
Sasi yang mendengarkan niat dari Alfa sungguh kaget,karena ngga ada angin ngga ada hujan tiba tiba Alfa ngajakin ta'aruf.
"Kenapa tiba tiba pak Alfa ingin ber ta'aruf dengan Sasi,sedang kan Pak Alfa baru bertemu Sasi beberapa kali saja,apa Bapak sudah yakin dengan niat bapak itu,saya sebagai orang tua hanya tidak ingin anak saya hanya di permainkan,"
"Saya menyukai anak Bapak dari semenjak pertama kali saya melihatnya,dan saya sungguh sungguh juga serius dengan ini,kalau nanti Pak Bimo dan Sasi mau menerima ta'aruf saya,saya akan bawa orang tua saya ke rumah Pak Bimo,agar kita bisa membicarakan hal ini dengan lebih enak ,"Sasi dari tadi hanya jadi pendengar saja,dan juga selalu menunduk.
"Saya sebagai orang tua hanya bisa mengikuti apa keputusan yang di ambil anak saya,kalau anak Mau ber taaruf dengan Pak Alfa saya silakan dan mendoakan itu terbaik untuknya,tapi kalau anak saya tidak mau,saya pun mohon maaf tidak bisa memaksanya untuk bilang iya,Saya juga tidak akan akan menyetujuinya,jadi semua saya serahkan ke anak saya,"Alfa mengangguk sambil jawab Iya.
"Sasi,,gimana sayang,,apa kamu mau menerima Ta'aruf nya Pak Alfa,,?"tanya Papah ke Sasi,Sasi bingung mau jawab apa karena masih sangat kaget dan juga karena belum begitu tau siapa Pak Alfarizi itu.
"Eemmm,,,Pah,,boleh ngga sih kalau Sasi berfikir dulu, Sasi ngga bisa kasih jawaban sekarang soalnya,?"Papah mengangguk.
__ADS_1
"Maaf Pak Alfa,anak saya Sasi belum bisa kasih jawaban sekarang,karena Sasi ingin berfikir dulu,hal seperti ini kan tidak bisa di putuskan langsung,"
"Iya Pak,,saya mengerti,,saya akan sabar menunggu jawaban dari Sasi,,apa saya boleh tau kira kira Sasi butuh berapa hari untuk berfikir dan memutuskan nya,?"Papah Bimo melihat ke Sasi,karena pertanyaan Alfa menyangkut dirinya.
"Sasi butuh dua hari buat kasih jawaban Pah,"Alfa pun dengar.
"Pak Alfa sudah dengar kan,dua hari waktu Sasi untuk berfikir dan memberikan jawaban mau atau tidaknya,"
Makanan pun datang,lalu mereka berlima makan siang bersama,Sasi siang ini terasa ngga enak makan,karena Sasi ngga nyangka tiba tiba ngga ada angin ngga ada hujan ada laki laki yang mengajaknya ta'aruf.
Sasi makan ngga habis,saat jam satu kurang 5 menit om Alvin dan Papah mengajak untuk pamit,karena harus kembali ke kantor.
__ADS_1
Alfa dan Fero bersalaman dengan Papah Bimo dan Om Alvin,tapi Sasi hanya mengangguk pelan saja dan langsung jalan duluan,Sasi benar benar grogi kalau melihat Alfa.
Di mobil Sasi langsung bisa bernafas lega,Papah Bimo dan Om Alvin membicarakan tentang Alfa,Sasi hanya jadi pendengar saja.
"Iya ,,tadi jam 10 Alfa itu telfon Aku,dan bilang ingin mengajak makan siang,Aku kira ada masalah dengan produk kita,tapi kata Alfa dia ingin bicara tentang Sasi,Aku kira Sasi dapat masalah atau buat kesalahan,tapi Alfa bilang dia ingin ngajak Sasi ta'aruf,jadi karena Alfa punya niat baik sama Sasi Aku mau makan siang,dan mengajak kamu dengan Sasi,"Kata Om Alvin pada papah Bimo.
"Ya menerut ku sih Alfa laki laki yang baik,dia tampan ,sudah sukses,dan dewasa lagi,Sasi kan katanya ngga mau pacaran,tapi mau langsung nikah,ya ini lah jawab dari Tuhan atas permintaanya,langsung di kasih kontan,,"kata Om Alvin lagi.
Sasi di depan hanya jadi pendengar saja,dan sambil berfikir tentang ucapan Om Alvin.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
__ADS_1