Tidak Mau Di Langkahi

Tidak Mau Di Langkahi
Safa Di Suruh Istirahat


__ADS_3

Karena Alfa terus menatapnya dan tidak juga bergerak dari kursinya,Safa lalu mendekatinya.


"Mas,,kamu kenapa kok bengong gitu,,?"saat sudah berdiri di samping Alfa yang masih berdiri.


"Sayang,,apa ini kamu ,,?"Alfa langsung mengenali dari suara Safa.


"Iya Mas ini Safa,,apa Saya jadi jelek,,?"Alfa langsung berdiri,dan mereka langsung berhadapan.


"Ngga sayang,,kamu sangat cantik,"sambil mengusap pipi Safa dengan tanganya,Safa pun tersenyum.


"Apa ini hasil dari salon tadi,,"Safa mengangguk.


"Apa Mas suka,,?"Alfa sebelum menjawab mengajak Safa duduk di sofa dulu.


"Mas Suka,,tapi kenapa kamu merubah penampilan kamu sayang,Mas akan tetap cinta dan sayang walau kamu tidak merubah penampilanmu,,"Safa diam saat Alfa bicara seperti itu.


"Maaf Mas,,Saya hanya tidak ingin Mas malu di depan karyawan dan teman Mas,karena istri Mas penampilannya tidak pantas untuk jadi istri seorang pimpinan perusahaan,"Alfa langsung paham dengan perkataan Safa.


Kemarin Alfa melihat rekaman CCTv kasus resepsionis yang bilang kalau Safa itu tidak pantas jadi istrinya tapi pantasnya jadi pembantu,pasti setiap orang di katain seperti tidak akan mau karena kenyataanya Safa bukan pembantu melainkan istri Alfa.


"Bagi Mas bagaimana pun penampilan kamu,kamu tetap wanita tercantik ,tapi kalau kamu nyaman dengan seperti ini Mas tidak akan melarang,dan Mas juga suka dengan kamu seperti ini,,"


"Jadi Mas ngga marah kalau Saya terus seperti ini,,?"


"Ngga sayang,Mas ngga akan marah,selagi kamu suka dan bahagia dengan seperti ini, Mas akan dukung,,"Sasi langsung memeluk Alfa dengan bahagia.


Alfa ikut memeluk Safa dan menciumi keningnya,sambil tangan Alfa mengusapi perut Safa yang sudah membuncit.


"Sayang,,kamu pasti lelah,istirahat Sanah di kamar,,"


"Emang ada kamar di sini Mas,,?"


"Ada,itu ruang istirahat buat Mas kalau mengantuk apa lelah,,"


Alfa lalu mengajak Safa melihat,karena pintunya seperti lemari,dan samping lemari itu kamar pintu kamar mandi.

__ADS_1


Alfa membuka pintu dengan menekan tombol,lemari iku pun terbuka lalu mundur ke belakang,Alfa mengandeng Safa masuk ke dalam.


Ada ranjang ukuran ni dua,jadi ngga kecil ngga lebar,sama lemari baju satu tapi tinggi,sedang ke kamar mandi juga ada pintunya.


"Ini pintu ke kamar mandi,,"Alfa sambil membuka pintu dan terlihat kamar mandi.


"Tapi kemarin saat Saya di kamar mandi kayanya ngga ada pintu,,"


"Ada,,di belakang kaca yang panjang,,di situ ada tombol untuk membukanya,,"Safa mengangguk,ternyata ruang kerja suaminya sangat bagus.


"Ya sudah istirahat yah,,nanti kita pulang bareng,"


"Iya Mas,,"


"Kalau lapar bilang Mas biar Mas nanti suruh OB belikan,,"Safa jawab iya lagi.


Alfa mencium kening Safa sebelum pergi keluar,setelah Alfa keluar Safa yang memang sudah merasa capek lalu tiduran.


Sambil tiduran Safa menelfon Mamahnya untuk bilang saat ini dirinya ada di kantor Alfa.


