
Semenjak kejadian hari itu, hubungan Disthi dan Junior semakin erat. Mereka sudah tidur bersama seperti pasangan suami istri. Dan hampir tiap malam Junior selalu melakukan olahraga panas nya.
Disthi pun merasa bahagia karna Junior sudah memperlakukan dengan baik, tidak lagi teriak dan marah - marah yang tidak jelas seperti dulu. Tapi satu yang terus saja mengganjal pikiran Disthi, karna hingga saat ini Junior belum juga menyatakan cinta padanya sama sekali. Karna menurut Disthi jika memang Junior mencintai nya pasti Junior sudah mengatakan padanya, tapi sampai hari ini pernyataan cinta itu belum saja terucap dari bibir Junior.
"Apakah benar Junior mencintaiku?" Batin Disthi menatap Junior yang secara perlahan hilang dari pandangan nya karna berangkat bekerja.
"Kalau dia cinta padaku, harus nya ia bilang itu, tapi kenapa sampai saat ini belum ada kata cinta yang aku dengar, atau jangan-jangan Junior hanya ..." Disthi mulai berpikir aneh-aneh.
...🍃🍃🍃🍃...
Di perusahaan, tak henti-hentinya Rey menggelengkan kepalanya melihat Junior yang sudah seperti orang gila yang selalu tersenyum sendiri, entah apa yang Junior pikirkan hanya ia yang tahu.
"Ternyata jatuh cinta bisa membuat orang menjadi gila." Ledek Rey
"Maksud mu?"
"Jatuh cinta, bisa membuat orang menjadi gila." Ulang Rey.
"Jadi kau bilang aku gila?" tanya Junior dan Rey hanya mengangkat kedua bahunya.
"Sia*lan." ucap Junior sambil melempar kertas yang telah di buat bundar ke hadapan Rey.
"Buktinya .. Kau selalu saja tersenyum padahal tidak ada yang lucu. Dan kau juga lebih banyak mengkhayal sekarang."
__ADS_1
"Kau ingin gajimu naik atau tidak?"
"Mau lah."
"Makanya lebih baik kau diam saja. Tidak usah banyak omong."
"Bonus ku yang waktu makan malam itu, ingat jangan di lupakan juga."
Junior menupuk jidatnya, jika sudah berurusan dengan Rey, pasti yang ada UUD (ujung-ujung duit) Dan Rey mempunyai ingatan yang sangat kuat jika menyangkut dengan uang..
"Yah aku ingat " jawab junior dengan malas, tapi Rey malah senang.
...🍃🍃🍃🍃...
Yah, siang ini Dihsti memutuskan untuk berkunjung ke rumah mom nya dan pastinya sebelum ke rumah mom nya Disthi lebih dulu izin ke Junior, walau banyak drama yang Disthi lalui, karna Junior sempat melarangnya untuk keluar rumah, tapi akhirnya dengan segala bujuk rayu, Junior memberi izin dan tentunya dengan satu syarat, harus melakukan olahraga wajib nanti malam..
"Mom, bagaimana cara dad dulu menyatakan cinta nya pada mom?" tanya Disthi.
"Mom lupa." Jawab nya singkat.
"Ayolah mom, coba mom ingat dulu bagaiamana dad menyatakan cinta pada mom."
"Memang ada apa sih? kenapa tiba-tiba bertanya seperti itu?" tanya mom balik.
__ADS_1
"Ngak ada apa-apa mom, cuman Disthi penasaran saja."
Baiklah mom akan cerita. Dulu mom dan dad itu sahabat. Panjang lebar mom menceritakan kisahnya dengan sang suami membuat Disthi terdiam sambil mendegar cerita mom nya.(kisahnya ada di wanita taruhan ceo)
"Mom .." sela Disthi saat mom nya masih bercerita
"Ada apa sayang?"
"Junior belum pernah bilang cinta nya padaku."
"What ..???" Kaget mom Disthi.
"Iya mom. Kadang aku berpikir mungkin Junior hanya patuh terhadap orang tuanya dan mau menerima perjodohan ini." Lirihnya.
"Sayang, bukan kah pernikahan kalian baru beberapa bulan saja. Sabarlah menunggu, mom yakin suatu saat nanti Junior akan menyatakan cinta nya padamu."
"Tapi bagaimana jika hari itu tak kunjung datang mom, bangaimana jika Junior tidak pernah bilang jika ia mencintaiku."
"Yah buat lah agar Junior menyatakan cintanya?"
"Caranya??"
Mom Disthi tersenyum, lalu berbisik kepada Disthi
__ADS_1