Wanita Taruhan CEO Season 2

Wanita Taruhan CEO Season 2
14


__ADS_3

Hari pernikahan telah tiba.. Semu sudah tersusun rapi. Hari ini hari dimana Disthi dan Junior akan mengadakan acara ijab qabul yang hanya di hadiri oleh keluarga besar saja..


Semua keluarga nampak kumpul saling bercanda gurau, namun hanya satu yang belum terlihat sejak tadi yaitu Putra.. Putra sama sekali belum menunjukkan batang hidung nya semenjak pagi hari.. Tak ada tanda bahwa Putra akan menghadiri acara ijab qabul saudaranya.. Berapa kali pun ponsel Putra di hubungi, tetap saja tak ada jawaban karna ponsel Putra sedang non aktif..


"Bagaimana sayang, apa ponsel Putra tetap tidak aktif?" Tanya Aurel saat berdekatan dengan sang suami..


"Iya.. Dan sepertinya saat ini Putra sedang pergi menenangkan dirinya."


"Aku kenal Putra, meskipun anak itu terkesan hidup bebas, tapi dia tidak akan mungkin emlukai dirinya sendiri.." Jawab. "Ouh iya dimana Junior" Tanya Aurel.


"Disana." Tunjuk Dewa ke Junior yang berada di dekat Rey..


"Junior, hari ini kau akan menikah.. Hari ini aku sebagai sahabat mu ingin berpesan padamu. Jadilah suami yang bisa membimbing istrimu, hargai dia karna dia adalah calon ibu dari anak anak mu." Ucap Rey, yang entah kesurupan apa tiba tiba berkata kata bagus..


Junior tersenyum menanggapi ucapan Rey, asisten sekaligus sahabat nya..


"Kenapa kau tersenyum? Apa ada yang lucu dengan ucapan ku?" Tanya Rey yang kini jiwa kepo nya kumat..


"Apa perlu aku ingat kan padamu Rey, jika aku sama sekali tidak mencintai Disthi. Dan untuk saran mu tadi seperti nya itu mustahil aku lakukan karna aku anak mencerai..........


"Menceraikan Disthi???"Timpal Rey


"Kau benar.."

__ADS_1


"Kau jahat Junior, harusnya jika kau tidak mencintainya setidaknya jangan menikahinya dan jangan membuat nya sakit hati.."


"Kau pikir aku yang ingi menikah dengan nya?? Disthi sendirilah yang ingin menikah dengan ku, dan itu resiko yang harus dia ambil, siapa suruh memilih diriku." Jelas Junior sambil meminum minuman yang ada di tangan kanan nya..


"Semoga kau tidak jatuh cinta pada Disthi, karna jika sampai itu terjadi. Aku lah orang yang paling pertama menertawakan mu."


"Jatuh cinta? Hahahahah, kau bodoh atau apa? Aku cuman mencintai satu wanita. Dan cinta itu sudah aku simpan dihatiku yang paling dalam.."


"Bulshit soal cinta.. Yang aku tahu kau tidak mencintai Jasmin, kau hanya prihatin dan kasihan akan nasib yang Jasmin jalani saat ini."


"Junior." Teriak Mom Aurel memanggil..


"Mom.." Jawab nya.


"Ayoo, kita kedalam. Sebentar lagi acara akan dimulai." Ajak Aurel pada anaknya..


...🍃🍃🍃🍃...


"Jangan memandang nya seperti itu, jangan membuat malu mom mu ini." Bisik Aurel tepat di kuping Junior sehingga membuat Junior mengerjapkan mata dan menggeleng kepalanya agar tersadar dari lamunan nya..


Saat Disthi duduk tepat di samping Junior, entah kenapa ada perasaan aneh yang menyeruak ke dalam hati Junior.. "Inikah perasaan gugup yang sering orang katakan jika akan menghadapi ijab qabul." Batin Junior..


"Tidak, tidak.. Aku tidak boleh gugup, karna tidak ada cinta di sini. Yang ada hanya sandiwara dan taruhan saja." Batinya kembali berbicara..

__ADS_1


Beberapa menit kemudian.


"Sah..........."


Ucap keluarga besar serentak, saat Junior mengucapkan ijab qabul nya..


Dan kini Junior dan Disthi telah resmi menjadi pasangan suami istri..


...🍃🍃🍃🍃...


Di tempat lain, di alam terbuka. Putra menangis mendengar kabar dari Rey jika saat ini Junior dan Disthi telah resmi menjadi pasangan suami istri.. Sesak, yah benar. Saat ini dada Putra terasa sesak mendapatkan kabar jika wanita yang ia cintai sepunuh hati telah menjadi istri dari kakak nya sendiri.. Wanita yang terus saja menguasai oikiran dan hatinya..


"Aku akan tetap memperjuangkan mu Disthi, meski kau istri kakak ku.. Aku rela kehilangan apapun asal aku tetap bisa hidup dengan mu." Ucap Putra sambil sesekali menyeka air mata yang membasai pipinya..


Lebay, mungkin sebagian orang akan bilang jika Putra lebay, tapi bagi Putra menangis adalah cara terbaik agar bisa sedikit meringankan beban yang ada. Menghilangkan sedikit rasa sesak yang ada di dadanya...


Cinta..


Satu kata tapi berjuta kejutan..


Cinta...


Kau begitu unik, mampu membuat orang tertawa dan menangis secara bersamaan.

__ADS_1


Cinta...


Menurut kalian cinta itu apa???


__ADS_2