Setelah telfon Safa pun tidur,sekitar jam 3 sore Alfa ke kamar mandi untuk pipis,Alfa tidak langsung keluar tapi Alfa mau ke kamar dulu untuk melihat Safa.


Alfa lalu mendekati Safa dan menyelimutinya,Alfa pun keluar dari kamar untuk lanjut kerja.


Saat Alfa sedang bekerja,tiba tiba di pikiran Alfa terlintas paha dan kaki Safa yang di lihatnya tadi.


"Ya Tuhan,,kenapa otaku gini sih,,Alfa ayo kerja,,ini masih siang,,"Alfa bicara sendiri dan terus lanjut kerja agar otaknya tidak berfikir yang tidak tidak.


Tapi rupanya Alfa tidak bisa melawan hasratnya,"Masa bodo dengan kerjaan,,"Alfa berjalan ke arah pintu keluar.


"Fer,,saya mau istirahat,tolong jangan di ganggu,,nanti kalau ada kerjaan kamu kerjakan aja yah,"


"Baik Bos,,"jawab Fero,Alfa langsung mengunci pintu agar lebih aman.


"Bos mah bebas,,pasti mereka mau olah raga sore ini,,"kata Fero saat pintu sudah di tutup.

__ADS_1


Alfa berjalan menuju kamar istirahatnya,melihat Safa masih tidur,Alfa melepaskan dasi dan kancing kemejanya.


"Ya Tuhan,istriku sungguh cantik dan membuatku tergila gila,,,"


Alfa duduk di pinggir kasur,dengan pelan menarik selimutnya,setelah slimut tidak menutupi Safa,Alfa dengan pelan ikut tiduran dan memeluk Safa.


Alfa sudah tidak pakai baju,hanya pakai celana saja,"Mas,,,kok kamu di sini,,ngga pakai baju lagi,,"Safa terbangun karena merasakan pelukan Alfa sambil mendongak.


"Iya,,Mas ingin ikut tiduran,,"


"Emang ini sudah jam berapa,,?"


"Baru jam setengah 4,,Sayang,,Mas menginginkannya,,apa boleh,,"sambil tangan Alfa mengusap pipi.


"Tapi kalau kamu capek dan ngga mau juga ngga papa,,"


"Saya mau kok Mas,,lakukan apa yang Mas inginkan,tapi Mas hati hati yah,,kasihan Dedek,,"


"Iya Sayang,Mas akan pelan,,"


Alfa langsung saja melepaskan dress yang Safa pakai,setelah terbuka,Alfa juga membungkus dada Safa,Safa sebenarnya malu,,tapi Safa berusaha menahannya karena ini sudah kewajiban nya seorang istri.


"Sayang,,di dalam yang anteng yah,,papah mau jenguk dulu,,"sambil cium perut nya dan mengusapnya.


Alfa mulai dari mencium kening,lalu ke pipi dan di bibir,Safa pun ikut membalas ciuman Alfa di bibirnya,tangan Alfa sudah memainkan Boba milik Safa yang Bobanya cukup besar karena Boba milik Safa memang tadinya besar di tambah hamil,jadi tambah besar lagi.


Alfa sangat gemas dengan Boba Safa,Alfa melepaskan ciuman di bibir lalu pindah di Bobanya.


Di gigit dengan pelan serta di tarik sambil di sedot,membuat Safa merem melek.


"Masss,,,eeemmmm,,,""sambil mengusapi kepala Alfa.


Alfa melakukanya secara bergantian di dada Safa,tangan satunya melepaskan kain segi tiga yang masih menempel,setelah di lepas tangan Alfa memainkannya.


Ciuman Alfa turun ke inti tubuh Safa,dan di sana Alfa dengan rakusnya terus menikmati ,sampai akhirnya Safa teriak dengan kencang karena Safa rupanya pelepasan.

__ADS_1


"Masss,,,aaahhhgggg,,,,"sampai kepala Alfa keangkat ke belakang,dan kepala Alfa terjepit di kedua kaki Safa.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2