
Jam 10 pagi Papah menyuruh semuanya berangkat,mba juga di ajak karena nanti bantu untuk membagi-bagikan ke duafa yang ada di jalanan.
"Ayo semuanya berangkat,ini sudah siang,"
"Iya Pah,,"
Safa sama Sasi dan satu mba,Papah dan mamah juga sama satu mba,mobil berangkat beriringan menuju panti asuhan dulu,jam 11 siang sudah sampai lalu mamah menyuruh menurunkan dua ratus bingkisan.
"Ini ibu saya datang ke sini ingin memberikan bingkisan untuk anak anak di sini,semoga bermanfaat ya Bu,,hari ini adalah hari ulang tahun putri putri kita yang ke 23 tahun,"
"Iya pak terimakasih atas bantuannya,,dan buat putri putri bapak semoga panjang umur,sehat selalu,rezekinya selalu mengalir dan cepat dapet jodoh,"kata ibu ketua panti asuhan,dan semuanya menjawab Amin.
"Ibu ini ada sedikit rezeki dari kami,ibu terima yah,semoga bisa bermanfaat,,"
"Terimakasih ya Bu,semoga keluarga Ibu di beri kebahagiaan,,"Mamah jawab Amin.
Setelah berpamitan,Papah dan yang lain lanjut menuju tempat anak yatim piatu,di sana juga Papah dan mamah sama memberikanya.
Jam dua siang,bingkisan tinggal 100 lagi,lalu di sepanjang jalan mobil yang Papah bawa selalu berjalan pelan karena mau membagikan bingkisan, dan begitu juga Sasi, Sasi juga bawa mobilnya dengan pelan.
Jam 3 mereka sudah jalan pulang karena sudah habis,"Kak,,Sasi sudah beli baju buat kita pake nanti malam,"
"Kapan kamu beli,,?"
__ADS_1
"Kemarin saat pulang kerja,"
"Oh,,Kaka ngga mau yang terbuka yah Dek bajunya,"
"Ngga,,Sasi tau kok selera Kaka,,tapi nanti kaka di make up sama Sasi yah,"
"Ngga mau,,Kaka ngga mau menor ,"
"Ngga menor kok,lihat aja nanti,kita harus terlihat cantik nanti malam,soalnya tahun besok siapa tau kita sudah nikah ,pasti kan acaranya beda,,"
"Terserah kamu aja,tapi Kaka ngga mau lepas kacamata,"
"Iya,,siap,,"
Jam setengah 6 Mamah melihat ke kamar anaknya,ternyata Safa ada di kamar Sasi,Safa sedang di make up oleh Sasi.
"Putri putri mamah cantik cantik banget sih,kalian adalah harta mamah dan papah,tetap lah jadi kebanggakan kita,"sambil mamah memegang pipi satu satu,keduanya pun tersenyum.
Safa di make up oleh Sasi dengan natural,setelah selesai kaca mata langsung di pakainya,Safa ingin orang bisa membedakannya.
Masalah baju yang mereka pakai adalah dres hitam ,milik Sasi bagian pundak ke lengan sedikit turun,jadi memperlihatkan pundaknya yang putih mulus,sedang Gaun Safa pundak tertutup rapat.
Setelah selesai berdandan,mereka bertiga turun karena papah udah panggil .
__ADS_1
"Ya Tuhan putri putri papah kalian sangat cantik,,"Papah mendekat lalu mencium kening satu satu.
"Eemm Pah,,Safa undang teman Safa ngga papa kan,?"
"Cewek apa cowok sayang,,?"tanya papah.
"Eemm cowok Pah,"
"Pacar Kaka yah,"Sasi langsung bicara,Safa diam karena malu.
"Hore,,yes yes,,,Kak Safa udah punya pacar,"
"Adek apa sih,,orang baru Deket kok,Kaka kan penginnya nikah langsung,"
"Iya kan setidaknya Kaka sudah ada calonya,kita nanti bisa nikah bareng kak,,"Sasi terlihat senang.
"Ya udah ayo berangkat,nanti lucu kalau Om dan Tante kalian yang datang duluan ke restoran,,"
"Iya pah,,"semua masuk ke mobil,dan dua mba juga di ajak lagi.
Di lain tempat Alfa sedang bersiap,"Nanti Aku pasti bertemu dengannya,Aku harus gimana ini,"Kata hati Alfa berkata sambil terlihat bingung.
"Kenapa aku ada rasa takut yah,,ya Tuhan semoga tidak akan terjadi hal yang buruk,"
__ADS_1
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...