Tidak Mau Di Langkahi

Tidak Mau Di Langkahi
Nyidam Nya Alfa Aneh


__ADS_3

Sore harinya Safa dan Alfa pulang ke rumah Safa,dan Alfa membawa apa yang penting dari rumahnya,seperti laptop dan beberapa berkas,setelah berpamitan kepada mamah keduanya masuk mobil dan pulang.


"Fa,,pengin beli sesuatu ngga,,? mumpung masih di jalan,,"


"Ngga ,,"


"Ya udah kita langsung pulang,,kalau pengin sesuatu bilang aja yah,"Safa mengangguk.


Sampai di rumah keduanya turun dari mobil,mamah yang sedang ada di teras rumah tersenyum melihat Safa dan Alfa pulang.


"Gimana tadi periksa ke Dokter nya sayang,?"tanya mamah sambil mengusap perut Safa.


"Semuanya baik Mah,,"


"Syukur lah,,ya udah kalian istirahatlah Sanah,"


Alfa dan Safa masuk ke dalam dan langsung ke kamar,Safa yang tadi belum mandi sampai kamar langsung mandi karena merasa gerah.


Alfa duduk di sofa sambil lanjut menyalakan laptop nya.


Safa sudah selesai mandi,dan terlihat sangat segar,"Mas ngga mandi dulu,,?"


"Iya,,entar dulu ,ini nanggung,Fa,,mau ngga buatkan saya kopi,"


"Mas mau kopi,,?"Alfa menjawab iya.


"Iya nanti Saya buatkan,"


Safa menyisir rambutnya dulu,setelah rapi baru turun dan buatkan kopi untuk Alfa.


"Sore Pah,,"sapa Safa saat melihat papahnya yang baru pulang.


"Sore,,kapan pulang sayang,?"


"Tadi belum lama,,"


"Gimana,,betah ngga nginep di rumah mertua,?"


"Betah Pah,mereka sangat baik ke Safa,"


"Syukur lah,itu kopi buat siapa,,?"


"Buat Mas Alfa,,"papah tersenyum.


"Ya udah Sanah Antarkan,"Safa jawab iya lalu berjalan ke kamarnya.


Sampai di kamar Safa meletakan kopinya di atas meja,lalu Safa ikut duduk di sofa,karena Safa ingin bicara pada Alfa.

__ADS_1


"Mas kopinya di minum dulu,"


"Iya,,makasih yah,"Safa mengangguk.


"Eemm,,Mas Saya besok mau kerja lagi apa boleh ,,?"Alfa yang mendengar perkataan Safa langsung menatap ke Safa.


"Makasih kamu sudah mau minta izin pada saya,setidaknya kamu menghargai saya sebagai suami kamu,"kata Alfa.


"Tapi Saya ingin nya kamu jangan kerja lagi,kamu sedang hamil dan tidak boleh terlalu capek,karena itu bahaya buat kandungan kamu,biar Saya aja yang bekerja cari uang untuk kamu dan calon anak kita,saya akan kasih kamu uang bulanan,dan juga memenuhi kebutuhan kamu,saya tau pasti kamu jenuh kalau tidak kerja karena sudah terbiasa kerja,tapi tolong pikirkan dengan anak kita,anak kita pasti akan ikut merasakan kalau ibunya merasa lelah dan capek,Maaf kalau saya tidak mengizinkan kamu untuk kerja lagi,,"Safa tidak marah dengan keinginan Alfa ,Safa pun tau kalau suaminya itu orang berduit pasti akan mencukupinya,Safa hanya ingin izin bekerja kembali dan ingin tau apa jawaban Alfa.


"Kalau Mas ngga mengizinkan Saya untuk kerja lagi,Saya akan menurut,karena saya sudah tanggung jawab suami dan harus menurut juga patuh pada suami sekarang,"Alfa tersenyum senang.


"Terimakasih kamu mau menuruti apa yang saya inginkan,,Saya janji akan bekerja keras untuk mencukupi dan membahagiakan keluarga kita,"Safa mengangguk dan tersenyum.


"Boleh saya memelukmu,,"Safa mengangguk pelan.


Alfa langsung mendekati Safa dan memeluknya,"Aku ngga mau kamu kerja lagi karena Aku ngga mau kamu bertemu Tama,Aku pasti sangat cemburu kalau kamu sampai bertemu dengannya,,kamu miliki sekarang dan selamanya,,"kata hati Alfa berkata.


"Mas,,kamu mandi sana,,ini sudah mau malam,"Sabil Safa melepaskan pelukan Alfa.


"Iya,,Saya akan mandi,,"


Alfa bangun dari duduknya dan langsung ke kamar mandi,Safa tiba tiba tersenyum karena merasa hatinya senang.


