
Hallo temen temen jangan lupa like, shere, vote, comen and tambah ke favorit dukung author terus biar semangat up datenya makasih😊😊😊🤗🤗
...__SELAMAT MEMBACA__...
"aku juga salah satu anak geng sterr
aku kadang kadang buat keributan di sekolah di jalan kau bisa saja dapat masalah"
"aku bisa membebaskanmu dari semua masalah dan itu bisa ku hasut dengan uang ingat uang akan menyelesaikan segalanya" ucap Leo
"keculai Cintaaaaa
kau taukan cinta itu tidak bisa pakai uang dia itu harus tulus tidak bisa di hasut" ucap memelia agak teriak
"ya kau benar"
"au ah bingung aku" ucap memelia diapun kembali makan dan minum dengan kesal tak ada lagi cara di kepalanya semuanya sudah dia gunakan tapi dengan cerdasnya pria ini menjawab sungguh menyebalkan
setelah beberapa menit
karna terlalu banyak minum dan lelah dengan semua omongan Leo
memelia sudah tidak kuat dan diapun tertidur
Leo pun memandangi wajah memelia
"kau pikir kau bisa menipuku cara manapun tidak ampuh untukku baru kukenal orang yg tidak mau denganku kau lah orangnya" ucap Leo diapun berdiri
berjalan ke arah memelia lalu mengelus rambut memelia perlahan
wajah yg cantik putih mulus pipi kemerah merehan sanagt indah
"bagaimana bisa aku tertarik padamu" ucapnya dingin diapun menggendong memelia
lalu pergi.....
sementara itu....
"heh caramu hebat juga" ucap veroo
"tentu saja" ucap aska
ting
merekapun bersulang lalu meminum bir itu
sementara yg lain bingung
"kak apa kakak kedua dan putra mahkota
merencanakannya dan hanya boongan" ucap hiro
"wahh cerdik sekali ku kira semuanya itu beneran apalagi ini perintah dari raja rumornya langsung menyebar" ucap natan
"tentu saja hanya cara ini ku rasa yg baik
lagian agar dokter dingin itu tidak kesepian" ucap veroo
"heh pantas saja seperti ada yg aneh kenapa kak aska tidak mau bantu kak hiroo ternyata hanya pura pura" ucap natan
"et tapi siapa dokter yg kakak maksud itu" ucap natan lagi
"Leo" jawab veroo dingin
"oh dokter dan laki laki yg sering menyuekkiku itu ya kak" ucap hiroo
"oh ya snagat menyebalkan terus terus sekarang mereka ada di mana" ucap hiroo
"tentu saja lagi berdua hahaha" ucap natan
merekapun saling mengobrol dan bercanda canda
aska melihat ke arah wiliam
"kita memainkan perminan kartu" ucap aska
"ahh boleh sekalian aku melatih sekarang kartu nya lebih susah tapi aku bisa meramal kartu itu " ucap natan
"baiklah untuk bersennag senang" ucap veroo
askapun melihat ke arah wiliam
__ADS_1
"ayo ikutlah kakak ketigaaa" ucap hiroo
"aku tidak bisa bermain permainan yg kalian mainkan"
"itu tidak masalah kita akan mengajarimu cara bermainnya" ucap aska
"emm lebih baik kalian saja yg mainkan kalo aku harus di ajari itu akan membuang waktu main kalian bukan" ucap wiliam
"oh tentu saja tidak ayolah kau harus bermain untuk yg pertama kalinya" ucap veroo
"baiklah kalau kalian memaksa" ucap wiliam diapun akhirnya mengikut ke arah meja dan duduk diantara mereka
"baiklah siapa dulu" ucap aska
"baiklah kali ini bagaimana kakak ketiga yg terus bermain sementara kita bergantian" ucap natan
"boleh juga oke bagaimana kalo putra mahkota dulu yg main" ucap hiroo
askapun maju merekapun duduk berhadapan aska mengocok kartu remi itu diapun mengocoknya tanpa melihatnya dengan tatapan yg licik
diapun membagikan kartu itu ke wiliam dan juga dirinya
lalu askapun membiarkan wiliam jalan duluan
wiliampun mengeluarkan 2 wajik
"ayo putra mahkota kau tidak pernah kalah dalam hal ini bukan" ucap hiroo agak mengejek
lalu askapun mengeluarkan wajik juga
wiliampun mengeluarkan lebih banyak wajik
lalu askapun mengambil dack dan tersenyum licik
wiliampun juga ikut mengambilnya permainan menjadi tidak terduga
lalu askapun mengeluarkan keriting
permainan pun mulai seruu dann...
