Tidak Mau Di Langkahi

Tidak Mau Di Langkahi
Sasi Makin Bingung


__ADS_3

Sasi bekerja tidak konsentrasi siang ini sampai sore,saat pulang kerja Papah Bimo yang nyamperin Sasi di ruangannya.


Tokkk..tokkk..


"Sayang ayo kita pulang,ini sudah sore loh,"papah sambil mengetuk meja kerja Sasi.


"Oh iya Pah,tunggu bentar Sasi rapiin meja dulu,"papah menunggu Sasi membereskan kerjaan,setelah rapi keduanya turun bersama ke bawah.


"Apa Pak Alfa bukan tipe pria idaman Sasi,?"tanya Papah, Sasi yang lagi melamun langsung menengok ke papah,saat ini keduanya sedang ada di dalam mobil.


"Pak Alfa kelihatan baik dan tanggung jawab sih Pah,dia mengatakan ingin ta'aruf dengan Sasi itu juga berarti dia laki laki baik ,dia tidak ingin pacaran dan langsung ingin menikah,berarti dia kan pasti sudah siap lahir batin,wanita mana sih Pah yang mau menolak laki laki seperti pak Alfa ,Sasi mau kok Pah menjalankan ta'aruf dengan pak Alfa,tapi yang jadi pikiran Sasi gimana dengan kak Safa,kak Safa tidak ingin di langkahhi,"Papah juga langsung diam.


Memang papah juga sudah tau kalau Safa ngga mau di langkah hi,papah jadi tau kenapa Sasi minta Waktu berfikir.


"Nanti kita bicarakan di rumah yah,sama Safa dan mamah,"


"Iya Pah,,"


Mobil pun sampai di rumah,Mamah sudah tau tentang Alfa yang mau ta'aruf dengan Sasi,rupanya Papah yang sudah kasih tau.


"Sore mah,,"Sasi Sambil cium tangan pada mamahnya.


"Sore sayang,"Sasi langsung masuk dan duduk di sofa.

__ADS_1


Papah lalu mencium kening mamah setelah itu masuk bersama setelah mamah cium tangan papah.


"Kaka belum pulang Mah,,?"tanya Sasi.


"Belum,,tumben ini belum pulang biasanya sudah loh,"


Tidak lama ada suara motor datang,Sasi yang kepo langsung lihat dari jendela,ternyata Safa sudah pulang dan di antar sama Tama teman kerjanya.


"Mah,,Pah,,Kaka di antar pulang sama cowok,"keduanya langsung seperti ngga percaya,karena ini pertama kalinya Dafa pulang di antar laki laki.


"Masa sih,beneran,?"


"Bener mah,,kalau mamah ngga percaya lihat aja,"


"Makasih yah dah nganterin Aku pulang,mau masuk dulu ngga,?"tanya Safa pada Tama.


"Makasih lain waktu aja yah,"


"Baiklah,hati hati di jalan,,"Tama bilang iya dan langsung pergi.


Safa masuk ke rumah dan melihat semuanya sedang duduk di sofa dengan mata yang melihat ke dirinya.


"Ada apa,,kok lihatin gitu,?"

__ADS_1


"Tadi Kaka di antar cowoknya yah,,kok ngga di ajak masuk buat kenalin ke kita,"tanya Sasi.


"Itu Tama teman kerja Kaka,,"Safa langsung aja duduk.


"Temen apa Demen nih,,"


"Apa sih Dek,,temen seriusan,,"


"Kalau Kaka sudah punya pacar kenalkan ke kita,ngga usah malu atau gimana,asal Kaka suka dan bahagia pasti kita akan dukung,"kata Papah.


"Kaka kan ngga mau pacaran Pah,Kaka ingin nya yang langsung nikah,kita pacaran nya setelah menikah aja,"


"Bagus itu Papah setuju,,"Safa tersenyum senyum saat Papah setuju dengan keinginannya.


"Kak,,tapi Adek sudah ada yang ingin mengajaknya ta'aruf,menurut Kaka gimana,"mamah yang bicara,Safa langsung melihat Sasi.


"Dek kamu kan belum lama baru putus,masa iya sudah dapat ganti,dan ini langsung ngajak ta'aruf lagi,kamu harus benar benar di pikirkan dulu jangan langsung mau,,"


"Iya,Adek juga tau ngga langsung mau,"jawab Sasi.


"Ingat ya Dek,walau kamu sudah ta'aruf dan kamu menerimanya,tetap kamu kalau menikah harus tunggu Kaka nikah dulu,Kaka ngga mau di langkahi,"Sasi melihat ke papah dan Mamahnya,karena Sasi bingung harus gimana.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2