Tidak Mau Di Langkahi

Tidak Mau Di Langkahi
Lebay


__ADS_3

Sasi dan Alfa sudah sampai di Mal,keduanya langsung turun dari mobil setelah mobil terparkir,Sasi menggandeng tangan Alfa dan keduanya masuk ke dalam Mal.


"Mas,,kita ke bioskopnya langsung yuk,kita nunggu di sana sambil kita pilih mau nonton film apa,,"


"Iya,, terserah kamu aja,,"


Keduanya ke atas menuju bioskop,Safa dan Tama baru Sampai ,"Sinih Aku bantu,,"Tama membantu Safa melepaskan helem di kepala Safa.


"Sudah yuk,,"


"Tunggu Mas,,Aku rapikan rambut ku dulu,"Tama lalu menunggu Safa merapikan rambutnya dengan tangan,karena rambut Safa memang sedikit berantakan karena kena angin.


Setelah rapi Safa dan Tama berjalan masuk,Safa mengambil hpnya di dalam tas untuk menelfon Sasi.


Tapi Sasi sudah mengirim pesan padanya kalau sudah menunggu di bioskop.


"Mereka sudah di atas Mas,,ayo kita langsung aja,,"


"Iya Ayo,,,"


Sampai di bioskop mereka bertemu,Sasi langaung bilang mau nonton film horor,"Kaka ngga mau nonton itu ,,takut,,"


"Tapi Sasi udah beli tiketnya kak,,sayang dong,,"


Tama dan Alfa duduk sambil melihat Kaka adik yang sedang debat.


Tama dan Alfa tidak mengobrol ,mereka hanya saling diam saja,rupanya Tama tidak suka dengan Alfa karena dulu telah mencelakainya Samapi pingsan.


Alfa pun yang memang tidak suka dengan Tama,malas untuk bicara,rupanya Alfa sedikit cemburu.


Akhirnya mereka masuk semuanya dan menonton film horor.


Safa dan Sasi duduk bersebelahan,lalu pasangan mereka duduk di samping mereka.

__ADS_1


Film pun di putar,awal awal masih belum takut,tapi di pertengahan penonton di dalam gedung sudah mulai berteriak karena takut dan kaget.


Sasi tadi yang mengajak nonton film horor malah dia yang terus ketakutan,Sasi sampai menutupi wajahnya dan memeluk Alfa.


Sedang Safa kaget dan takut juga ,tapi tidak seperti Sasi yang sampai memeluki Alfa,Safa hanya menutup dengan kedua tanganya saja.


Di kegelapan mata Alfa terus saja menatap Safa,sampai Safa merasa ada yang sedang memperhatikannya,Safa menengok dan benar saja,Alfa sedang menatapnya.


Di keadaan gelap hanya cahaya dari layar film,mata keduanya saling tatap untuk berapa detik,Safa langsung melihat ke layar lagi.


"Kenapa sih dia selalu menatapku seperti itu,,bikin aku takut dengan tatapannya,,"kata Safa dalam hatinya.


"Kenapa Aku seakan tidak rela kamu bersama dia,,Aku selalu terbayang wajah dan tubuhmu sekarang sekarang ini,ada apa denganku Pun Aku tidak tau,padahal Aku tau kamu calon Kaka ipar dan kamu juga akan menikah,tapi Aku seakan tidak ikhlas menerima itu semua,"kata Alfa dalam hatinya ,dan matanya menatap ke layar Film dengan tatapan kosong.


Film akhirnya selesai,dan mereka keluar,Sasi langsung mengajak untuk makan bersama.


Sampai di restoran yang sudah di pilih semua masuk,Safa dan Tama pesan nasi goreng dan mi goreng seafood,sedang Sasi dengan Alfa makan beef Teriyaki.


Saat Tama pergi,Sasi bilang ke Alfa kalau mau beli minuman kekinian di depan restoran tempat mereka makan.


"Kaka mau nitip ngga,,"


"Boleh ,satu yah,,jangan lama lama,,"


"Iya,,,"Sasi pun pergi.


Tinggal ada Alfa dan Safa,Alfa menatap Safa sambil tanganya bersidakep di dada.


"Aku ngga suka kamu menatapku,,tatapan kamu menjijikan,,"Safa cukup berani bicara membuat Alfa tersenyum,ternyata pedas juga ucapannya pikir Alfa.


"Ini mata Ku,,terserah Aku mau menatap siapa,,"


"Iya Aku tau itu matamu,,tapi Aku yang di tatap matamu itu tidak suka,,tolong jangan selalu menatapku dengan tatapan aneh mu itu,,Kita tidak punya urusan,dan kita juga harus jaga perasaan orang terdekat kita,belum puas kah kamu menyakitiku,,kamu sudah menghancurkan masadepan ku,jadi tolong jangan ganggu hidupku lagi,,Aku juga ingin bahagia,,"

__ADS_1


Saat Alfa mau bicara Alfa melihat Tama yang sedang berjalan ke arah meja,jadi Alfa tidak jadi bicara.


"Sasi mana ,,,?"tanya Tama karena Tama ngga suka kalau Safa hanya berdua dengan Alfa,Tama rupanya tau kalau Alfa sering mencuri pandang ke arah Safa.


"Tuh,,"Safa Menujuk Sasi yang sedang berjalan ke arah meja dengan membawa dua gelas minuman.


"Ini punya Kaka,,rasa coklat,,"


"Makasih,,"Safa langsung mengambil dari tangan Sasi.


Safa meminumnya,,"Mas ini enak cobalah,,"Safa ternyata sengaja melakukanya agar Alfa tau kalau Safa bahagia bersama Tama.


"Gimana enak kan,,,?"


"Iya Enak,,,"jawab Tama,lalu Safa mengusap bibir Tama yang terkena coklat dengan jari tanganya.


Makanan pun datang mereka makan bersama,"Mas,,mi goreng ku enak loh,,cobain nih Aaaa,,,"Tama langsung buka mulutnya saat Safa menyuapi Tama.


"Iya Enak,,kamu mau coba nasi gorengku ngga,,nih coba lah,,"Safa lalu mencobanya.


Alfa melihat itu terlihat kesal,"Dasar lebay,,,"kata Alfa dengan pelan tapi semua mendengarnya.


Safa dan Tama malah tersenyum mengejek,Sasi melihat ke Alfa ,"Mas mau kaya mereka,"Alfa langsung bangun.


"Ayo kita pulang,,Saya sudah ngga berselera,"Alfa berjalan ke arah pintu,dan Sasi langsung mengejarnya.


"Mas tunggu,,,kak Sasi pulang dulu yah,,"Safa jawab Iya.


"Itu orang aneh banget sih Yang,,Mas makin ngga suka,arogan dan sombong,,"


"Biarin aja sih Mas,,ngga usah pedulikan,,kita lanjut makan yuk,,"


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2