
Mamah Safa kaget saat Safa di antar Linda pulang dengan wajah pucat dan lemas.
"Sayang,,kamu kenapa,?ayo masuk,"
"Safa sakit Tante,makanya Linda antar pulang,"
"Oh gitu,,makasih ya nak Linda,"
"Iya Tante,, Tante,,saya mau langsung balik aja ,soalnya mau lanjut kerja,"setelah Safa duduk di sofa.
"Loh kok langsung,,ngga minum dulu,"
"Ngga usah Tante,makasih,,"
"Ya udah kalau gitu,Tante makasih yah nak Linda udah antar Safa pulang,"
"Iya Tante,,Safa Aku pulang yah,kamu istirahatlah,"
"Iya Lin makasih,,"
Linda lalu keluar dan pulang,Mamah memberikan Safa minum setelah minum Safa di ajak Mamah ke kamar.
"Kita ke dokter yah sayang kalau sampai sore masih sakit ,,"
"Ngga usah Mah,, Kaka istirahat aja nanti juga sembuh,,"
"Tapi kamu tuh dah lama loh sakit kepalanya,,"
__ADS_1
"Iya lihat besok ya Mah,sekarang Kaka mau tidur dulu,"
"Ya udah Kaka tidur biar nanti sembuh,,"
Safa tidur dan Mamah turun ke bawah,sore harinya Papah dan Sasi pulang,Papah sudah tau kalau Safa sakit ,mamah tadi siang yang telfon.
"Gimana Kaka Mah,,?"
"Sudah lebih baik Pah,, sekarang sedang tidur"
"Ya syukur kalau gitu,"
"Emang Kaka sakit apa Mah,,?"
"Cuman sakit kepala sayang,,"
Semuanya lalu masuk ke kamarnya masing masing.
Siang tadi Alfa bicara ke pada orang tuanya,dan kedua orang tua Alfa sangat kaget mendengar cerita dan penjelasan Alfa.
Orang tau Alfa sangat marah dan malu dengan perbuatan Alfa,tapi karena semua sudah terjadi orang tua Alfa juga sudah tidak bisa bicara lagi.
Habis mahrib di rumah Safa semua makan malam bersama,Safa sebenarnya harap harap cemas, karena menunggu kedatangan Alfa yang pastinya akan ada masalah.
Selesai makan semuanya mengobrol di ruang keluarga ,Safa tiduran sambil kepalanya di pangkuan Mamah.
Saat mereka sedang mengobrol,bel pintu berbunyi,Papah yang membukakan pintu.
__ADS_1
"Selamat malam Om,,"sapa Alfa.
"Malam,Alfa,,pak , Bu,,ayo silakan masuk,,kok mau datang ngga ngabarin dulu,"
"Iya,,kita memang sengaja ngga kasih kabar,"jawab papah Alfa.
"Ya udah ayo silakan masuk,,"
Semuanya masuk dan langsung ke ruang keluarga,Safa langsung bangun dan duduk,Sasi langsung mendekati kedua orang tua Alfa untuk cium tangan.
Mamah dan Safa menyusul bersalaman,Safa dari tadi diam dan menunduk saat kedua keluarga mengobrol.
Semua melihat luka di wajah Alfa,tapi tidak ada yang menanyakan.
"Maaf sebelumnya,saya bersama Istri dan Alfa datang ke sini tidak memberi kabar ,kita datang ke sini ingin berbicara tentang Safa Pak,Bu,,"kata Papah Alfa.
"Safa,,ada apa dengan Safa ya pak,,?"tanya papah Bimo.
Safa sudah mulai keringat dingin,kedua tanganya saling meremas,Alfa juga dari tadi lebih banyak diam tidak seperti biasanya,Sasi juga sangat penasaran ada apa.
Papah Alfa lalu menyuruh Alfa yang bicara,"Saya mohon maaf sebelumnya,karena apa yang nanti saya katakan itu benar benar tidak tau kalau saya salah orang, dan saya juga saat itu khilaf karena emosi,"Papah, Mamah dan Sasi ketiganya makin penasaran dengan apa yang ingin Alfa katakan,Sedang Sasi dari tadi diam sambil menunduk,Mamah Alfa melihat ke Safa yang terlihat takut dan sedih.
"Kurang lebih satu bulan yang lalu,Waktu saya pulang kerja saya mampir sebuah Restoran,saya mau membelikan ikan bakar pesanan Mamah,saat saya sedang menunggu ikan yang sedang di bakar,,,,,,,,,"Alfa bercerita dari awal dan dengan perasaan ngga enak.
Mata Papah sudah melotot dan kedua tangan mengepal,Mamah sudah mengeluarkan air mata,Sasi diam seperti orang yang pikirannya kosong tapi mendengarkan apa yang Alfa katakan.
"Sekarang Safa sedang hamil anak Saya Om,Tante,dan Saya ingin bertanggung jawab menikahi Safa,"Alfa selesai bicara dan semuanya hening karena merasa kecewa dan marah,karena hanya emosi dan cemburu Safa menjadi korban.
__ADS_1
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...