
Ijab pun di lakukan Alfa dengan lantang dan dengan satu tarikan nafas secara lancar.
"Gimana para saksi,, Sah,?,"kata Pak penghulu.
"Sah,,,"para saksi langsung menjawab.
Setelah itu semua mengucap syukur,pak penghulu menyuruh Safa cium tangan Alfa dan Alfa mencium kening Safa.
Safa diam saja karena merasa takut dan bingung,Mamah lalu mengusap lengan Safa,dan Mamah tersenyum sambil mengangguk.
Safa mengulurkan tanganya dengan pelan,Alfa yang tau Safa seperti takut menyalaminya dengan pelan,dan tangan Safa sangat dingin.
"Pak,,saya cium keningnya nanti saja,ngga papa kan,"kata Alfa yang tau pasti Safa ngga mau,dan takutnya Safa jadi makin takut padanya.
"Oh gitu ya ngga papa,kalian sepertinya masih pada malu,,kalau gitu tandatangan ini saja,"pak Penghulu memberi selembar kertas,itu sebagai tanda mereka sudah menikah secara agama.
Setelah keduanya tanda tangan,semua memberi selamat kepada Alfa dan Safa secara bergantian.
Selesai memberi selamat acara lanjut foto foto dan terakhir acar makan makan,semua menikmati makanannya kecuali Safa dan Alfa,keduanya sama sama tidak enak makan.
Karena hari ini hari Jumat,pak penghulu berserta yang lain pamit pulang setelah acara makan makan.
Papah dan om Alvin mengantarnya ke depan,setelah tamu pergi sekarang orang tua Alfa yang pamit tulang.
__ADS_1
"Safa sayang,, mamah pulang dulu yah,besok main ke rumah mamah,kita makan malam bareng ok,,"Sambil mengambil tangan Safa untuk di genggamnya.
"I,,iya Mah,,"jawab Safa sedikit gugup.
Mamah lalu memeluk Safa,"Semoga rumah tangga kamu dengan Alfa selalu di beri kebahagiaan yah,mamah sangat bahagia karena mamah sudah punya mantu dan sebentar lagi punya cucu,,"sambil tersenyum,Safa juga ikut tersenyum.
Setelah itu papah juga berpamitan,setelah orang tua Alfa pulang,tinggal Om Alvin dan Tante Key yang pamit pulang,setelah semua tamu pulang, Mamah menyuruh Safa dan Alfa untuk istirahat di kamar.
"Nak Alfa istirahat yah sama Safa,,sayang ajak suamimu ke kamar yah,,"
"Mah,,,"Safa terlihat ngga mau,dan Alfa juga melihatnya.
"Sayang,,Alfa sudah jadi suami kamu sekarang,ngga papa ajak lah ke kamar,"
Alfa sangat merasa tidak nyaman dan tidak enak,karena Safa seperti tidak mau bersamanya.
Sampai di dalam Safa duduk di kasur,Sedang Alfa duduk di sofa yang ada di kamar,keduanya masih sama sama diam.
"Kamu ngga usah takut,saya tidak akan menyakiti kamu, saya juga tidak akan memintamu untuk melayani saya ,dan saya tidak akan meminta hak saya kalau kamu belum mau menerima saya,Saya tau kita sama sama baru kenal ,tapi saya mohon buka lah hati kamu untuk saya,saya ingin pernikahan kita langgeng sampai kita tua nanti,dan membesarkan anak anak kita bersama sama,"Safa diam tapi mendengarkan semua perkataan Alfa.
"Saya mau ganti baju,apa boleh saya pakai kamar mandinya,"Safa mengangguk.
Alfa mengambil bajunya di dalam koper,setelah itu ke kamar mandi untuk ganti baju,Alfa melihat kamar mandi Safa yang sangat identik dengan kamar mandi cewek.
__ADS_1
Safa di kamar terus berfikir tentang perkataan Alfa,"Ya Tuhan kalau memang dia jodoh Safa tolong hilangkan rasa takut Safa saat bersamanya,tapi kalau memang Safa ngga ada jodoh dengannya,tolong berilah jalan yang baik kalau mau berpisah dengannya,"kata Safa dalam hatinya.
Alfa keluar dari kamar mandi dan sudah pakai baju rumahan,Safa terus menunduk dan tidak berani menatap Alfa.
"Kamu ngga mau ganti baju,?"Safa tetap diam.
"Gantilah bajunya,pasti ngga nyaman kan,"Safa tidak menjawab tapi berjalan menuju lemari,lalu mengambil baju untuk ganti ,setelah itu masuk ke kamar mandi.
Alfa masih duduk di sofa,Alfa belum berani tiduran di kasur karena takut Safa ngga mengizinkannya.
Safa sudah selesai bersih bersih dan ganti baju,sebelum keluar dari kamar mandi Safa memakai kacamatanya lagi.
Safa membuka pintu dengan pelan,lalu keluar dari kamar mandi dan kembali ke kasur,Safa melihat Alfa sekilas,dan Alfa sedang tidur dengan tangan sidakepkan ke dada,sambil kepalanya di sandarkan di sandaran sofa.
Safa ingin bilang untuk pindah ke kasur tapi Safa ngga enak,dan malu untuk bilangnya, akhirnya Safa pun tidur di kasur.
Sebelum memejamkan matanya Safa berkata,"Tidurlah di kasur,di sofa pasti ngga nyaman,"dengan pelan Safa berkata.
Alfa yang memang belum tidur,dan baru memejamkan matanya mendengar dan membuka matanya.
Tapi Safa langsung memejamkan matanya karena malu,Alfa memang merasa ngga nyaman tapi Alfa tidak langsung pindah ke kasur,menunggu Safa pulas tidurnya.
Setelah menunggu 15 menitan Alfa dengan pelan naik ke kasur dan tidur di sebelah Safa,sebelum Alfa memejamkan mata,Alfa menatap wajah Safa yang sedang tidur dengan pulas.
__ADS_1
"Cantik,,,,"
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...