Tidak Mau Di Langkahi

Tidak Mau Di Langkahi
Muntaz Memohon


__ADS_3

Pagi hari Sasi izin ke mamah papahnya kalau hari ini mau jalan sama Muntaz,Papah dan Mamah ngizinin.


Semua sedang sarapan bersama,ada Alfa dan Safa juga.


"Mah,,Kaka juga mau pergi yah,Safa mau di ajak jalan sama Mamah nya mas Alfa,,"


"Yah mamah di tinggal sendirian deh ,"


"Mamah mau ikut Kaka,,"


"Kan mamah mau bantu mba masak,nanti malam Muntaz mau makan malam kan di rumah,"


"Oh iya,,Kaka lupa,,"


"Kaka juga pulang jangan kesorean ,dan ngga boleh capek capek,,"


"Siap Mah,,"


Safa dan Alfa sudah pergi duluan, lanjut Papah yang berangkat,Sasi karena perginya mau jam 10 jadi masih santai dan duduk di sofa sambil lihat Mamah dan Mba yang sedang menulis menu apa aja yang mau di masak.


"Dek,,Muntaz kan orang Turki Trus mamah masak apa dong buat Muntaz ,takutnya nanti Mamah udah masak eh Muntaz ngga doyan lagi,,"Mamah tanya ke Sasi.


"Iya ya Mah,,masak apa yah,,"


"Coba lihat hp deh,kita cari menu buat masakan orang Turki yang gampang,"Sasi mencari nya di hp,tapi ternyata semuanya sudah.


"Mah,,susah semuanya.deh,mamah sama mba kira kira bisa ngga bikin kebab itu yang gampang,"tapi saat di lihat video nya mamah sama mba sama sama kompak bilang sudah dan ngga bisa.


"Ya udah mah masak ikan bakar saja sama sambel,apa rendang daging ,apa daging semur,,"


"Iya deh,,mamah juga ngga mau ribed,takutnya mamah masakin tapi malah ngga enak nanti Muntaz malah ngga makan,"


"Iya mah benar,"


Akhirnya mamah dan Mba mau masak masakan Indonesia saja,sekitar jam 9 Sasi pergi mandi karena mau siap siap.

__ADS_1


Muntaz di hotel juga sudah tidak sabar untuk pergi bersama Sasi,Muntaz sudah siap dan sedang menunggu Sasi datang.


Sekitar jam 10 kurang 15 menit Sasi menelfon Muntaz.


"Halo,,"


"Halo,,Aku sudah di depan loby nih,,"


"Oh iya,,Aku turun sekarang,,"telfon mati dan Muntaz dengan cepat langsung turun.


Sampai di bawah Muntaz mencari mobil Sasi,dan Sasi menekan Klakson agar Muntaz tau mobilnya.


"Pagi,,"Kata Muntaz saat masuk mobil.


"Pagi,,"jawab nya sambil senyum.


"Kita mau ke mana dulu nih,?"tanya Sasi sambil menjalankan mobilnya.


"Aku ngga tau mau kemana,Aku ngikut kamu aja,"


"Loh semalam bilangnya pengin muter muter Jakarta,"


"Ya Tuhan,,sampai segitunya,,"


"Iya,,soalnya Aku kangen sama kamu,,"Sasi dalam hatinya tersenyum senang.


"Pasti bohong tuh,,"


"Serius,,Aku kangen sama kamu,,"Sasi akhirnya tersenyum dan membuat Muntaz makin terpukau.


"Kita ke Mal aja yuk,biar adem,,sekarang kan cuaca lagi panas banget,"


"Boleh,,ayo,,"


Sekitar 20 menitan mobil Sasi sudah masuk Mal,keduanya turun dari mobil dan berjalan masuk ke Mal.

__ADS_1


"Kita cari Cafe aja yah,biar buat ngobrol enak,"


"Iya,,"jawab Sasi.


Lalu Sasi mengajak Muntaz ke cafe yang enak buat mengobrol,keduanya duduk dan memesan makanan dulu.


Muntaz memesan kopi hitam sedang Sasi pesan es kopi,untuk cemilan Sasi juga memesan nya.


"Kamu kapan mau balik ke Singapura nya,,?"tanya Sasi ke Muntaz.


"Aku ngga tau kapan baliknya,Aku menunggu wanita yang Aku cintai menerima cintaku dulu,"


"Oh gitu,,Trus kalau cintamu di tolak gimana,?"


"Aku akan terus mengejarnya,karena Aku sudah merasa jatuh hati teramat dalam ke wanita itu,,"


"Oh,,emang apa yang sepesial nya dari dia sampai kamu sebegitu cintanya,"


"Dia sudah pasti cantik,enak di lihat,baik dan semuanya yang baik ada di dia,,"Sasi hanya tersenyum mendengar pujian pujian yang di katakan Muntaz,karena Sasi tau perkataan itu untuk dirinya.


"Sasi,, Aku butuh jawaban darimu,Aku mencintai kamu dan ingin serius menikah denganmu,,apa kamu mau menerima cintaku dan menikah denganku,,"Tangan Muntaz mengambil tangan Sasi dan Muntaz terlihat serius.


"Kalau Aku menerima kamu,apa kamu mau tinggal di Jakarta,?"


"Aku mau,,di mana kamu mau tinggal Aku akan ikuti,karena Aku ingin kamu yang lebih nyaman,bagiku asal ada kamu di sisiku Aku sudah merasa senang dan bahagia,"


"Apa kamu tidak sayang dengan karirmu,,"


"Aku seorang Dokter,Aku bisa melamar kerjaan di rumah sakit di daerah Jakarta kan,atau Aku buka klinik sendiri, tapi kamu mau kan nanti menemani Aku dari Nol,"Sasi tersenyum saja.


"Aku serius dengan semua ini Si,, terimalah cintaku ini ,"


"Aku menerima cinta kamu ,tapi ada satu syarat,,"


"Syaratnya apa,,,"Muntaz harap harap cemas.

__ADS_1


"Kalau kamu serius denganku ,Aku ingin menikah secepatnya,,dalam satu Minggu ini,apa kamu bisa dan sanggup,,"Muntaz cukup kaget,tapi Muntaz langsung jawab,"Iya Aku sanggup dan mau menerima syarat itu,"


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2