Tidak Mau Di Langkahi

Tidak Mau Di Langkahi
Berangkat Liburan


__ADS_3

Safa dan Sasi sudah duduk,Safa langsung minum,"Kaka kenapa Dek,,?"tanya Mamah.


"Kaka kaya kedinginan Mah,,menggigil gitu,,"


Mamah langsung mendekati Safa dan memegang keningnya,"Kaka ke Napa Hem,,"sambil menarik kepala Safa agar bersandar di perut Mamah yang berdiri.


"Ngga papa Mah,,,cuman kedinginan aja,,"


"Mamah bawa obat kan di tas,,?"kata Papah.


"Oh iya,,ini Mamah bawa obat biar ngga masuk angin,,Kaka makan dulu nanti baru minum obat yah,,"


"Iya mah,,"Safa menjawab pelan.


Alfa duduk di luar restoran untuk merokok dan agar Safa makan dulu,pasti Safa tidak akan mau makan kalau dirinya ada.


"Ya Tuhan,,kenapa dia ketakutan sekali saat di dekati,apa perbuatan ku benar benar membuatnya sampai segitu takutnya,"Alfa sambil bicara dalam hatinya.


"Aku merasa bersalah sekali,gimana caranya yah dia mau maafin Aku,"


Alfa merokok sampai sudah habis dua batang,tapi masih sambil melamun memikirkan cara agar Safa memaafkannya.


"Dek,,mana Alfa kok belum Dateng,ini makanannya sudah datang loh,"


"Mas Alfa ada di depan Mah, karenya mau merokok dulu,,"


"Ngga papa nih kita makan duluan,"


"Iya ngga papa,mamah sama papah makan dulu aja,,nanti Mas Alfa Sasi temani makan,"


Papah,mamah dan Safa makan duluan,Safa pun makan dengan lahap,karena lapar dan juga makanannya enak.


Selesai makan Safa mengajak mamah ke mobil,"Iya ayo kita ke mobil,,"jawab mamah.


Keduanya keluar menuju mobil,Mamah melihat Alfa dan meminta kunci mobilnya di buka.


"Nak Alfa makanlah dulu,di sana papah sama Sasi masih menunggu,Tante mau temani Safa di mobil,,"


"Iya Tante,,"Mamah dan Safa masuk mobil,Alfa menyalakan AC mobilnya dulu.


Alfa masuk ke restoran untuk makan,Sasi langsung menyiapkan ya,ketiganya sambil mengobrol.

__ADS_1


Safa di mobil di kasih obat oleh mamah agar tidak masuk angin,"Mamah pijitin lehernya mau kak pakai minyak angin,"


"Ngga usah Mah makasih,obat aja cukup kok,"


"Oh iya udah,kamu istirahat aja yah,"


Safa sudah minum obat dan tiduran di jok belakang ,kalau jok belakang bisa tidur karena panjang,sedang di tengah di pisah biar di tengahnya bisa buat jalan.


Alfa membayar ke kasih,setelah itu ketiganya keluar menuju mobil.


Safa di mobil sudah tidur,dan sekarang gantian papah yang menyetir di temani mamah di depan ,Alfa dan Sasi duduk di tengah.


Papah membawa mobilnya untuk melanjutkan perjalanan,Alfa melirik ke belakang,melihat Safa yang tidur dengan pulas.


"Dia tidur sepertinya sangat nyenyak,wajahnya terlihat sangat enak di pandang,"dalam hati Alfa tiba tiba berkata tanpa sadar memuji Safa.


"Mas,,Mas,ini lihat deh,,"Alfa langsung kaget dan menengok ke Sasi yang memanggilnya,untung mata Sasi melihat ke hpnya.


"Apa,,?"


"Kita besok pagi ke sini dulu yah,Trus sorenya baru ke sini,,soalnya tempatnya dekat an,"


"Oh iya,,terserah kamu aja saya akan ikut,cari hotel sekalian yang dekat dengan tempat ini,biar besok kita ngga kejauhan dari sana,"


Sasi lalu cari hotel terdekat,setelah dapat menujukan ke Alfa,"Ini Mas hotelnya,,ngga papa yang ini,,"


"Ya udah ngga papa,,itu aja,,kamu pesan kamar 4 yah,"Mamah yang denger pesan kamar 4 langsung menengok.


