Tidak Mau Di Langkahi

Tidak Mau Di Langkahi
Makan Siang Yang Berbeda


__ADS_3

Sudah satu Minggu semenjak kejadian yang Safa alami itu,Safa belum juga masuk kerja,dan hari ini Safa akan masuk kerja lagi.


Safa ambil cuti karena memang dirinya masih takut dan juga masih sakit inti tubuhnya,Safa jadi tidak banyak bicara ke orang tuanya juga ke Sasi.


Mamah dan Papah juga Sasi merasa ada yang aneh dengan Safa,tapi memang Safa orangnya ngga mau terbuka jadi mereka tidak banyak tanya yang penting Safa sehat.


"Pagi kak,,"Sasi menyapa Safa saat keduanya keluar dari kamar.


"Pagi,,"Jawab Safa,keduanya pun turun ke bawah menuju meja makan.


"Pagi mah Pah,,"kata Sasi sambil cium pipi Papah dan mamahnya.


"Pagi,,ayo kita sarapan,,Kaka,ini Mamah udah buatkan telor mata sapi buat Kaka ayo makan yang banyak biar ngga sakit lagi,"sambil menari telor di piring Safa.


"Makasih Mah,,"


"Kaka udah bener sembuh,,?"


"Sudah Pah,"


"Syukurlah,,makan yang banyak yah,,"Safa hanya mengangguk.


Selesai sarapan semua berangkat dan berpamitan ke pada Mamah.


Di mobil Safa pun diam,bicara kalau di tanya saja,Sasi di mobil sengaja banyak bicara agar Safa ikut bicara.


Sampai di tempat kerjanya,Safa turun sebelum turun dari mobil Safa cium tangan papahnya.


"Kak,,sama Sasi belum,,"sambil Sasi mengacungkan tanganya.


"Ngga usah,,,"


"Iihhh,,Kaka,,,"Sasi hanya becanda memang niatnya.


Setelah Safa turun,papah membawa mobilnya menuju kantor.


"Safa,,,Aku kangen,,"Linda langsung memeluk Safa saat Safa sudah di ruang ganti.


"Aku juga,,gimana kerjaan,,aman,,"sambil melepas pelukannya.

__ADS_1


"Aman,,tapi kemarin pengawas selalu tanyain kamu,"


"Nanyain apa,,?"


"Ya kamu kenapa lama banget cutinya,,"


"Oh hanya itu,,"


"Iya,,kamu kangen yah, sama pak pengawas,"


"Apa sih,,awas Aku mau ganti dulu,"


Yang di maksud pengawas di sini adalah Tama,karena Tama memang senior mereka.


Safa tidak mau berdandan lagi sekarang,Safa kembali seperti dulu,tanpa make up dan kacamata besarnya.


"Kenapa ngga dandan lagi,?"Safa hanya menggeleng dan diam,Linda pun tau jadi langsung mengajaknya ke tempat tugas mereka.


Safa dan Linda sudah gantian kerja,mereka sudah di meja resepsionis,Tama yang melihat Safa sudah kembali bekerja tersenyum senang.


Tapi Tama melihat Safa yang tidak dandan lagi,penampilannya kembali seperti dulu,bagi Tama tidak masalah dengan itu,karena Tama cinta ke Safa tidak melihat penampilan.


"Pagi,,"sapa Tama,Safa tersenyum tipis.


"Ya sudah lanjut kerja,nanti siang kita makan siang bareng yah,"Safa ngga langsung menjawab,membuat Linda gregetan.


"Iya,,Aku mau makan siang bareng,itu Aku mewakili kamu Safa,,jangan melotot gitu,"kata Linda saat di tatap Safa, Tama pun tersenyum,Tama lalu lanjut bekerja.


"Cie,,,yang di ajak makan siang sama pacar,"Linda meledek,tapi Safa justru merasa sedih karena harus gimana pada Tama.


Jam pun berlalu,Safa dan linda gantian untuk istirahat,Tama sudah menunggu Safa.


"Ayo kita makan bareng,"Safa hanya mengangguk.


Keduanya menuju tempat makan karyawan,setelah mengambil makanan keduanya duduk.


"Kemarin kamu ngga di apa-apakan sama orang itu kan,"Safa kaget dengarnya dan langsung jadi teringat dengan Alfa,lalu Safa menggeleng kan kepalanya .


"Syukurlah,,memang dia siapa,,?apa orang yang suka kamu,karena dari tatapan matanya dia seperti sedang cemburu,"

__ADS_1


"Dia kira Aku Sasi,adik kembar ku,dia itu pacar Sasi,,"


"Oh pantas,,"


"Mas,,sudah jangan bahas itu lagi yah,Aku ngga mau membicarakan nya,,"


"Ya baiklah,yang penting kamu ngga papa,"


Keduanya makan dengan lahap,dan sambil mengobrol tapi ngobrol masalahkan.


Di lain tempat Alfa dan Sasi juga sedang makan siang bersama.


"Mas, ulang tahun Sasi bentar lagi loh,,"


"Kapan emangnya,,?"


"Satu Minggu lagi,,"


"Oh,,kamu pengin hadiah apa dari Saya,,?"


"Sasi ngga mau merepotkan,tapi kalau Mas mau kasih apa aja Sasi mau,,"


"Saya kasih bunga aja mau,,"


"Mau,,apa lagi bunga bank,"Sambil Sasi tersenyum.


"Oh gitu,,baiklah,,nanti Saya kasih bunga Bank,bunga banke,,"


"Iihh,,Mas,,ngga mau lah,,"keduanya pun tersenyum lepas.


"Oh iya Mas,,Kak Safa hari ini sudah masuk kerja,dan kak Safa ngga tau kenapa sekarang jadi ngga banyak bicara,,"Alfa langsung berhenti makan dan mendengarkan.


"Kaka bicara kalau kita tanya baru jawab,kalau ngga Kak Safa diam aja,"


"Tapi sakitnya sudah sembuh kan,,"


"Sudah,,waktu awal awal kak Safa jalanya kesakitan,katanya badanya pada sakit,sampai mamah selalu membantu kak Safa jalan,tapi sekarang sudah sembuh dan sehat,"


"Oh gitu,,ya udah ayo lanjut makanya,,"

__ADS_1


"Iya Mas,,"


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2