga mimpi yang indah,"Sasi jawab iya,dan telfon mati,Sasi tersenyum tipis lalu menempelkan hpnya yang sudah mati ke dadanya.
__ADS_1
"Kenapa Aku merasa senang gini,,"kata Sasi pelan.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...