
Muntaz sengaja menjemput Sasi ke kantornya tanpa Sasi tau,dan Muntaz terus menunggu dan melihat ke arah loby.
Saat karyawan satu persatu keluar,Muntaz keluar dari mobilnya,lalu berdiri dekat mobil,sambil matanya terus melihat ke orang yang keluar.
Tidak lama Muntaz melihat Sasi keluar dengan Om Nya,,Muntaz tersenyum melihat Sasi yang sudah keluar.
"Sasi,,,"Muntaz memangil Sasi,dan Sasi bersama Om nya menengok ke suara yang memanggil Sasi.
"Dia Siapa Si,,?"tanya Om.
"Itu teman Sasi Om,,"
Muntaz mendekati Sasi dan Om nya,"Sore,,"
"Sore,,,kamu kok ada di sini,?"
"Iya,,Aku ingin menjemputmu dan mengantarkan kamu pulang,,"
"Oh,,gitu,,oh iya kenalkan ini Om nya Aku,,"
"Sore Om,,kenalkan saya Muntaz teman Sasi,"
"Sore,,jadi kamu mau jemput Sasi dan mengantarnya pulang atau mau ke mana dulu,?"
__ADS_1
"Iya Om saya mau jemput Sasi dan mengantarnya pulang,tapi kalau Sasi mau saya ajak makan malam,saya mengantarnya sedikit malam Om ,"
"Sasi,,kamu mau di antar pulang Muntaz apa mau ikut sama Om aja pulangnya,?"Sasi diam sambil berfikir,Muntaz terus menatap Sasi dan sangat berharap mau.
"Muntaz maaf yah,Aku pulang ikut Om Aja,,lain kali kalau mau jemput Aku kamu telfon dulu,jangan kaya gini,soalnya Aku sudah ada janji mau pergi sama orang,,"Muntaz terlihat kecewa tapi mau gimana lagi.
"Iya ,,lain kali Aku akan menelfon mu dulu,ini tadi Aku sekalian lewat jadi ngga telfon kamu,Ya udah Aku langsung pulang aja kalau gitu,,Om saya pamit pulang dulu,,"
"Oh iya,,maafkan Sasi yah,,"
"Iya Om ngga papa,Sasi ngga salah kok,Sasi Aku pulang duluan yah,"Sasi jawab iya.
Muntaz lalu naik mobil dan membawa mobilnya keluar dari kantor tempat Sasi bekerja.
"Kasihan sekali dia Si,,kenapa kamu menolak ajakannya,,"
"Emang bener kamu ada janji sama orang,?"
"Ngga,,Sasi ngga ada janji sama orang,alasan aja itumah,,"
"Oh,,tapi dia tampan juga loh,orang mana memangnya itu siapa namanya,,?"
"Muntaz om namanya,,dia orang Turki,,"
__ADS_1
"Iya Muntaz,,wah pantas tinggi , bewokan dan tampan lagi,,bisa untuk perbaiki keturunan itu"
"Apa sih om,,Sasi belum mikir ke situ,"Om lalu mengangguk dan diam,Om tau pasti Sasi sekarang lebih hati hati lagi dalam mencari calon suami.
Di lain tempat,Safa dan Alfa sedang menikmati olah raga sore,Alfa sedang menggerakan pinggangnya naik turun di atas badan Safa.
Alfa sedang merasakan nikmat karena miliknya seperti di pijat dan di jepit oleh inti tubuh Safa .
"Sayanggg,,,oohh,,nikmatnya,,"sambil gerakan Alfa sedikit cepat.
"Eeemmm,,,Mass,,oohh,,oohh,,"
Keduanya saling bersautan mengeluarkan suara kenikmatan,mulut Alfa sesekali memainkan Boba di dada Safa.
Alfa lalu mengubah posisi,Alfa menyuruh Safa yang di atas,Safa dengan pelan memasukan Adik Alfa ke dalam inti tubuhnya,Safa merem melek saat dengan pelan adik Alfa masuk.
"Oohhh,,,,"Alfa merasakan enak.
Setelah posisinya enak,Safa menggerakan pinggangnya maju mundur,dan di bantu tangan Alfa.
Untuk berapa menit Safa sudah merasakan miliknya ingin keluar,dan benar baru bilang Safa sudah teriak,sambil tanganya mencengkram kedua lengan Alfa.
"Maasssss,,,,aaahhhhggggg,,,,"
__ADS_1
Safa pun merasa pelepasan sampai dua kali,Safa ambruk di atas badan Alfa dengan nafas ngos ngosan.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...