Tidak Mau Di Langkahi

Tidak Mau Di Langkahi
Sakit Kepala


__ADS_3

Hari berlalu,Safa dan Linda saat ini sedang bekerja,tapi sekitar jam 10 Safa minta izin untuk istirahat karena kepalanya sakit.


"Lin,,Safa mana,,?"tanya Tama.


"Safa lagi izin istirahat ,katanya kepalanya pusing,,"


"Safa Sakit,,Aku mau susulin dulu yah,,"Linda hanya mengangguk dan Tama langsung mencari Safa di tempat istirahat pegawai.


"Safa,,kamu sakit,,?"tanya Tama yang langsung duduk di sampingnya.


"Kepala ku pusing Mas,,"


"Kamu tadi sarapan ngga,,?"


"Sarapan,tapi dikit,mulutku lagi ngga enak makan,"


"Mas belikan obat sakit kepala dulu yah,,biar kepala kamu sembuh,,"


"Ngga usah Mas,,nanti juga di bawa istrirahat sembuh,,"


"Ngga ,,kamu harus tetap minum obat, sebenar Mas belikan dulu,"Tama pergi menuju warung yang ada di depan hotel tempatnya bekerja.


Setelah dapat obatnya Tama masuk lagi dan memberikanya pada Safa,"ini minumlah,,"Tama juga sambil membawa botol minum.


Safa langsung meminumnya,"Izin pulang aja kalau kepalanya pusing banget,"


"Iya nanti kalau masih tetap pusing Mas,,semoga aja sudah minum obat pusingnya hilang,"


"Iya Semoga aja,,oh iya kata orang tua Mas Malam Minggu besok mau ke rumah kamu,,nanti bilang orang tua kamu yah,,"


"Iya Mas,,"


"Ya udah Mas lanjut kerja yah,,"Safa mengangguk.


"Mas,,,"Safa memanggil Tama saat Tama sudah jalan dua langkah.


"Mas,,apa Mas mau menerima Safa dengan segala kekurangan Safa,?"

__ADS_1


"Iya pastinya,,Mas akan menerima kamu dengan apa adanya kamu,,karena bagi Mas kamu sangat sempurna,"sambil berbalik dan tersenyum.


"Tapi Aku tidak lah sesempurna itu Mas,Aku juga punya kekurangan yang mungkin Mas akan berat untuk menerima,,"


"Kekurangan apa,,Hem,,,"Safa diam karena bingung apa harus sekarang Safa memberi tau tentang dirinya yang sudah tidak perawan.


Saat Safa mau bicara ada orang yang memanggil Tama ,"kita lanjutkan nanti yah obrolan nya,Mas pergi dulu,kamu harus makan siang jangan sampai lupa,,dan minum obatnya lagi,"Safa hanya menjawab Iya.


Safa walau masih pusing kembali ke tempat kerjanya,"Sudah sembuh pusingnya,,?"


"Sudah,,tadi sudah minum obat,,"


"Syukur lah,,"


"Lin,,Tama dan keluarganya mau datang ke rumahku besok malam Minggu,,"


"Serius,,kalian mau lamaran,,"


"Ngga tau nanti lamaran atau apa,yang sekarang buat Aku bingung tentang Aku yang sudah tidak perawan lagi,Aku harus gimana Lin,Aku harus bilang dulu ke Tama sebelum kita menikah,,tapi Aku takut bilangnya,karena Aku takut Tama tidak mau menerima keadaanku ,,"Linda juga tau apa yang di rasa Safa.


"Iya,,tapi kapan dan gimana cara bicaranya,Aku sungguh takut,,"sambil memijit kepalanya lagi Safa berkata.


"Kamu masih pusing,,"Safa mengangguk,"sudah jangan di pikirkan dulu,,nanti kamu tampah pusing dan sakit lagi,"


"Iya,,"Jawan Safa.


Alfa hari ini tidak ke kantor karena dari pagi muntah muntah,Mamah sudah kasih obat dan juga memijitnya agar lebih enak kan.


Sekarang Alfa sudah lebih baik dari tadi pagi,Fero datang ke rumah bawa berkas yang harus di tandatangani oleh Alfa.


"Katanya sakit Bos,tapi kok kelihatan seger gini sih,,"


"Tadi pagi hanya muntah muntah dan pusing saja setelah minum obat sudah enakan,"


"Oh,,ini tandatangani,,kalau Bos sudah sembuh mendingan ke kantor saja,soalnya banyak yang harus di periksa,"Alfa melihat jam dan sudah jam 11.


"Baiklah,,Saya siap siap dulu,"Alfa masuk ke kamarnya untuk bersiap.

__ADS_1


"Mah,,Alfa pergi ke kantor dulu yah,"Alfa membuka pintu kamar mamah.


"Loh kok ke kantor,kamu kan masih sakit,"


"Sudah baikan kok Mah,Alfa nanti malah tambah pusing kalau diam saja di rumah,"


"Iya udah terserah kamu aja,tapi kalau pusing minum obatnya,"


"Iya Mah,,"


Setelah berpamitan,Alfa dan Fero langsung berangkat ke kantor, Fero yang membawa mobilnya.


"Fero Setop,,,,"Alfa menyuruh Fero untuk menghentikan mobilnya.


"Ya Tuhan,,bikin kaget aja sih Bos,,"Fero dengan pelan menghentikan mobilnya di pinggir,sedang mata Alfa melihat Safa yang sedang berdiri di depan penjual rujak buah.


"Kamu tunggu di sini,Saya mau pergi ke situ,"sambil menunjuk ke penjual rujak.


Alfa jalan ke arah penjual rujak,tapi matanya terus menatap ke Safa,rupanya Safa bersama Linda sedang mengantri.


"Pak,,saya mau buah mangga muda nya yang banyak yah sama jambu airnya,Nanas Sama pepayanya saya ngga mau,,"


"Baik mba,,mau berapa porsi,,?"


"Lin kamu mau ngga,,?"


"Boleh deh,Aku mau satu,,"


"Dua porsi pak,,"


"Saya juga mau dua porsi dan sama isinya seperti mba nya ya Pak,,"


Safa yang faham dengan suara itu langsung menengok, Safa sangat kaget melihat Alfa yang ada di belakangnya .


"Hai,,,,,"


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2