Tidak Mau Di Langkahi

Tidak Mau Di Langkahi
Ke Kantor Alfa


__ADS_3

Safa dan Alfa sudah selesai mandi,Safa masih mengeringkan rambutnya,Safa melihat banyak tanda di lehernya,makanya Safa ingin menutupi dengar rambutnya.


Safa sudah selesai,lalu mengajak Alfa turun untuk sarapan.


Keduanya sambil bergandengan turun ke bawah,dan bibir keduanya selalu tersenyum bahagia.


Sampai di meja makan,Safa mengambilkan makan buat Alfa,menu pagi ini nasi goreng.


"Sayang,,Mas nasinya tambahin dong,,"


"Iya Mas,,segini cukup apa lagi,,"


"Iya sudah cukup,, telurnya dikit aja,,"Safa menurut.


"Ini Mas,,,"


"Iya sayang,,makasih yah,,"


Mamah dan Papah datang,dan langsung duduk.


"Pagi sayang,,"


"Pagi Mah pah,,"jawab Safa dan Alfa.


"Mah Pah,nanti sore Alfa mau ajak Safa pergi boleh ngga,,?"


"Mau kemana,,?"


"Mau ke rumah Mamah,,"


"Oh,,ya boleh dong,kalian nginep juga ngga papa,Mamah sama papah kamu pasti juga kangen ke kalian,"


"Iya Mah makasih,,sayang kita nginep yah,"


"Iya Mas,,"


Mamah dan Papah saling lirik dan tersenyum,rupanya keduanya melihat tanda merah di leher Safa,dalam hati Mamah dan Papah pantas Safa rambutnya di gerai.


Keduanya ngga ada yang menegur,karena mamah papah juga pernah merasakan seperti Safa dan Alfa.


Selesai makan Alfa dan Safa balik ke kamar ,karena Alfa mau bersiap untuk pergi ke kantor.


"Sayang jam makan siang ke kantor Mas mau ngga,,?kita nanti ke Mal sekalian kita cari cincin, "sambil memakai dasi.


"Ya Mas,,Saya mau,,"

__ADS_1


"Ya udah nanti jam 11 Mas suruh supir jemput kamu yah,"Safa jawab Iya.


Alfa sudah bersiap lalu turun ke bawah lagi untuk berangkat kerja.


Safa mengantar sampai mobil,setelah Alfa mencium kening Safa,Alfa masuk mobil dan pergi ke kantor.


Papah sudah pergi,dan mamah ada di ruang tamu sedang memainkan hpnya.


"Mah,,,"sambil ikut duduk dekat Mamah.


"Apa sayang,,"


"Nanti siang Safa di suruh ke kantor Mas Alfa,boleh ngga,,?"


"Mau ngapain ke kantornya Alfa,?"


"Eemm Mas Alfa mau ajak Safa ke Mal,,"


"Sayang,,kamu boleh pergi tapi usahakan jangan kecapean,emang ke mal mau beli apa,,?"


"Mas Alfa bilang mau beli cincin ,biar orang lihat kita itu pasangan yang sudah menikah,"


"Oh gitu,,benar juga sih,,kalian harus punya cincin,ya udah Safa pergi saja,tapi ngga boleh capek capek yah,"


Safa dan Mamah lanjut mengobrol tentang Sasi yang semalam telfon Mamah,dan tidak terasa jam sudah menujukan jam 10.


"Mah,,Safa ke kamar dulu yah,,mau bersiap,soalnya Mas Alfa bilang jam 11 supir kantor akan menjemput Safa,"


"Iya sayang,,Sanah bersiap ,,"


Safa naik ke kamarnya,Safa membuka lemari untuk mencari baju yang bagus,karena akan pergi ke kantor Alfa.


Saat sedang memilih hp Safa berbunyi tanda pesan,Safa lalu melihatnya.


"Sayang,,kamu sudah siap belum,?"pesan masuk di hp Safa ternyata dari Alfa.


"Belum Mas,,ini lagi pilih baju,,"


"Oh,,ya udah kamu bersiap aja sekarang soalnya Mas sudah suruh supir jemput kamu,Mas mau ada rapat sebentar,nanti kalau sudah sampai kantor langsung aja ke atas yah keruang kerja Mas,,"


"Tapi Mas,,,"belum juga Safa selesai bicara Alfa sudah di tanya orang dan terlihat ada masalah,jadi Safa ngga berani bicara.


"Sayang udah dulu yah, Mas mau rapat,"telfon mati padahal Safa belum jawab Iya.


"Ada masalah kali yah,,kaya sibuk banget gitu,"kata Safa sambil melihat ke hpnya.

__ADS_1


Safa langsung bersiap,pakai baju dress dan rambut masih di gerai,cuman Safa menutup tanda merahnya dengan alas bedak agar tidak terlihat banget,Safa juga tidak ketinggalan dengan kaca mata nya.


Setelah siap Safa turun ke bawah,Safa menuju kamar mamahnya untuk pamitan,karena mba tadi sudah bilang kalau ada supir dari kantor Alfa.


"Mah,,Safa mau berangkat dulu yah,"


"Oh iya sayang,,emang sudah di jemput,?"


"Udah,tuh di depan,,"


"Ya udah hati hati yah,,ingat ngga boleh capek,kasihan Dedeknya,"sambil mengusap perut Safa,Safa jawab Iya.


Safa pun pergi ke kantor Alfa,sekitar 30 menit Safa sampai di kantor,Safa lalu turun dan masuk.


Safa menelfon Alfa karena mau bilang sudah sampai,tapi Alfa tidak mengangkatnya karena hp Alfa di mode senyap,Alfa masih ada di ruang Rapat.


"Aku tadi di suruh naik ke atas,tapi Aku kan ngga tau lantai berapanya,,"kata Safa bicara dalam hatinya.


"Aku tanya ke resepsionis aja deh,,"Alfa berjalan menuju resepsionis.


"Siang Mba,,"


"Iya Siang,,apa ada yang bisa saya bantu,"


"Saya mau keruangan suami saya pak Alfarizi itu di lantai berapa yah,,?"


"Maaf ibu,apa ibu tidak salah bicara"sambil mba resepsionis melihat ke Safa dengan tatapan aneh dan senyum mengejek.


"Tidak,,saya tidak salah bicara,salahnya di mana yah,,?"


"Ibu kalau mau ngarang cerita itu ya jangan kelewatan dong,masa Ibu ngaku istrinya pemilik perusahaan,tampang ibu aja kaya pembantunya kok,malah bilang istrinya,"kata mba resepsionis cukup keras membuat banyak orang melihat ke arah mereka.


"Maaf Mba,,saya memang istrinya Pak Alfa,,kalau mba ngga mau kasih tau ngga papa,tapi tolong jangan menghina saya seperti itu,"


Saat Safa sedang bicara,hpnya bunyi tanda panggilan,"Halo sayang,,kamu sudah di mana,?"


"Saya sudah dari tadi ada di bawah,saya ngga tau ruangan kamu ada di lantai berapa Mas,,"


"Kenapa ngga tanya resepsionis aja Yang,,"


"Sudah,,tapi Mba nya ngga mau kasih tau,,"


"Apa,,,,!"Alfa kaget saat dengar resepsionis ngga mau kasih tau ruangan nya.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2