
Sasi sudah pulang ke Indonesia,dan langsung pulangnya ke rumah Om Alvin ,Sasi sebelumnya sudah telfon Tante Kay dan Om Alvin kalau dirinya mau pulang,tapi mamah dan papah nya ngga boleh tau,karena Sasi mau buat kejutan.
Sasi sedang ada di kamar tamu,Sasi sedang telfonan dengan Safa,Safa hari ini ikut ke kantor Alfa,Safa ingin telfon sama Sasi dengan leluasa.
Safa ada di kamar yang ada di dalam ruang kerja Alfa,Safa sedang mengobrol dengan Sasi.
"Gimana Dek,,kamu sudah lihat restoran nya belum,?"mereka sambungan VC.
"Sudah kak,tadi baru aja Aku sama Tante Kay dari sana,,"
"Oh,,Trus gimana tempatnya,,dalam ruangan apa luar ruangan,,"
"Di dalam ruangan kak,soalnya sekarang musim hujan ,takutnya hujan nanti acara kacau lagi,,"
"Iya juga sih,,Trus kamu sudah pesan kue nya sekalian kan,,"
"Iya sudah dong Kak,,"
"Sip deh,,kamu memang bisa di andalkan ya Dek,,"
"Iya dong,, Sasi gitu loh,,Oh iya kak kita mau pakai baju kembaran ngga,,?"
"Eemm,,Kaka mau sih,tapi kita kalau mau pakai kembaran,baju yang buat Kaka pasti gede,,"
"Iya yah,,,ya udah kita pakai warna yang sama aja,,gimana,,"
"Iya gitu aja Dek,,Kita pakai warna hitam gimana,,"
"Boleh deh,, iya,,"
__ADS_1
Saat Safa dan Sasi sedang mengobrol,Alfa masuk ke kamar,dan Sasi bisa melihat Alfa.
Sasi mencoba biasa saja,Alfa juga merasa ngga enak,"Ada apa Mas,,?"
"Ini sudah sore,,kamu masih mengobrol,,"
"Iya,,"
"Ya udah,,kamu ngobrol dulu,Mas tunggu di.luar yah,,"
"Iya Mas,,Mas ngga papa kan,,"
"Iya ngga papa,,"Alfa keluar lagi,Sasi hanya mendengar suara saja,tadi Sasi setelah melihat Alfa sebentar langsung mengarahkan kamera hpnya ke yang lain.
"Dek,,"kata Safa.
"Hemm,,iya kak,,"
"Kaka saat ini sangat Bahagia Dek ,mungkin kamu membenci dan marah Mas Alfa,tapi dia sekarang suami Kaka,dan Kaka ingin kamu memaafkan nya dan tidak marah lagi padanya,karena ini Suma sudah takdir dari Tuhan,dan Mas Alfa jodoh Kaka dari Tuhan bukan jodoh kamu Dek ,kamu anak baik pasti kamu juga akan mendapatkan jodoh yang baik pula,,"
"Iya kak,Aku tau dan Aku juga sudah ikhlas,asal Kaka bahagia Aku ngga marah atau dendam ke suami Kaka,"bicara Sasi sangat pelan.
"Kalau kamu ngga marah dan benci,apa kamu mau bertemu dengan Mas Alfa,Mas Alfa ingin bertemu denganmu karena ingin minta maaf,Mas Alfa masih merasa bersalah pada kamu Dek,"Sasi diam.
"Kalau kamu merasa ngga enak ,Kaka akan temani kamu,kita bicara bertiga,gimana Dek,kasihan Mas Alfa karena selalu merasa bersalah padamu,"
"Iya Kak,, Aku mau,tapi Kaka temani Aku yah,"
"Iya,,Kaka akan temani,Nanti Kaka pulang mampir ke rumah Tante Yah,jadi kita langsung ketemu bertiga,"
__ADS_1
"Iya kak,,Aku tunggu,"
"Ya udah kalau gitu,Kaka matikan dulu telfonya,"Sasi jawab iya.
Setelah telfon mati Safa keluar dari kamar ,Alfa sedang merapikan mejanya.
"Mas,,sudah rapi,,"
"Ini bentar lagi,kamu sudah selesai ngobrolnya,,?"
"Sudah,,"Safa sambil mendekati Alfa, lalu tanganya di kalung kan di leher Alfa.
"Mas,,,"
"Heemmm ada apa sayang,,?"Alfa memeluk pinggang Safa.
"Sasi mau ketemu sama Mas,Saya udah bilang Mas ingin minta maaf padanya,,"
"Syukur lah,,kapan Sasi mau bertemu Mas nya,?"
"Ini kita pulang langsung ke rumah Om Alvin,kita ketemuan di sana,"
"Iya,,kita akan ke sana,,makasih ya sayang kamu sudah mau bantu Mas,"
"Iya Mas,,Cium,,"Safa sudah berani minta cium dan memonyongkan bibirnya,Alfa dengan senang dan tersenyum lalu mencium bibir Alfa.
Niat Alfa mau Melu*matanya,tapi saat bibir baru menempel dengan Bibir Safa,pintu terbuka ,dan ternyata Fero yang membukanya.
"Ma,, maaf Bos,,"Fero langsung tutup pintu.
__ADS_1
Safa langsung malu karena Fero melihat dirinya sedang ciuman dengan Alfa.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...