
Hari pernikahan pun tiba,di rumah Safa ada lima orang yang sedang menghias tempat untuk nanti siang acara pernikahan Safa dan Alfa,dan ada orang dari cetring juga.
Alfa di rumahnya sedang muntah muntah,seperti biasa nya setiap pagi,Alfa selalu mual dan pusing.
Mamah juga sudah tau setiap jam 6 pagi Alfa muntah,sekarang selalu ke kamar Alfa untuk membantu memijit lehernya.
"Anak kamu tuh lebih sayang ke mamahnya,karena mamahnya ngga mengalami nyidam ,tapi kamu yang merasakan nyidam,anak kamu tau kalau kamu jahat ke mamahnya,makanya ini hukuman buat kamu,"mamah terus bicara sambil memijit leher Alfa.
"Kamu akan merasa seperti ini selama 3 bulan ,jadi kamu harus bersabar dan tidak boleh mengeluh,karena ini kamu yang buat sendiri,"
Alfa tidak menjawab,hanya mendengarkan saja,karena memang apa yang di katakan mamah itu benar semuanya.
Mamah dan Alfa kembali ke kamar,Mamah tadi sudah buat teh pait hangat untuk Alfa,Alfa langsung meminumnya.
"Itu Baju yang buat nanti di pakai pas nikah mamah sudah di siapkan ,kemarin sore di kirim dari rumah Safa,semoga pas ukuranya di badan kamu,"Alfa melihat baju setelan warna putih dan kopiah juga berwarna putih.
Mamah sambil mengambil baju baju Alfa dan di masukan ke koper,karena pastinya setelah menikah Alfa akan tinggal di rumah istrinya dulu.
"Mamah padahal sudah membayangkan kalau kamu nikah akan tetap tinggal di sini, karena mamah ingin ada teman,dan nanti mamah bisa main sama cucu mamah,tapi kalau kejadiannya seperti ini,ngga mungkin kan Safa mau tinggal di sini, Safa aja ke kamu kaya orang takut,gimana dia mau ke sini dan tinggal di sini,"
Alfa merasa ngga enak banget ke mamahnya,dan mamah terlihat sedih,memang dari dulu mamah selalu bilang kalau dirinya nikah Istri nya di suruh tinggal di rumah,karena mamah memang selalu kesepian,karena ngga ada teman,papah dan dirinya selalu sibuk kerja.
Setelah semuanya rapih,mamah mengajak keluar untuk sarapan,keduanya pun keluar dari kamar.
__ADS_1
Sedang di rumah Safa,Safa ada di kamarnya,sama malas untuk keluar karena di rumahnya sedang banyak orang,Mamah datang ke kamar Safa sambil bawa sarapan.
"Ayo sarapanya di makan dulu,,biar perutnya ngga kosong,"
"Tapi kaka malas makan Mah,,"
"Jangan malas gitu,kasihan anak kamu,pasti dia juga lapar,,ayo di makan,,nanti siang biar ada tenaga,,"Mamah sambil menyuapi Safa.
"Mah,,apa Kaka harus menikah sama Alfa,,"
"Ya Harus dong sayang,kamu kok tiba tiba bicara kaya gitu,,"
"Kaka ngga cinta mah sama Alfa,,Safa malah lebih ke takut,,"
"Cinta pasti akan datang dengan seiringnya waktu,manusia itu ngga ada yang sempurna pasti punya kesalahan juga kehilafan,kamu ngga usah takut,kalau nanti dia nyakitin kaka ,Kaka bilang saja ke Mamah dan Papah,anak yang di kandung Kaka butuh seorang ayah ,kasihan nanti kalau anak Kaka ngga ada ayahnya,,"
"Ya karena Kaka belum mengenal aja,Mamah lihat Alfa anak baik kok,kalau dia bukan anak baik pasti dia tidak akan bertanggung jawab,"
"Tapi Kaka selalu teringat dengan kejadian waktu itu Mah kalau dekat dengannya,makanya Kaka takut,,"
"Kaka jangan ingat ingat kejadian itu,karena Alfa saat itu mungkin benar emosi dan cemburu,siapa sih kak orang yang ngga marah dan cemburu kalau calon istrinya bersama laki laki lain,tapi ya memang Alfa itu salah karena tidak mendengarkan penjelasan dari Kaka, tapi semua sudah terjadi,jadi mungkin ini semua takdir dari Tuhan untuk Kaka,,"
"Mamah bukanya membela Alfa,tapi menurut Mamah ini semua sudah terjadi ,jadi lebih baik di ambil yang baiknya aja,,"Safa diam dan makan pun Safa sudah habis 5 suap.
__ADS_1
"Sudah Mah,,Kaka sudah kenyang,,"
"Ya sudah,,nanti MUA akan datang jam 9 ya kak,jadi Kaka nanti mandi dulu sebelum di dandani,"
"Kok pagi banget,"
"Iya,,acaranya di percepat ,jadi jam 10 karena ini hari Jumat,sudah yah mamah keluar dulu,mamah juga mau bersiap,"
Safa lalu melihat jam dan sudah jam setengah sembilan.
"Kenapa sih jam cepat banget,,"
Jam setengah10 Safa sudah di dandani dengan sangat cantik,dan keluarga Alfa juga sudah berangkat ke rumah Safa,di rumah Safa sudah datang Om Alvin dan Tante Kay,dan semua persiapan di rumah sudah siap semuanya.
Rombongan penghulu sudah datang,papah bimo dan om Alvin menyambutnya.
Saat pak penghulu dengan dua rekanya duduk,keluarga Alfa juga sudah sampai,lalu papah dan om juga menyambutnya.
Karena ini hanya akad jadi tidak banyak orang yang datang,hanya undangan kusus aja,seperti pak RT dan RW setempat.
Lalu acara pun akan segera di mulai,Mamah dan Tante Kay menjemput Safa di kamarnya,Safa sangat cantik,dan tidak pakai kacamata,Safa pakai lensa mata,saat Safa keluar dari kamarnya semua mata memandang ke Safa semuanya ,karena Safa benar benar sangat cantik.
Alfa terus saja menatapnya,Safa dari tadi hanya menunduk karena merasa malu,sampai lah Safa di kursi dekat dengan Alfa duduk.
__ADS_1
"Bisa kita mulai sekarang ,,,,?"kata pak penghulu.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...