Tidak Mau Di Langkahi

Tidak Mau Di Langkahi
Safa Bertemu Tama


__ADS_3

Muntaz dan Sasi sedang merasa bahagia,dan mereka menghabiskan waktu di cafe bersama sambil mengobrol.


Sedang Alfa menyusul Safa dan mamahnya yang sedang di mal,tapi mal Safa dan Sasi berbeda.


Alfa pergi sendiri tanpa di temani Farel,Alfa membawa mobilnya cukup cepat,karena Mamah dan Safa sudah menunggu di Mal.


Sampai di mal Alfa menuju tempat makan di mana Mamah dan Safa ada.


"Siang Mah,,Sayang,,"


"Siang,,"Alfa lalu duduk.


"Sudah pesan makanan ,,"


"Sudah,,kita langsung makan yuk,,"Ketiganya makan siang bersama.


Rupanya Safa habis di ajak mamah belanja,mamah membelikan Safa baju hamil,dan juga susu buat ibu hamil.


Selesai makan Alfa mengantar Mamah dulu ke rumah,baru Alfa mengantar Safa pulang.


"Mas,,kamu mau balik ke kantor,,?"saat ini Safa dan Alfa ada di mobil yang berjalan, Mamah sudah di antar pulang.


"Iya,,kenapa emangnya,,"


"Ini kan sudah jam 2 ngga usah balik yah,tanggung Mas,,nanti Mas malah capek,,"


"Ya Mas ngga balik ke kantor, nanti Mas telfon Farel kalau ada yang penting antar ke rumah aja,,"Safa tersenyum senang karena Alfa ngga balik ke kantor.


Hp Safa berbunyi ternyata mamah telfon , Mamah menyuruh Safa untuk mampir beli buah,di rumah buah lagi habis.


"Iya Mah,,Kaka akan mampir beli buah,"kata Safa dan telfon mati.


"Mas,,kita mampir ke tempat buah yah,, Mamah nyuruh beli buah,"


"Iya,,"


Alfa lalu membawa mobilnya pelan,karena mau berhenti di minimarket yang kusus jual buah.

__ADS_1


Setelah sampai keduanya turun dari mobil,sambil bergandengan keduanya masuk,Alfa mendorong troli berjalan di belakang Safa yang sedang memilih buah.


"Sayang,,pisangnya satu sisir lagi,,"Safa menurut dan mengambil satu sisir lagi.


Safa mengambil anggur,jeruk , pir,apel dan alpukat.


"Sayang,,Mas mau ke duren dulu yah,"Safa sedang memilih kelengkeng jadi Alfa menuju ke duren.


Saat Alfa sedang memilih duren,Datang seorang pegawai minimarket untuk mengisi duren di keranjang.


"Mas,,tolong Carikan duren yang bagus dong,"kata Alfa,dan si pegawai menjawab iya lalu melihat ke Alfa.


Ternyata pegawai itu Tama,keduanya saling tatap dan Tama langsung memilihkan duren yang Alfa mau tanpa banyak kata,sebenarnya Tama ingin langsung pergi tapi Tama tidak melakukanya karena profesional kerja.


"Ini duren super yang bapak mau,,"Tama memberikan duren ke Alfa,dan Alfa mengambilnya.


"Mas,,,kamu udah dapat duren nya,,"Safa datang mendekati Alfa,dan Safa lalu melihat Tama yang ada di depan Alfa.


"Mas Tama,,"kata Safa pelan.


Tama hanya diam,mata Tama melihat ke perut Safa yang sudah kelihatan besar.


"Sudah selesai Mas,,ayo kita pulang,"Safa rupanya tidak enak ke Alfa dan Tama juga,makanya Safa mengajak Alfa pulang,Tama lanjut membereskan duren dan menyibukkan diri.


"Tunggu sebentar Yang,,"


"Ada apa lagi Mas,,"


"Kamu dan Tama pasti ingin bicara,,kalian mengobrol lah dulu,,"


"Mas,,"Safa sambil menggeleng.


"Maaf Saya sibuk,, saya harus kerja,,"Tama lalu mau pergi.


"Tama tunggu,,saya izinkan kamu bicara sama Safa,Saya tau kalian pasti ada yang ingin di bicarakan,kalian bicaralah agar sama sama enak,,ngga ada yang mengganjal di hati kalian,,"


"Mas,,,"

__ADS_1


"Ngga papa Sayang,, Mas tau kamu pasti ingin bicara sama Tama,,kalian bicaralah,,Mas mau bayar ini dulu ya ke kasir,,"Alfa mendorong troli ke kasir.


Tama karena takut kena SP kerja sambil mengobrol,jadi Tama sambil merapikan duren.


"Gimana kabar kamu Mas,,?"kata Safa pelan.


"Aku baik,,kamu gimana kabarnya,,kelihatanya kamu sangat bahagia,,"


"Safa juga baik,,iya Mas Safa bahagia,Mas Alfa sangat baik dan sayang ke Safa,"


"Syukurlah kalau kamu bahagia,,"


"Safa minta maaf ya Mas kalau Safa ada salah,,"


"Kamu ngga usah minta maaf,,kamu ngga salah kok,,"


"Tapi Mas pergi begitu saja seakan sangat membenci Safa karena Safa hamil dan kita tidak jadi menikah,,"


"Iya,,soal itu Aku yang minta maaf karena sudah pergi tanpa bilang pada mu,Aku pergi karena aku takut tidak kuat untuk melepas mu untuk dia,,makanya Aku putuskan untuk pergi jauh dan tidak lagi bertemu denganmu,,tapi sekarang kita justru bertemu,tapi Aku cukup senang karena kamu sangat bahagia,,"


"Iya Mas,,Safa bahagia,,apa Mas sudah ada pengganti Safa,,"Tama menggeleng.


"Aku belum bisa melupakan mu sampai saat ini,makanya Aku belum ada penggantimu,tapi setelah ini Aku akan mencari penggantimu,karena aku sudah bisa melihatmu bahagia,,"


"Iya Mas,,carilah wanita pengganti Safa untuk menemani Mas di hari tua,"Tama jawab Iya.


Ya sudah ya Mas,,Safa pergi dulu, Mas Alfa sudah menunggu ,,"


"Iya pergilah,semoga kamu dan Alfa selalu di beri kebahagiaan,"


"Amin,, Makasih doanya Mas,,Safa pergi,,"Tama mengangguk.


Alfa dari jauh sebenarnya terus memperhatikan Safa dan Tama,Alfa ternyata sebenarnya cemburu,tapi Alfa tidak mau egois.


"Ayo mas kita pulang,,"


"Ayo,,"Safa langsung merangkul lengan Alfa,dan mereka berjalan beriringan dengan saling Senyum,Tama melihat itu semua sambil mengusap dadanya.

__ADS_1


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2