Wanita Taruhan CEO Season 2

Wanita Taruhan CEO Season 2
69


__ADS_3

Sesampai nya di rumah, benar saja semua keluarga berkumpul. Menunggu kedatangan Disthi dan Junior.


Dad Anzel yang melihat menantu nya baru tiba langsung, memberikan bogeman mentah di perutnya. "Bod*doh" ucapnya.


Lalu Mey maju mendekat ke arah Junior, langsung memeluk tubuh Junior. "Untung saja kau sudah ku anggap sebagai anak dari kecil, jika tidak, mungkin kau sudah ku ratakan dengan tanah." Ucapnya.


"Ibu .." Ucap Junior terharu mendengar ucapan mertuanya yang ia panggil ibu sewaktu ia kecil dulu.


"Duduklah sayang." Pinta Mom Mey.


"Junior sebentar lagi kau akan menjadi seorang ayah, Mom harap kau bisa lebih bijak dalam menanggapi hal apa pun." Ucap Mom Aurel.


"Mom maaf."


"Tidak usah minta maaf, tapi buktinya semuanya dengan tindakan. Percuma bilang maaf kalau sifat mu masih tetap sama. Dan satu lagi, tolong kurangi ego mu itu." Pinta Mom Aurel.


"Mom .."

__ADS_1


"Untung saja aku masih memiliki kesadaran jadi aku tidak merebut istrimu" timpal Putra membuat orang yang berada di situ langsung menatap horor pada Putra. "Astaga aku hanya bercanda,"


Junior menghampiri Putra lalu memeluk adiknya yang menurutnya sangat menyebalkan. "Terima kasih, karna mau mengalah untuk ku." Ucap nya dengan tulus.


"Siapa bilang aku mengalah. Aku masih tetap dengan taruhan itu, aku tetap akan mengambil alih perusahaan mu kak."


"Ambil lah semuanya, aku tidak butuh itu semua, jika orang yang aku cintai tidak berada di samping ku. Harta masih bisa aku cari, tapi cinta yang tulus? sangat sulit untuk di dapat kan." Jelas Junior, membuat semua orang tersenyum senang mendengar ucapan Junior.


"Akhirnya kau sadar juga kak."


"Tunggu apa ini?" Timpal Rey yang baru saja tiba di sana.


"Junior kau sudah tahu jika Disthi hamil? Dan itu anakmu?" Tanya Rey.


"Ya." Jawab Junior singkat.


Rey menepuk jidatnya sendiri, karna batal lah dirinya mendapat pundi-pundi uang, padahal sudah bersusah payah dia mengumpulkan semua informasi tentang Disthi agar Junior bisa memberikan nya bonus.

__ADS_1


"Kau kenapa?" Tanya Junior menatap ke Rey.


"Tidak salah lagi, pasti kau sedang memikirkan uang mu yang ludes karna tidak berhasil. Iya kan?" Ejek Mom Mey yang hafal betul dengan Rey anak nya Roy.


Rey menganggukkan kepalanya dengan wajah yang sedih.


"Sudah aku duga, kau tidak ada bedanya dengan ayahmu sih Roy itu." Timpal Mey kembali.


"Uang ku ..."Lirih Rey membuat semua yang berada di situ tertawa melihat nya


...🍃🍃🍃🍃...


Cinta, satu kata yang sangat senderhana yang sangat gampang untuk di ucapkan namun sangat sulit untuk di artikan. Cinta jika kau sudah merasakan nya maka akan sulit bagimu untuk menghilangkan nya. Apalagi jika kau sudah jatuh cinta yang amat terdalam. Jika kau sudah siap jatuh cinta, maka kau juga harus siap merasakan pedih dan sakit secara bersamaan. Cinta bukan hanya sekedar bahagia, namun juga sakit. Cinta juga bukan sekedar bagaimana kita membahagiakan orang yang kita cintai, tapi cinta kita harus rela kehilangan orang yang kita cintai demi melihat orang yang kita cintai bahagia. Perjalanan hidup tidak lah indah tanpa cinta. Maka dari itu, jika kalian sudah mencintai seseorang, jagalah dia dengan baik. Karna jika kau sudah kehilangan maka kau baru akan menyesalinya.


..."Tingkat tertinggi dalam mencintai adalah mengiklaskan, dan tingkat kebohongan tertinggi adalah kata itu"....


Iklas memang gampang untuk di ucapkan namun sulit untuk dilakukan. Karna iklas belum bisa dikatakan iklas jika kita masih sering mengungkitnya.

__ADS_1


...End...


__ADS_2