Tidak Mau Di Langkahi

Tidak Mau Di Langkahi
Alfa Minta Maaf


__ADS_3

Safa dan Alfa turun ke bawah,keduanya akan pulang,tapi Meraka mau ke rumah Om Alvin dulu,karena mau bertemu Sasi.


Alfa membawa mobilnya dengan pelan,Safa di mobil menelfon Mamah,dan bilang pulangnya telat,Mamah mengizinkan karena Safa pergi sama Alfa suaminya yang pastinya akan menjaganya.


Sampai di rumah Om Alvin keduanya langsung turun,"Mas,,tangan kamu dingin sih,,"Safa menggandeng tangan Alfa dan ternyata tangan Alfa terasa dingin.


"Iya,,Mas sedikit tegang,,"Safa tersenyum.


"Ngga usah tegang Mas,,santai aja,"Alfa mengangguk.


Pintu di buka oleh Mba,setelah Safa menekan bel,Sasi masih di kamarnya dan belum keluar karena Sasi sudah bilang Safa nanti suruh panggil kalau sudah sampai.


"Malam Om Tante,,"Sapa Safa.


"Malam,,eh ada Safa sama Alfa,,ayo sinih,,"Safa lalu cipika cipiki sama Tante dan Om nya.


"Mau ketemu Sasi,,?"tanya Om.


"Iya Om,,"


"Sasi masih di kamar,,mau Tante panggilkan,,?"


"Ngga usah Tan,biar Safa aja yang panggil,"


"Ya udah Sanah,,"

__ADS_1


"Yang hati hati jalannya,,"


"Iya Mas,,,"


Safa berjalan ke.arah kamar Sasi,sedang Alfa mengobrol dengan Om dan Tante.


"Dek,,,"Safa buka pintu,Sasi yang lagi tiduran langsung bangun.


"Kaka,,,,"Sasi langsung memeluk Safa dengan erat,tapi Safa langsung minta di lepasnya,karena Safa merasa perutnya ketekan.


"Eh iya kak maaf lupa,,"


Sasi lalu mengajak Safa duduk,setelah duduk Sasi melihat perut Safa yang sudah besar,Sasi mengusapnya.


"Sudah kelihatan besar ya Kak,,"


"Sudah gerak belum kak,,?"


"Sudah,,dia sangat aktif,,"


"Cewek apa cowok kak,,?"


"Kaka belum USG,,besok kalau sudah masuk 7 bulan biar jelas,,"


"Oh,,kamu kok kurusan sih Dek,"

__ADS_1


"Masa sih,,ngga ah,,berat badan Ku masih sama,,Kaka aja tuh yang sekarang makin gendut,,"


"Iya,,Kaka sekarang doyan makan,apa lagi Mas Alfa selalu membelikan makanan apa yang Kaka minta,,"


Sasi dari tadi mendengar kata Alfa dari mulut Safa yang terdengar Alfa sangat perhatian dan sayang.


"Kita keluar yuk Dek,,"Sasi mengangguk.


Keduanya keluar dari kamar dan akan ikut gabung sama om dan Tante,Alfa melihat Safa dan Sasi berjalan mendekat ke arahnya,wajah mereka memang sama tapi sekarang Safa dan Sasi banyak bedanya ,Safa gemukkan dan Sasi lebih kurus.


Safa lalu mengajak Sasi mendekati Alfa,Safa ingin Sasi bersalaman dengan Alfa.


Sasi tadinya sedikit kaku,tapi Sasi mengulurkan tanganya,Alfa melihat Safa dan Safa mengangguk pelan,lalu Alfa dan Sasi bersalaman hanya sebentar.


Tante langsung mengajak makan,karena ini sudah malam,Anak om dan Tante tiga tiganya tidak ada di rumah, mereka ada yang di luar negri dan ada yang sudah menikah ikut suaminya.


Saat makan Alfa dan Sasi sama sama diam tidak banyak bicara,karena merasa sungkan,untung Safa yang faham selalu mengajak keduanya bicara.


Selesai makan Safa dan Alfa pamitan untuk pulang,Sasi ikut mengantar ke depan,tapi sebelum masuk mobil Alfa memberanikan diri meminta maaf pada Sasi.


"Sasi,,Saya ingin minta maaf karena telah membuatmu kecewa dan sakit hati,,sebenarnya dari dulu saya ingin sekali minta maaf ,Tapi kita tidak pernah bertemu dan belum ada kesempatan,jadi sekarang selagi kita ketemu saya sekali lagi ingin meminta maaf karena telah mengecewakan kamu,"sambil mengulurkan tanganya.


"Iya,,saya maafkan, kita memang tidak berjodoh,semoga Mas dan Kaka selalu di beri kebahagiaan dalam rumah tangga kalian,"Safa langsung menjawab Amin,keduanya bersalaman.


Safa langsung memeluk Sasi,dan Alfa yang sudah merasa lega tersenyum bahagia,setelah itu Safa dan Alfa pun pulang.

__ADS_1


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2