
"nanti aku yakin akan ada perang besar yg menimpa entah aku lenyap atau tidak" ucap veroo
"kau harus berlatih kekuatanmu
berlatih dan terus berlatih" ucap veroo
"perang besar?
kapan itu terjadi?" ucal hiroo
"aku tidak tau kapan waktunya terjadi
tapi aku sudah mempunyai firasat bahwa nanti semuanya akan hancur" ucap veroo
sementara cecen diam di sana hanya mendengarkan tak berani untuk berbicara dan memotong pembicaraan para pangeran
"apa kau punya jimat kak"
"jimat?"
"ya jimat
untuk memvilingkan semua itu akan terjadi"
"ah tidak itu hanya pakai logika
suatu hari itu pasti akan terjadi"
__________
keeoskan harinya
wiliam seperti biasa dia bersama laila dan juga kakak dan adek adeknya berangkat ke sekolah
sesampainya di sekolah merekapun seperti biasa masuk ke kelas katna kelas masih sepi dan belum mulai
Fatimah dan wiliam pun mengobrol di atap sekolah
"hhuuff" wiliam menghela nafas dia merasakan angin yg sejuk dari atas sana
"menurutmu kalau kita mencintai dua orang di waktu yg sama yg mana yg harus kita pilih" ucap wiliam diam
sambil menaruh tangannya di saku celananya
Fatimah menatap wiliam diapun terdiam sejenak
"hhhuuf!"
"pilihlah yg kedua" ucap Fatimah mendengar kata itu wiliam langsung melihat Fatimah dengan serius
"kenapa?"
"karna jika kau benar benar mencintai yg pertama jangan sia siakan yg kedua karna kesempatan yg kedua lebih baik dari kesempatan yg pertama" ucap Fatimah
mendengar kata kata itu wiliam menetap Fatimah berfikir arti dari kata kata itu diapun mengerti arti dari semua
*apa itu yg harus ku lakukan?* batin wiliam
kkringg kriing
bel sudah berbunyi guru yg sedang mengajarkan muridnya pun memberi tahu sesuatu
"okay anak anak sebentar lagi kita akan berjalan jalan" ucap pak guru
"jalan jalan kemana pak" ucap hiroo
"ya bapak tidak tahu apakah kalian suka dengan kegiatan ini kita akan berjalan jalan ke daerah perkampungan"
"hah? kampung gk salah itu"
"iya masa di kampung sih emang mau ngapain sih"
"iya apa tidak ada tempat tempat lain aku sangat membenci kampung apalagi kampungan cih"
__ADS_1
ucap para murid yg ngoceh ngoceh kecuali laila, wiliam, natan, hiroo dan Fatimah mereka hanya diam saja dengan muka datar mendengar ocehan temen temannya
"okeh anak anak tenang tenang ya
nanti kita juga akan di bimbing kakak kelas kita kok" ucap pak guru
"hah siapa pak?" ucap salah satu murid
"kegiatan ini wajib ya anak anak
karna kita akan belajar memanen menjaga lingkungan dan lain lain jadi semuanya harus ikut kalau ada yg tidak ikut tanpa alasan yg jelas bapak hukum!" ucap pak guru
"hah ihh bapak udah tau saya gk suka yg becek becek pasti di sana banyak yg becek"
"iya nih masa ke kampung sih"
"pak masa wajib sih apa aku pura pura sakit aja ya" ucap para murid
"tenang anak anak kakak kelas juga yg akan mengajari kita kakak kelasnya yg kemarin erlan, veroo, brain, kevin dan Aska" ucap pak guru
"hah beneran ahh kalau diajarin sama mereka mah aku mau"
"ah iya kalau mereka mah aku mau ikut aja deh gk papa becek"
"ah bisa liat mas ganteng lagi"
yg cewek pun pada heboh karna bertemu dengan kakel ganteng sementara laki laki yg ada di sana mendengar ocehan cewek memutar bola matanya males
"sudah okeh tidak ada kata tidak