"Ya Tuhan,, kenapa rasanya hatiku senang seperti ini,,"sambil memegang bibirnya yang terus tersenyum.


Alfa terus menahannya agar tidak bikin malu,tapi Alfa tidak bisa dan terus melirik ke piring Mamah.


"Safa,,,"Alfa memanggil Alfa pelan.


"Ada Apa,,?"


"Emm,,kesana bentar yuk,,"sambil Alfa menarik tangan Safa untuk bangun,Mamah dan Papah yang melihatnya hanya diam dan aneh.


Safa menuruti Alfa dan mengikuti Alfa ke arah Raung keluarga.


"Ada apa Mas,,,?"


"Eemm,,,Saya tiba tiba ingin makanan Mamah,,"Safa mengerutkan kening karena tidak paham.


"Maaf saya ngga paham gimana maksudnya,?"


"Eemmm,,Saya ingin makanan yang di piring Mamah,,"Safa sangat kaget.


"Makanan kita kan sama,,Mamah makan apa yang kita makan,"


"Saya juga ngga tau kenapa ingin sekali makan yang mamah sedang makan,,"

__ADS_1


"Mas,,kamu kok aneh gini sih,,itu ngga sopan dan juga jorok ,,"


"Tapi Saya juga ngga tau kenapa pengin,,ya udah kalau gitu Saya ngga lanjut makan,saya akan ke kamar saja,,siapa tau rasa pengin nya hilang,,"Alfa juga ngga tau kenapa tiba tiba ingin seperti itu,Alfa langsung berjalan ke kamar,Safa melihatnya dan Alfa terlihat sedih gitu.


Safa kembali ke meja makan,"Sayang mana suamimu,,?"


"Mas Alfa ke kamar Mah,,"


"Kenapa makanya ngga di lanjutkan,ngga enak yah,,"Safa menggeleng,rupanya Safa jadi kepikiran,dan melihat piring Alfa yang baru di makan sedikit.


"Ada apa,,kalian bertengkar,,?"tanya Mamah lagi karena melihat Safa jadi terlihat murung.


"Trus kenapa wajahnya di tekuk gitu,dan Alfa ngga mau lanjut makan,,?"


"Mas Alfa tuh aneh banget sih Mah,masa dia ngomong ingin makanan yang di piring Mamah ,itu kan ngga sopan dan makan kita semuanya sama ,makanya Mas Alfa ke kamar siapa tau keinginan anehnya bisa hilang,,"Papah dan Mamah saling pandang saat mendengar perkataan Safa.


"Panggil suamimu turun sayang,,dia itu sedang nyidam,itu keinginan anak kalian,Mamah akan berikan kalau Suami kamu mau,,kasihan suami kamu pasti tersiksa,,"


"Iya benar kata mamah,,Panggil suami kamu Kak,,pasti suami kamu juga tidak ingin,tapi karena sedang menyidam jadi mintanya memang aneh aneh,, kasihan suami kaka pasti tersiksa,,"


"Tapi Mah,,kaya gitu kan ngga sopan,"


"Iya,,mamah tau tapi ini keinginan anak Kaka,bukan keinginan suami kamu,,kamu mau anak kamu ileran karena ingin sesuatu tidak di turuti,,"


"Ngga mah,,Ngga mau anak Kaka ileran,"


"Ya udah panggil suami kamu,ini makanan di piring Mamah tidak kotor kok,,"Safa mengangguk.


Safa berjalan ke kamar,Mamah dan Papah tersenyum,"Ya Tuhan Mah,,cucu kamu masih di perut aja mintanya aneh aneh,,"


"Ya,,untungnya minta makanan mamah,kalau makanan orang yang ngga kenal kan udah malu,ngga sopan dan belum tentu makanannya sehat,"


Safa sudah di kamar,Alfa sedang tiduran di kasur sambil meringkuk di bawah selimut,"Mas,,,kamu tidur,,"


"Ngga,,,"jawabnya tapi mata tetap terpejam.


"Saya sudah bilang Mamah,dan kata Mamah Mas suruh turun,Mamah akan kasih makanan yang ada di piring Mamah,"Alfa langsung buka mata.


"Apa kamu serius,,?"


"Iya,,ayo kita turun,,"Alfa langsung senyum,dan merangkul pundak Safa berjalan ke bawah.


"Maaf ya Mah,,Saya ngga sopan,,"


"Ngga papa,ini kan bukan keinginan kamu,,tapi keinginan anak kalian,sudah makan lah,,Mamah juga mau ambil lagi makanannya,"


Alfa langsung memakannya dengan lahap,ketiganya hanya bisa lihat dan tersenyum,Alfa tidak malu ,karena keinginannya terwujud.

__ADS_1


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2