Tidak Mau Di Langkahi

Tidak Mau Di Langkahi
Menagih Janji


__ADS_3

Muntaz baru saja selesai makan di restoran bersama teman temanya sesama Dokter,saat mau pulang dan berjalan keluar ,Muntaz melihat Wanita yang kemarin di antarnya pulang.


Mata Muntaz terus menatapnya karena wanita itu sedang menggandeng tangan laki laki.


"Apa dia kekasihnya yah,,"kata Muntaz dalam hatinya berkata sambil terus berjalan,sedang si wanita langsung menunduk kan kepala saat mata mereka tadi bertemu.


Sampai di parkiran,Muntaz tidak langsung pulang,sedang teman temanya sudah pada masuk mobil.


"Duluan Yah,,,"kata teman teman Muntaz sambil melambai kan tanganya,Muntaz hanya menjawab iya.


Muntaz diam dan duduk di bangku kemudi dengan kaca yang di bukanya.


"Aku baru saja suka sama Cewek setelah sekian lama ngga punya pacar,malah langsung patah hati gini,,"Muntaz bicara sendiri.


"Padahal ini kesempatan ku untuk dapetin no telfonya,,apa Aku tungguin yah,,kan ada istilah selama dia belum resmi menjadi istri,Aku masih bisa memperjuangkan nya,,"


Muntaz masih diam dan terus berfikir mau gimana,antara pulang atau menunggunya di parkiran.


"Dia benar benar cantik malam ini,sangat berbeda ,sepertinya dia datang di acara pesta yang ada di dalam Restoran,,"


Sedang Sasi di dalam bersama Devan langsung menuju belakang Restoran yang sudah di sulap dengan indahnya.


"Selamat ulang taun ya Bro,,doa terbaik deh buat kamu,,"Adit langsung berpelukan dengan temanya.

__ADS_1


"Iya Dit,,terimakasih,,"


Sasi juga memberi selamat pada teman Adit yang berulang tahun,setelah itu keduanya di suruh duduk dan menikmati acaranya ,karena ada penyanyi juga yang menemani mereka untuk menikmati hidangan dan bersantai.


Acaranya sangat mewah dan banyak yang datang juga,karena Sasi ngga ada yang kenal cuman beberapa orang saja,jadi Sasi hanya duduk saja sambil melihat ke penyanyi,sedang Devan asik mengobrol dengan teman temanya.


"Dev,,, Aku mau ke toilet dulu yah,,"


"Iya,,hati hati,,"Sasi hanya menjawab iya.


Karena Acaranya di belakang restoran,toilet jadi ada di dalam Restoran.


Sasi sudah selesai pipis,lalu Sasi keluar dari toilet,Sasi langsung kaget saat melihat ada laki laki yang tadi di lihatnya saat mau masuk Restoran ada di depan toilet wanita.


Muntaz mengikutinya,lalu Sasi yang merasa di ikuti berhenti berjalan.


"Kenapa Anda mengikuti Saya,,?"


"Ya karena Saya mau menagih janji pada kamu,"


"Menagih janji,maksudnya apa yah,,?"


"Kamu lupa yah,waktu kemarin saya antar kamu pulang,saya minta no telfon kamu,kamu bilangnya akan kasih no Telfonnya kalau kita bertemu lagi,sekarang kita kan sudah bertemu lagi,jadi saya ingin meminta janji kamu itu,"Sasi lalu ingat,dan membuang nafas kasar karena telah menyesal telah berkata seperti itu.

__ADS_1


"Baiklah,, Saya akan tepati janji ,mana hp Anda,,"Muntaz langsung memberikanya.


Sasi mengambilnya lalu menulis no hpnya di hp Muntaz,setelah selesai Sasi memberikanya lagi pada Muntaz.


"Saya permisi dulu,,"Kata Sasi sambil berjalan.


Muntaz melihat Sasi yang pergi langsung memangilnya lagi.


"Tunggu sebentar,,"Sasi dengar tapi tidak mau menengok,karena akan makin lama lagi nanti kalau meladeninya.


Tapi Muntaz mengejarnya,"Tunggu bentar, Saya ingin bertanya satu hal ,,"Muntaz menghadang jalan Sasi.


"Ada apa lagi,,?"


"Apa yang tadi datang bersamamu itu kekasihmu,,"Sasi sedikit kaget dengan pertanyaan Muntaz dan Sasi tidak langsung menjawab.


"Menurut Anda dia siapa Saya,,?"Sasi justru membalikan pertanyaan,membuat Muntaz makin penasaran.


Sasi tersenyum melihat Muntaz yang terlihat bingung,Sasi langsung pergi saat muntaz masih diam.


"Aku tidak peduli dia kekasih kamu atau bukan,tapi yang jelas Aku akan pastikan kalau kamu akan jadi kekasih dan teman hidup ku,,"kata Muntaz pelan sambil melihat Sasi berjalan menjauh.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih..

__ADS_1


__ADS_2