Tidak Mau Di Langkahi

Tidak Mau Di Langkahi
Pucat


__ADS_3

"Hai,,,"sapa Alfa ke Safa,tapi Safa tidak membalas sapaannya ,Safa langsung menghadap ke tukang rujaknya lagi.


Linda yang baru melihat Alfa langsung berbisik,"Dia siapa,,ganteng banget,,keren lagi,,?"


"Berisik,,"kata Safa tidak mau kasih tau siapa Alfa,Alfa yang dengar tersenyum tipis.


"Pak,,satu porsinya berapa,,?"


"15 rb Mas,,"


"Oh ,,ini punya mba nya biar saya yang bayar ya Pak,"


"Ngga usah,saya bayar sendiri,saya juga punya uang,"kata Safa dengan juteknya.


"Wah Mba kalau saya mau aja,kita ngga minta ini,,mas nya yang pengin bayarin sendiri,"


"Iya Fa,,kan lumayan uang kita bisa buat beli minuman,,"


"Apaan sih,,ngga,,ini pak uang saya,,itu udah jadi kan,"


"Iya mba ini udah jadi,"


Setelah dapat Safa dan Linda langsung pergi,"Hati hati awas jatuh,,"kata Alfa tapi Safa ngga peduli.


Alfa tersenyum melihat Safa yang seperti itu,"Fa,,gila ganteng banget tuh cowok,,"Safa langsung berhenti berjalan dan menghadap Linda.


"Kamu pengin tau cowok itu siapa,,?"Linda mengangguk.


"Kamu kenal sama dia,,?"


"Dia itu tunangannya Sasi ,tunangan Adiku yang telah memperkosaku,,"Linda langsung melotot dan mulutnya terbuka karena kaget.


Safa lanjut jalan,dan Linda mengejarnya,"Ya Tuhan serius itu tunangan adikmu ,,kenapa ganteng ganteng tapi prilakunya kaya hewan yah,,Gila,,""


"Sudah jangan di bahas,Aku ngga mau ingat tentang dia lagi,kepalaku sedang pusing dan ingin makan yang seger dan pedes ,"


Keduanya berjalan ke arah tempat kerja mereka yang tidak jauh dari penjual rujak.


Alfa yang sudah mendapatkan rujak buahnya langsung ke mobil,di mobil Alfa langsung memakainya.


"Bos,,apa itu ngga asem,,"Fero yang melihat Alfa makan rujak buah,Fero yang terus nelem ludah karena merasa asem.

__ADS_1


"Ngga,,ini enak,,seger dan kepalaku ngga pusing lagi,"


"Ya Tuhan,,Bos kenapa jadi aneh sih,biasanya Bos ngga pernah makan kaya gituan loh,"


"Mungkin karena kepalaku pusing ,jadi makan ginian obatnya,"


"Kalau Pusing tuh harusnya minum obat Bos,"


Sampai di kantor keduanya turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam.


Esok paginya,Safa di kamarnya bangun dari tidur langsung lari ke kamar mandi karena merasa mual,Safa muntah muntah.


Begitu juga dengan Alfa,dia juga muntah muntah,dan Alfa yang lebih parah muntahnya,karena perutnya terasa mual terus.


"Mah,,mamahh,,,tolongin Alfa Mah,,"Alfa keluar dari kamarnya dan langsung teriak memangil mamahnya.


Mamah yang sedang duduk santai,langsung bangun dari duduknya saat dengar teriakan Alfa.


"Sayang,,kamu kenapa lagi,,"


"Mah,,tolongin Alfa,perut Alfa mual terus dan kepalanya juga pusing,,"


"Bukanya kemarin siang sudah sembuh,,Mamah kerikin coba yah pakai balsem,,"


Tapi di ketik kin ngga merah,dan Alfa juga kesakitan.


"Ngga merah kok,,kamu salah makan kali kemarin,,"


"Ngga mah,,Alfa ngga makan aneh aneh kok,"


"Ya udah jangan ke kantor dulu,kamu istirahat aja,mamah ambilkan obat yah,"Alfa jawab iya.


Safa setelah muntah langsung duduk diam dulu di atas closet,"Aku tuh kenapa sih kok sekarang malah mual ,apa Aku masuk angin yah,,tapi badanku ngga meriyang kok,"Safa bicara sendiri di kamar mandi.


"Aku bawa mandi keramas pakai air hangat coba deh,siapa tau enakan,"Safa mandi keramas agar merasa segar.


Safa turun dan langsung gabung ikut sarapan,"Mah,,ada obat sakit kepala ngga ,sama obat mual,kayanya Kaka lambungnya kumat deh,sama mual gitu,"


"Ada,,nanti mamah ambilkan,Kaka telat makan yah,?"


"Iya Mah,kemarin Kaka ngga makan siang,"

__ADS_1


"Wajah Kaka pucat,ambil cuti aja biar kaka istirahat,,"kata Papah.


"Ngga papa Pah,,nanti kalau udah minum obat juga Kaka sembuh,"


"Kak,,kenapa sayurnya ngga di makan,,sinih buat Sasi aja,,sayang tau,,"Sasi melihat Safa memisahkan sayur di makanya .


"Ini ambil lah,,Kaka lagi ngga mau sayur,Kaka maunya daging nya aja,,"Sasi lalu mengambilnya.


Selesai makan Mamah memgambil kan obat,dan Safa langsung minum.


"Mah kita berangkat dulu yah,,"Safa dan Sasi berpamitan.


"Iya,,kalian berdua jangan lupa makan siang,,"


"Siap,,"


"Kaka tuh terutama,,"


"Iya Mah,,"


Papah mencium kening mamah setelah itu semua masuk mobil dan mobil pergi meninggalkan rumah.


Di jalan Safa baru ingat akan perkataan Tama kemarin,Safa langsung bilang ke Papahnya orang tua Tama malam Minggu akan datang.


"Baiklah,,Sasi nanti bilang ke Alfa yah kalau malam Minggu besok orang tua Alfa suruh datang ke rumah,kita akan bicarakan tentang pernikahan kalian,,"


"Iya Pah,,nanti Sasi akan bilang ke Mas Alfa,"


Mobil sudah sampai di tempat kerja Safa,dan Safa langsung turun setelah cium tangan papahnya.


"Hati hati ya Kak,,"Safa jawab Iya.


Safa masuk ke tempat kerjanya sambil memegangi kepalanya,ternyata kepalanya makin berat.


"Kenapa kamu Fa,,?"tanya Linda saat melihat Safa yang baru datang langsung duduk dan memegangi kepalanya.


"Kepalaku pusing,,"


"Lagian kamu sakit kenapa kerja sih,,ya ampun wajahmu pucat lagi,udah kamu pulang aja yah,,"


"Ngga,,ngga papa,, nanti sembuh kok,,"Safa mau bangun untuk hati baju seragam,tapi baru aja satu langkah Safa jatuh dan pingsan.

__ADS_1


"Safa,,,tolong,,,"


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2