keesokan harinya......
kasur yg putih diapun
"aaa emm eehh" ucap perempuan itu diapun memejamkan matanya beberapa kali lalu diapun membuka matanya
matanya tiba tiba saja melotot menyadari keberadaannya
diapun melihat tubuhnya dan menghela nafas
"hhuuff"
untungnya pakiannya masih terlihat utuh kalo tidak kalian tahu apa yg akan terjadi
ya tentu saja itu adalah memelia
diapun mengelus kepalanya yg agak terasa sakit
memeliapun kembali terkejut
"Aaaaaa jam berapa nih" ucap memelia diapun mencari tasnya tak jauh dari tempat tidurnya diapun bangun dan mengambil tas yg ada di bangkunya
dia melotot menyadari sudah jam setengah delapan
"ya telat lagi aduhh gimana nih udah malahan gua ada di mana lagi hhuuff hhuuff
oke tenang tenang" ucap memelia dia berusaha menenagkan dirinya
diapun mengambil tasnya lalu memakai sepatu nya
tanpa berbicara apa apa diapun langsung berjalan keluar pintu
"aahhh sial!!
pake dikunci lagi adduhh telat nih gimana dongg" ucap memelia
"ekrem ekkremm" tiba tiba suara itupun membuat memelia berbalik
diapun langsung mengenali itu
"eh laki laki brengs*k bajin*an
__ADS_1
cepetan keluarin aku dari sinii" ucap memelia agak teriak
sementara laki laki itu masih diam dengan muka datarnya memelia pun berdecih
"cih
eh siapa namanya oh ya Leo
nih ya lepasin akuuu aku mau keluar jadi tolong buka pintunya" ucap memelia
"gk mau lagian kenapa aku harus menuruti perintahmu" ucap Leo dingin diapun berjalan dan duduk di sofa
memelia yg mendengar itu geram
diapun menghampiri Leo
"kau tau aku sering sekali bolos sekolah
kalo aku bolos lagi aku bisa bisa gk naik kelas dan" ucap memelia terhenti karena
Leo menunjukkan sesuatu yg ada di hp nya
setelah memelia melihatnya Leopun mengambil hpnya kembali
"aku sudah minta izin jadi tidak masalah"
ucap enteng Leo
"heh heh lu gk tau aku itu besok mau kemping kan denger penjelasan guru besok kumpul di mana bawa apa aja nanti kalo aku yg gk bawa sendirian gimana" ucap memelia
"tenang saja kita akan mengurusnya"
"gk aku mau nyiapin semua peralatan bareng temen aku"
"tidak bisa kau tidak ingat kau itu seperti di ibaratkan berbie yg sudah ku beli dan ku mainkan kau tak merasa dirimu murahan dijual oleh keluargamu heh"
memelia yg mendengar ucapan Leo merasa geram di sebut murahan
Pplakk
memeliapun melempar tasnya ke wajah Leo Leo hanya diam dengan muka datar yg menyebalkan
"heh kau bisa panggil aku murahan gara gara aku di beli olehmu kau bisa panggil aku murahan karena hartamu itu sungguh sangat kejam kau ini " teriak memelia
diapun mengambil tasnya kembali
berada di depan pintu lalu dengan tenaga dan jurus yg sudah dia pelajari dan memulai aba aba
"kalau kau mendobraknya kau harus ganti rugi kalau kau tidak mau ganti rugi" ucap Leo diapun berjalan ke arah memelia memelia berhenti diapun menengok ke arah Leo tapi Leo pun
mendorongnya hingga memelia berada di depan pintu Leopun meghimpitnya dan mencegatnya dengan tangannya agar tidak kabur diapun memegang dagu memelia
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
bersambung.....
__ADS_1