
"Disthi tenang lah dulu." Ucap Junior sambil menarik tubuh Disthi menuju kamar mandi.
"Panas." Kata itu terus Disthi ucapkan sambil membuka satu persatu kancing bajunya.
Junior langsung mengambil shower dan mengguyur tubuh Disthi agar panas yang ada di dalam tubuhnya segerah meredah.
Wajah Disthi merah, tapi seketika Disthi terjatuh pingsan, dibawah guyuran shower. Mungkin Disthi sudah tidak dapat lagi menahan, panas, dan seketika tubuhnya dingin akibat siraman air yang di berikan oleh Junior. Junior yang melihat langsung mematikan air dan memcoba membangunkan Disthi dengan cara menepuk lembut pipi Disthi.
"Disthi, bangun. Ayo bangun" ucapnya, namun Disthi tak juga membuka mata.
Akhrinya Junior memutuskan membuka baju Disthi, satu persatu kain yang menutupi tubuh Disthi berhasil di buka oleh Junior. Hinggal tak ada benang sehelai pun yang menutupi tubuh cantim Disthi, membuat Junior menelan saliva nya secara kasar.
Setelah itu, Junior menggendong tubuh Disthi dan membawa Disthi ke tempat tidur, di letakkan tubuh Disthi secara perlahan, lalu Junior menarik selimut menutupi tubuh polos Disthi.
"Sial, dia membangun kan Junior ku " Ucap Junior sambil mengusap wajahnya secara kasar.
__ADS_1
"Kau sudah tidur nyenyak, tapi Junior ku malah bangun, huufff apa yang harus aku lakukan suapa Junior ku bisa tertidur kembali." Junior terus saja bergumam dengan dirinya sendiri, toh tidakungkin dia melakukan hal itu kepada sang istri dalam keadaan yang tidak sadar, nanti apa yang akan Disthi katakan jika sudah sadar dan tahu jika Junior melakuka hal itu pada nya.
Junior melangkah masuk kedalam kamar mandi, mencoba menenangkan Juniornya agar bisa tidur kembali.. "Oh no!! tidak mungkin perjaka ku hilang dan di ambil oleh tante sabun." Ucap nya di kamar mandi.
"Bagaimana pun, perjaka ku hanya untuk istriku, bukan untuk tante sabun." Gumam nya kembali, lalu menyalakan shower dan mengguyur tubuhnya hingga Junior nya kembali tertidur.
Setelah semua aman, Junior melangkah menuju tempat tidur dan membaringkan tubuhnya tepat di samping Disthi. Tidur dengan keadaan polos bagian aras tanpa sehelai benang yang menutupi bagian dada bidang nya.
Karna memang Junior sangat lelah, mengingat tadi sepulang bekerja ia langsung bertemu dengan Disthi dan belum istirahat sama sekali, dan tanpa menunggu waktu akhrinya Junior tertidur pulas tepat di samping Disthi.
"Hhmm" gumam Junior yang merasakan sesuatu yang berbeda. Namun semakin kesini Junior semakin merasa jika semua ini nyata, dan secara perlahan Junior membuka matanya. Dan sungguh Junior sangat kaget melihat Disthi dengan keadaan polos sudah berada di atas tubuhnya, sambil mencium dada bidang miliknya.
"Disthi apa yang kau lakukan?" tanya nya sambil menggeser tubuh Disthi hingga membuat Disthi turun dari tubuhnya.
"Junior aku ingin." Lirih Disthi.
__ADS_1
"Tapi Disthi kau dalam keadan tidak sadar."
"Aku sadar, dan aku ingin." Pinta nya dengan lirih.
"Disthi ..."
"Aku ing ...." Ucap Disthi terpotong kala Junior langsung menyambar bibir mungil milik Disthi.
Satu ciuman lembut mendarat, dan lama-lama jadi menuntun kedua nya agar melakukan hal yang lebih dari sekedar ciuman.
Heyyyyyy, reader apa yang kalian pikirkan sepagi ini.. 😅😅😅😅😅
Autor khilaf hari ini dan Up 2 eps. semoga kalian syukkaaaaaa🥰.
jangan lupa like dan komen yah.
__ADS_1