
Sasi sampai di kamar langsung telfon Alfa,sambil duduk di kasur dan bersandar.
"Halo Mas,,"
"Iya Halo,,ada apa tumben jam segini telfon,?"
"Sasi ganggu yah,,"
"Ngga,,saya baru sampai rumah,"
"Oh gitu,,ya udah deh Sasi telfonya nanti aja, Mas pasti capek kan,,Sasi cuman mau bilang besok malam kita nonton yuk Mas,Sasi mau ajak kak Safa,dan kak Safa sudah mau,,"
"Besok malam,jam berapa,,?"
"Jam 7 aja ya Mas,,Mas jemput Sasi mau kan,"
"Iya,,besok Saya jemput,"
"Ya udah kalau gitu,selamat istirahat ya Mas,"Alfa jawab iya dan telfon mati.
Alfa langsung mau ikut nonton,saat Sasi bilang Safa mau ikut nonton juga,Alfa tidak tau kalau Safa mau ajak Tama.
Di bawah Papah dan Mamah masih mengobrol dengan Safa.
"Papah ingin Kaka sama Sasi menikah bersama,kalian kembar jadi papah ingin melihat Kaka dan Sasi bahagia bersama,,papah ngga lihat laki laki itu kaya atau bagai mananya, Karana yang penting bagi Papah Kaka bahagia bersama laki laki pilihan Kaka,,besok Tama ajak ke sini papah mau bicara,"
"Iya Pah,,"jawab Safa.
"Ya udah Kaka ke kamar gih istirahat,"
"Iya Mah,,Pah mah Kaka ke atas dulu,"
Safa ke kamar,lalu telfon Tama lagi,Tama rupanya dia ambil lembur lagi.
"Sibuk Mas,,"
"Ngga,ini lagi duduk,,tumben telfon lagi,kangen yah,,"sambil senyum.
__ADS_1
"Ngga,,siapa yang kangen,"
"Oh gitu,,jadi ngga kangen nih,,ok baiklah,,ya udah telfonya Mas matikan,,"
"Eehh,, Tunggu,,kok main matikan sih,Aku kan belum selesai bicara,,"
"Katanya ngga kangen,,"
"Mass,,iih,,ngga usah becanda deh,Aku mau ngomong nih,"
"Iya udah mau ngomong apa sihh,,hemm,,"
"Besok Mas Tama ke sini yah pulang kerja,papah mau bicara,"
"Serius,,ada apa yah papah kamu suruh Mas datang,"
"Ngga tau,,Aku cuman suruh bilang ke Mas begitu,,ya udah ya Mas,besok Mas pulang kerja langsung ke sini,nanti kita lanjut nonton,,"Tama hanya jawab iya dengan masih rasa penasaran kenapa papah Safa menyuruhnya untuk datang ke rumahnya.
Esok harinya Tama pulang kerja jam 4 sore langsung bersiap untuk pergi ke rumah safa, sedang Safa hari ini pas libur .
Tidak terasa Tama sudah sampai di depan rumah Safa,tapi masih di luar pagar,Tama mau telfon Safa agar keluar.
"Iya Mas,,Aku keluar sekarang,,"Safa langsung keluar dan melihat Tama.
Tama lalu masuk setelah pintu gerbang di buka kan oleh Safa.
Safa tersenyum ke arah Tama,Safa melihat Tama yang tegang.
"Jangan senyum gitu ,,Mas lagi takut nih malah di ledekin gitu,,"
"Lagian mukanya tegang gitu,kaya orang mau di omelin aja,,"
"Emang papah kamu mau bicara apa sih,,"
"Ngga tau,,udah ayo masuk,,udah di tunggu sama Mamah dan Papah,,"
Tama lalu berjalan mengikuti Safa ,keduanya masuk bersama.
__ADS_1
"Selama Sore Om,,Tante,,"Tama langsung menyalaminya.
"Sore,,ayo silakan duduk,,"
Semuanya duduk,Safa duduknya dekat Mamah,Papah langsung bicara.
Sasi di kamar sedang menelfon Alfa rupanya Sasi bicara tentang Tama yang sedang di rumahnya.
"Emangnya ada apa Tama di suruh ke rumah oleh Papah kamu,,?"tanya Alfa.
"Papah mau tanya keseriusan kak Tama ke Kak Safa,,Papah penginnya Sasi dan Kaka nikahnya bareng,"
Deggg...
Alfa langsung merasa tidak suka gitu,"Saya akan ke rumahmu sekarang,,"
"Loh kita kan pergi nonton nya nanti malam,kok Mas mau datang sekarang,"
"Ngga papa,tunggu Saya,,"Sasi jawab iya dan telfon langsung mati.
Alfa membawa mobilnya cukup cepat,sedang Papah dan Tama masih mengobrol biasa dulu,biar tidak terasa tegang nanti saat bicara.
Sasi juga turun dari kamarnya setelah telfon mati dan menunggu Alfa sambil ikut mendengarkan papah mau bicara apa ke Tama.
"Saya mengundang nak Tama kesini ingin bertanya tentang keseriusan nak Tama kepada Safa,,apa nak Tama ingin serius dan ingin menikah dengan Safa,saya sebagai orang tua Safa hanya ingin kepastian saja tentang hubungan kalian,?"
"Iya Om Saya juga faham ,Saya mencintai Safa dengan tulus,dan saya juga serius dalam hubungan ini,Tapi saya belum bisa bicara lebih jauh karena maaf om sebelumnya saya belum punya banyak tabungan,,"Tama merasa sangat ngga enak dan takut kalau orang tua Safa akan memintanya untuk meninggalkan Safa karena belum siap untuk ke jenjang lebih jauh.
Saat Tama sedang menunggu perkataan dari Papah,rupanya Alfa datang,Sasi yang membukakan pintu.
Sasi lalu mengajak nya masuk,"Maaf Om,,Tante,,apa saya mengganggu,,"
"Oh ngga,,silakan duduk,,kamu juga memang harus ada di sini juga,,"Alfa duduk sebelah Tama setelah bersalaman ke pada semuanya.
Mata Alfa langsung menatap ke Safa,Safa yang tau sedang di tatap Alfa langsung mengajak Mamah bicara.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
__ADS_1