
Safa dan Sasi sedang mengobrol bersama papah dan mamah di ruang keluarga,setelah selesai makan malam.
"Seminggu lagi ulang tahun Kaka dan Adek,kalian mau buat acara atau ngga,,?"tanya papah.
"Ngga buat Acara,,"Safa.
"Buat acara,"Sasi.
Keduanya bicara bersama,Papah dan mamah melihat keduanya.
"Tumben kalian ngga kompak,"kata Mamah.
"Kak,,kok ngga buat acara sih,kita kan setiap ulang taun selalu buat acara ,"Sasi langsung bertanya ke Safa.
"Kita itu udah tua,bukan anak anak lagi,mendingan kita santunin anak yatim piatu aja,trus setelah itu kita makan sekeluarga,undang om Alvin sama Tante Kay,"
"Benar juga Dek yang di katakan Kaka,lebih baik uang yang buat Besta kita bagikan kepada anak anak yatim piatu dan lansia, kita sudah lama tidak pernah bersedekah,,"kata Papah.
"Ya udah deh terserah aja,,"sambil manyun.
"Sayang,,kalau terserah jangan manyun gitu dong,ayo senyum,"Sasi lalu tersenyum.
"Tapi kita makan bersamanya di restoran,jangan di rumah,nanti Sasi yang akan cari restoran nya,"Papah dan mamah jawab iya.
Safa lalu pamit duluan mau masuk ke kamar,karena Safa sudah mengantuk.
__ADS_1
"Pah,, Mah,,nanti Mas Alfa Sasi undang, yah?"
"Iya,undang saja ,itu kan calon suami kamu,"
Mereka mengobrol sampai jam 10 malam,lalu Sasi masuk ke kamar karena sudah mengantuk.
Hari berlalu,besok adalah hari ulang tahun Safa dan Sasi, Mamah sudah memasukan uang di amplop untuk besok di bagikan di panti asuhan dan anak yatim piatu,dan mamah juga di bantu Mba membungkus bingkisan.
Sasi juga sudah memesan restoran untuk makan malam bersama keluarga sambil merayakan ulang tahunya bersama Safa.
Alfa juga sudah membeli hadiah untuk kado Sasi,tapi rupanya Alfa tidak hanya beli satu kado untuk Sasi saja,tapi Safa juga di belikan kado oleh Alfa.
"Mas,,besok malam ikut makan malam bersama keluarga Ku mau ngga,,?"
"Ada acara apa,,?"
"Ulang tahun,, kenapa ngga ngomong dari kemarin,Aku belum beli kado buat kamu dong,"
"Ngga papa,,ngga usah bawa kado,ini cuman acara makan malam aja kok,,"
"Ya ngga enak ,,ya udah nanti Aku beli kado tapi kalau isinya jelek dan murahan kamu jangan marah yah,,"
"Iya Mas,,itu juga makasih,,"
"Apa kamu ngga malu nanti sama keluargamu kalau Aku datang,,"
__ADS_1
"Ngga lah Mas malu kenapa,,tapi kamu nya mau kan di kenal kan ke keluargaku,,"
"Ya mau dong,,"
"Tapi Mas,,Aku mohon sama Mas,nanti pasti tunangan Sasi akan datang,Aku minta Mas jangan bahas yang kemarin yah,biar itu berlalu,kita biasa aja ,Mas jangan dendam padanya karena membuat Mas pingsan,Aku ngga mau ada keributan,karena kemarin hanya salah paham,dia pikir Aku ini Sasi makanya dia cemburu dan marah,"
"Apa karena itu juga kamu ngga mau ber-make up lagi,"Safa mengangguk.
Suara Safa bergetar seakan mau menangis,tapi di tanhanya,Tama mengambil tangan Safa untuk di genggamnya.
"Iya,,Mas ngga akan bahas itu,kamu ngga usah kuatir,tapi kenapa kamu kaya takut gitu,dia ngga kasar kan sama kamu,,?"Safa menggeleng.
"Apa adik dan orang tuamu tau tentang kejadian waktu itu,?"Safa menggeleng lagi.
Tama sebenarnya curiga tapi melihat Safa memohon untuk tidak membahasnya Tama jadi tidak akan membahasnya,apa lagi keluarga Safa tidak ada yang tau.
Malam harinya saat sedang makan malam,Papah membicarakan tentang acara besok ke anak yatim piatu.
"Jadi kita berangkat jam 10 pagi,kita yayasan anak yatim dulu,setelah itu panti asuhan dan yang terakhir para jompo ,,"kata Papah.
"Mamah sudah buat bingkisan berapa bungkus mah,,kita berarti pakai mobil dua bawa nya yah,orang mamah bijinya banyak gitu,?"tanya Sasi.
"Mamah buat 500 bingkisan,iya kita harus dua mobil besok,"
"Ya ,,besok pagi papah akan susun bingkisannya di dua mobil,kalian bantuin yah,"
__ADS_1
"Iya,,siap Pah,"jawab keduanya.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...