"Jangan 4 kamar,kita kan cuman menginap semalam,kita pesan kamar dua aja,buat Alfa sendiri,kita berempat aja ngga papa,dan cari kasurnya dua Dek,"


"Apa nanti Ngga sempit Tan,?"


"Ngga,,kan cari ranjangnya yang dua,,sayang uangnya kalau pesan banyak kamar,kita hanya bentar kok,"


Sasi lalu memesan dua,lalu Sasi mengirim lokasi hotelnya ke hp papah biar nanti jalanya gampang.


Jam mau magrib papah memutuskan untuk istirahat di pinggir jalan,menunggu azan selesai dulu, selesai azan papah melanjutkan perjalanan,Sasi sudah tidur Mamah juga di depan sudah tidur,Alfa sengaja menemani papah ngobrol.


"Mah,,,Safa mau minum,,ambilin tolong Mah,,"karena mobil di matikan lampunya,jadi gelap dan Safa tidak tau kalau mamah ada di depan ,yang tadi siang Mamah duduk di jok depanya sekarang ganti Alfa.


Safa langsung mendekatkan wajahnya ke samping Alfa yang di kira mamahnya untuk minta minum,Alfa hanya diam dan mengambilkan minum yang ada di depanya,lalu memberikan pada Safa,Alfa sengaja tidak bersuara takut Safa ketakutan lagi.

__ADS_1


Safa pun meminumnya,setelah selesai minum Safa kembali tiduran sambil melihat ke hp dan ternyata sudah jam 8 malam.


Hp Safa berbunyi tanda panggilan dari Tama,Safa langsung mengangkatnya.


"Halo Mas,,"


"Halo,,sudah di mana,,?"


"Ngga tau,,tapi sudah masuk ke Jawa timur deh ,,Mas udah di rumah apa masih di kerjaan,?"


"Ada di kerjaan,Mas lagi lembur,,"


"Emang ngga capek lembur,,"


"Ngga capek kok,Mas mau rajin lemur biar cepat bisa kumpulin uang banyak,biar kita bisa cepat nikah,,"


"Amin Mas,,,"


"Ya udah Mas mau lanjut kerja,nanti kalau sudah sampai kabarin Mas yah,"


"Iya Mas,,nanti Aku kabarin,,mas kerjanya hati hati yah,"


"Iya sayang,,"Safa tersenyum saat Tama bilang sayang,dan telfon pun mati.


"Mah,,,masih lama ngga sih kita,,?"Alfa ngga jawab ,Mamah di depan dengar dan langsung menjawab.


"Sekitar setengah jam lagi Kak,,"Safa dengar suara Mamah di depan,dan Safa langsung bertanya dalam hatinya ,siapa di depanya ini.


Alfa tetap tidak bersuara,memang mata Safa penglihatannya kurang jelas kalau gelap seperti ini ,Safa ngga bakalan tau di depanya itu siapa,tapi Safa langsung tau dia siapa karena Mamah ada di depan.


"Mah,,,,mamah duduk di depan,,"suara Safa sudah sedikit kencang dan bergetar.


"Iya sayang,,mamah di depan temani papah,ada apa,,Kaka perlu sesuatu,,?"


"Kaka pengin apa,biar Sasi ambilkan,"Sasi menengok ke belakang,dan Safa sudah duduk di pojokan seperti orang takut,Safa yang melihat kakanya seperti itu lalu ke belakang dan duduk di sampingnya.


"Kak,,Kaka kenapa,,"Safa seperti kaget gitu.


"Ini Sasi kak,,Kaka kenapa,,"Sambil menggenggam tanganya,Safa menggeleng.


Alfa tetap tidak menengok,tapi dalam hati Alfa sangat merasa bersalah dan merasa ngga enak melihat Safa yang seperti itu.

__ADS_1


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2