Tidak Mau Di Langkahi

Tidak Mau Di Langkahi
Makan Malam Bersama


__ADS_3

Keluarga Safa sudah ada di Restoran ,makanan sudah tertata rapi di meja,sekitar jam 7 lewat 5 om Alvin dan Tante Kay datang,mereka hanya berdua,anak anak om Alvin mereka tidak bisa datang karena yang dua sedang kuliah dan yang satu sibuk kerja.


"Selamat ulang tahun ya Sayang,,kalian semoga jadi yang Solehah,sayang sama orang tua dan cepat menikah,,"Tante Kay cipika cipiki dengan Safa dan Sasi.


"Amin,,Iya Tante Makasih doanya,,"


"Ini kado dari Tante dan om buat kalian,ini kado dari Putra,sama putri,mereka ngga bisa datang karena sibuk katanya,,"


"Iya Tante ngga papa,,kita ngerti kok,kak Putra sama kak putri sudah WA ke kita,,"


"Ya Syukurlah,,"


"Iya Tante,,silakan duduk Om Tante,,"


Tante sama Mamah cipika cipiki,setelah itu Om sama Memeluk Mamah.


"Anak kamu sudah besar besar dan cantik cantik,pasti kalau Ibu masih ada dia akan sangat senang,"


"Iya Kak,,Pasti itu,,"Om Alvin lalu melepaskan pelukannya di mamah dan duduk di samping istrinya.


"Kamu ngundang siapa lagi Bim,,?"


"Alfa sama teman Safa tinggal mereka,,"


"Safa sudah punya pacar,,?"


"Dia bilangnya baru teman,kita lihat aja nanti,Aku aja belum lihat orangnya,,"


"Oh gitu,,"kata Om Alvin.


Tama sudah sampai di parkiran Restoran,Tama merasa grogi saat sampai di depan Restoran karena Retoran nya sangat mewah, restoran hanya orang kaya yang bisa makan.


Tama mengambil hpnya,lalu menelfon Safa,"Halo,,Fa,,"


"Iya Halo Mas,,Mas udah berangkat belum,,?"


"Mas sudah ada di parkiran nih,,eemmm kamu bisa keluar ngga,,jemput Mas gitu,Mas grogi ini sama malu,,"


"Oh gitu,,ya udah Aku ke situ sekarang,"telfon pun mati.

__ADS_1


"Pah Mah,, Safa ke depan dulu yah,,"


"Ada apa,,?"


"Itu Mas Tama katanya sudah sampai,,"


"Oh,,ya udah Sanah,,"


Safa keluar dulu dari ruangan khusus yang di sewa keluarganya.


"Yesss,,,kak Safa sudah punya pacar,jadi Sasi ngga akan lama lagi nikah,,"Sasi bicaranya cukup kencang membuat semua yang di situ tersenyum.


"Sasi udah ngga sabar ingin nikah yah,,"Tante Kay meledek.


"Hehe,,bukan gitu Tan,,tapi Mas Alfa yang selalu bertanya kakamu sudah punya pacar belum,,tanya nya gitu terus bikin Sasi bingung,Mas Alfa katanya yang udah makin tua jadi ngga mau lama lama Tan,,"


"Iya Benar,,,kamu juga sudah 23 th sekarang yah,sudah pantas menikah,,"Sasi mengangguk


Safa melihat Tama yang sedang berjalan ke arah pintu masuk,Tama melihat Safa sangat cantik dan tersenyum senang.


"Kamu sangat cantik malam ini,,"kata Tama saat sudah ada di depan Safa,Safa yang di bilang cantik malu malu gimana gitu.


Rupanya ada sepasang mata yang sedang melihat ke arah Safa dan Tama.


"Itu seperti nya kekasih Safa,ya Tuhan,,kenapa Aku kemarin pake emosi ,kenapa kamu ngga bisa bedakan waktu itu,Sasi itu lebih kecil badanya dan juga Sasi pakai cincin tunangan,,brengsek,,,"ternya Alfa yang sedang melihat Tama Dan Safa.


"Fa,,Mas grogi dan sedikit takut,,"kata Tama saat keduanya jalan.


"Takutnya kenapa,,?"


"Takut orang tua dan sodara sodara mu ngga suka sama Mas,Mas hanya orang biasa,,"


"Mereka ngga kaya gitu kok,sudah Mas ngga usah takut,ada Aku yang akan selalu membela Mas,,"


"Makasih yah,,Mas ngga salah pilih calon istri"Safa tersenyum.


Keduanya masuk ke dalam ruangan,Semua mata langsung tertuju pada Tama,karena semuanya penasaran dengan laki laki yang bisa taklukan hati Safa.


"Mah ,Pah,,Om Tante kenalkan ini Mas Tama,teman dekat Safa,,"

__ADS_1


"Malam semua,,saya Tama,,"Tama mendekati satu persatu,lalu cium tanganya,dan terakhir ke Sasi hanya jabat tangan.


"Ayo Tama silakan duduk,,"


"Iya Om trimakasih,,"


Tama duduk di dekat Safa,lalu Papah dan mamah juga om mengajak Tama mengobrol sambil menunggu Alfa datang.


"Nak Tama kerja di mana,,?"mamah yang langsung bertanya.


"Mamah,,,"kata Papah.


"Mamah hanya ingin tau Pah,ngga papa kan nak Tama,,"


"Iya Tante,ngga papa,,? saya kerja bareng sama Safa Tan,cuman kita beda bagian,,"


"Oh gitu,,kamu orang mana,,?"


"Saya Asli orang Betawi,,"Mamah mengangguk.


"Kamu umur berapa sekarang,,?"


"Saya umur 25 tahun Tan,,"


"Oh,,iya,,ya udah Tante hanya ingin tau itu saja,,"


"Iya Tante,,"


Lalu Lanjut Papah yang banyak tanya,Papah ingin tau gimana kepribadian Tama,karena Papah bisa tau dari cara bicara orang itu seperti apa.


Sasi menelfon Alfa karena tinggal Alfa doang yang belum datang.


"Iya,,Saya baru sampai,tunggu yah,,"jawab Alfa.


Alfa sudah ada di depan pintu,tapi Alfa sedikit menarik nafasnya biar tidak begitu tegang.


"Malam semua,,maaf telat,"Safa yang mendengar suara itu langsung faham dan tidak ingin mendongak,Safa terus menunduk pura pura sibuk dengan hpnya.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2