Tidak Mau Di Langkahi

Tidak Mau Di Langkahi
Potong Kue


__ADS_3

"Malam,,,"Semuanya menjawab,Sasi langsung bangun dari duduknya ,sambil tersenyum mendekat ke Alfa.


Alfa juga tersenyum ke Sasi,Alfa bersalaman dengan Mamah,Papah, Om dan Tante,Tama melihat ke Alfa ,Tama ingat Safa bilang untuk tidak membahas masalah kejadian pemukulan itu karena saat ini ada keluarganya yang sedang kumpul.


Jadi Tama malam ini akan diam,tapi lain kali dalam pikiran Tama akan buat perhitungan dengan nya.


Alfa mengulurkan tanganya ke Tama,dan Tama menyalaminya agar keluarga Safa tidak curiga.


"Mas Tama ini kenalkan Mas Alfa,dia calon suami Sasi,"Kata Sasi dan Tama mengangguk sambil tersenyum tipis,Alfa juga tersenyum tipis.


Alfa lanjut ke Safa,sebenarnya Alfa sudah tau kalau Safa bakalan ngga mau,tapi Alfa mencoba dan mengulurkan tanganya pada Safa.


Safa kepalanya menunduk dan melihat hp,Safa masih pura pura sibuk,"Kak,,kak Safa,,ini di ajak salaman ,"kata Sasi.


Safa mendongak sekilas tapi ke tangan yang ada di depan nya saja,tanpa melihat mukanya ,Safa lainya mengarahkan tanganya untuk bersalaman,tapi tidak menempel.


Alfa dan Sasi lalu duduk,duduk mereka saling berhadapan,jadi mamah dan papah berhadapan dengan om Tante,sedang Safa dan Tama berhadapan dengan Alfa Sasi.


Papah lalu membuka acara ,dan mendoakan untuk kedua putrinya ,setelah itu baru lah makan malam bersama.


Mereka makan sambil mengobrol,Papah,Om dan Alfa nyambung ngobrolnya karena masalah kerjaan,sedang Tama di situ malah diam karena ngga nyambung,Safa dari tadi makan nya ngga berselera dan terus aja menunduk.


Membuat Tama curiga ada apa dengan Safa,"Kenapa makanya cuman di aduk aduk,,?"tanya Tama ke Safa.


"Aku ngga enak makan,"menengok ke Tama.


"Kamu sakit,,"Safa menggeleng.


"Harus makan biar ngga sakit,"Safa hanya mengangguk.


"Kamu kelihatan kurusan ,jangan diet diettan yah ,kekurusan ngga bagus,"

__ADS_1


"Ngga ah,kayanya badan ku segini aja,"


"Yang lihat perubahan tuh orang,kita mana bisa lihat,,udah makan lagi,"


Walau Tama ngomongnya pelan,tapi mamah bisa dengar,mamah tersenyum senang karena Tama perhatian pada Safa,dan Alfa juga sesekali melirik ke Safa ,itu lah kenapa Safa ngga enak makan,karena Alfa suka melirik kearahnya.


Selesai makan mereka berfoto bersama,Satu keluarga dulu berfoto,lalu di tambah Om dan Tante,dan Alfa juga Tama ikut Foto.


Mamah menyuruh Safa dan Sasi foto bersama, Safa terlihat senyumnya di paksa,tapi tetap terlihat jelas di kamera.


Terakhir foto mereka bersama pasangannya,tapi posisi berempat,Safa dan Sasi di tengah,sedang laki lakinya di pinggir.


Selesai berfoto, lanjut potong kue dan tiup lilin,Safa dan Sasi kasih potongan pertama ke mamah dan papah,keduanya saling menyuapi,lalu lanjut ke Om dan Tante juga di suapi kue oleh Safa dan Sasi.


Sekarang tinggal ke pasangan mereka masing masing, Sasi yang terlihat bahagia,sedang Safa walau bahagia tapi ada rasa takut saat melihat Alfa.


Om dan Tante pulang duluan, Mamah dan papah mengantar ke depan, setelah itu Tama juga mau pulang tapi kasih kado dulu ke Safa.


"Iya Mas makasih,,pasti Aku suka,,boleh di buka ngga,"Safa sedikit meledek,kirain Safa ngga ada yang perhatikan,ternyata di ruangan itu ada Alfa,kirain Safa Alfa ikut Sasi ke toilet.


"Jangan,,nanti aja kalau di rumah yah,,"sambil Tama menyelipkan rambut Safa ke telinga.


"Baiklah,,makasih ya Mas,,"masih sambil senyum.


Mata Alfa terus menatap ke Safa tanpa berkedip,wanita yang dari tadi hanya diam dan sama sekali tidak mau melihat wajahnya,sekarang sedang tersenyum bahagia di depanya.


Safa tiba tiba menengok dan Safa melihat Alfa yang sedang menatap ke arahnya,Safa langsung menghadap Tama dengan rasa takut,Tama melihat Safa ketakutan langsung menatap ke Alfa,Tama mau bicara tapi Safa mencengkram lengan nya dan Safa menggeleng kan kepalanya, untung Sasi masuk jadi Tama tetap duduk.


Dalam hati Tama makin penasaran ,kenapa Safa bisa sangat takut sama Alfa.


Saat Mamah dan Papah datang,Tama langsung pamitan,karena sudah malam,Safa mengantar Tama sampai parkiran.

__ADS_1


Tama mau bertanya tapi di urungkan karena masih ada waktu besok di tempat kerja.


"Mas pulang yah,selamat berlibur besok,"


"Iya mas,hati hati di jalan yah, Mas juga selamat berlibur,"sambil tersenyum.


Tama memakai helmnya,lalu naik ke motor,Tama mengulurkan tanganya ke Safa,Safa menyalaminya dan menciumnya, keduanya tersenyum.


Tama pergi meninggalkan parkiran Restoran setelah Safa masuk dulu.


Di dalam ternyata Sasi sedang buka kado dari Alfa,"Wah kalung berlian,,bagus banget Mas,,makasih ya Mas,"Safa hanya diam dan tidak komentar saat Sasi kegirangan lihat kado yang di berikan Alfa pada nya.


"Mah,,Safa ngantuk,,ayo pulang,,"


"Tunggu dulu bentar lagi yah,,"


"Iya,,ini kita lagi bicara tentang besok,besok kita mau jalan jalan ke batu malang,dua hari Kaka mau ikut kan,,?"


"Kita sekeluarga Pah,,?"


"Iya,,kita naik mobil kaya Turing gitu,"


"Iya Pah,,Safa mau ikut,,"


Tanpa Safa tau ternyata ide itu dari Alfa,dan Alfa akan ikut liburan.


Semuanya pun pulang,Alfa masuk ke mobilnya setelah mobil Papah jalan duluan.


Di dalam mobil Alfa memegang kotak kado yang buat Safa,Alfa belum memberikanya karena belum ada waktu yang tepat.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2