sekarang bapak lanjutkan pelajarannya" ucap pak guru
pelajaranpun kembali di mulai
di jam istirahat mereka semua pergi ke kantin untuk makan
wiliam, laila, memelia, hiroo, Fatimah dan natan pun duduk di kursi yg sama mereka pada makan
"kak apakah boleh seorang pangeran menikah dengan dayang atau pelayan istana?" ucap natan mereka yg mendnegar itu pada nengok kecuali Fatimah yg mendnegarkan sambil makan
"tidak semua jodoh pangeran sudah di atur oleh raja kalaupun mau mencari pasangan tidak yg hidupnya miskin"
"oh lalu kenapa kau bisa menikah denganku apa karena aku kaya" ucap laila
"tidak karna aku mempunyai kesempatan yg tidak datang dua kali" ucap wiliam dingin
"memang kalian tidak saling cinta?" ucap hiroo
"kami saling menyukai" ucap wiliam yg langsung memotong pembicaraan laila ketika laila ingin berbicara
lailapun hanya diam
dengan muka agak kesal
"tentu saja slaing cinta buat apa menikah kalau tidak saling mencintai" ucap natan
"lalu kenapa yg saling mencintai tidak bisa bersama?" ucap Fatimah mereka yg mendengar itu melihat ke arah Fatimah
Fatimah hanya diam merekapun sama lalu Fatimah pergi karna makanannya sudah habis
"iya juga ya" guman hiroo mereka semua mendengar gumanan hiroo hiroo memikir nasipnya yg sama diapun berubah menjadi galau
"hei ada apa denganmu?" ucap memelia yg melihat hiroo galau
"ah tidak aku hanya memikirkan hidupku aku berjodoh dengan siapa nantinya" ucap hiroo
laila dan wiliam hanya diam memikirkan perkataan Fatimah
*ya kenapa aku san Aska yg saling mencintai tidak bisa bersama dan kenapa aku dan wiliam yg tidak saling cinta harus bersama* batin laila
*kau benar
kenapa yg saling cinta tidak bisa bersama * batin wiliam
__ADS_1
sementara Fatimah sehabis dia makan dia meminum minuman jeruk sambil memandangi pemandangan sekolahnya dari atas
"hhuuff...
apa aku harus melakukannya?"
"tapi memang ini tidak adil aku harus melakukannya apapun yg terjadi aku sangat kesal dan tidak tahan"
"hhuuff akan ku bicarakan nanti"
Fatimah berbicara dengan dirinya sendiri diapun pergi ke bawah ke perpustakaan di sana dia bertemu dengan brain
brain yg tadi memilih milih buku pun berhenti setelah melihat Fatimah yg menatapnya
"kenapa?" tanya brain
"apa kau tau hubungan Aska dengan wiliam?" tanya Fatimah
"kau ini selalu kepo" ucap brain dingin
"yaiyalah
namanya kan juga cewek serba kepi kalo kamu tau ceritain" ucap Fatimah
"hubungan wiliam dan Aska rahasia"
"ya elah ceritain doang apa susahnya sih"
"susahlah lu ceritain dulu hubunganlu sama wiliam baru gua ceritain hubungan Aska dengan wiliam"
"yaelah
yaudah kalo gitu lu tau gk Aska itu
punya rahasia terbesar" ucap Fatimah dingin
"tau hubungan dia dengan laila adalah rahasia terbesar"
"oh lu gk tau yaudah makasih" ucap Fatimah diapun akhirnya pergi
"eh eh tunggu tunggu" ucap brain menghentikan Fatimah Fatimahpun berhenti diapun berbalik
"hem apa?" ucap brain
"ngomong ngomong gua juga penasaran apa maksudnya lu bilang gua jahat" ucap brain
"hhuuff
gua akan kasih tau kalo luh kasih tau tentang Aska dan wiliam" ucap Fatimah
"haaiissy kalaj lagi gua" ucap brain
"yaudah sini sini gua ceritain"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
bersambung...