
dia bawah naungan pohon yg besar itu Aska beristirahat sejenak mengumpulkan tenaganya kembali
dia mengambil air minum yg ada di dalam tasnya dan meminumnya
"hhuuff sial sekali sial! sial sial! hhaiiisyy hhuuff" ucap Aska yg sedikit kesal
"aku sangat ceroboh bisa bisanya ada yg menculiknya lagi ini pasti sudah di rencanakan bagaimana bisa dia selamat"
diapun memutuskan untuk bermalam di sana sampai matahari kembali karna Aska sudah sangat lelaki berlari dari tadi
__________
sementara di sisi lain Fatimah sekarang hanya bisa pasrah dengan keadaannya
hari sudah malam tapi masih belum saja dia terbebaskan
"bagaimana dengan keadaan Aska aap dia baik baik saja" cuman Fatimah dia memikirkan Aska
terkadang dia tau apa yg dialami oleh Aska dia mengerti dan peka
"hhuuff bisa bisanya penculik itu menculik ku lagi mengesalkan" ucap Fatimah yg agak kesal
"ini penculikkan untuk kedua kalinya apa dia gk cape apa menculik aku terus maunya apa sih jadi budaknya ihh orang gk mau ngeselin banget sih tuh orang"
"heh awas aja udah laper banget lagi"
Fatimah memang agak sedikit rewel jika sendirian ataupun bersama orang terdekat dia jadi lebih terbuka dan bawel
lalu datanglah seseorang lelaki dengan memakai baju hitam dan juga celana hitam dia memakai topeng yg berbentuk seperti macam
warna matanya biru kehijau hijauan
melihat itu Fatimah tau kalau itu adalah dia yg menculik Fatimah
"siapa sebenernya kamu?" tanya Fatimah
matanya terlihat menandakan bahwa ia tersenyum tapi tidak tahu apakah tersenyum licik atau tersenyum bahagia karena dia memakai topeng
Fatimah mengerutkan keningnya
lelaki berambut hitam itupun membuka topengnya perlahan
Fatimah menyaksikan dia membuka topengnya perlahan perlahan dan akhirnya
topeng itu terbukan melihat siapa orang di balik topeng itu sangat membuat Fatimah terkejut
"kamu" ucap Fatimah
________
di sisi lain wiliam kembali ke kerajaan Damon Kingdom
dia melihat laila yg sedang sendirian
diapun duduk di samping laila laila yg melihat itu diam saja
"eh kan Fatimah pergi ke kampungnya sekarang" ucap laila
"memang aku peduli" ucap dingin wiliam
"ya kali kamu kan abangnya"
"oh ya kapan nih mau balas dendam aku kan mau keluar dari kerajaan ini bosen tau" ucap laila
"kan sudah ada memelia"
"iyaa sih emang bener ada laila
tapi kan kamu selalu kekang aku gk boleh inilah inilah kan gabut aku boleh keluar ya main main sama memelia kemana gitu"
"gk"
"ihhh kenapa sih"
__ADS_1
"kalo lu kenapa napa lagi gimana"
"emang kamu peduli"
"tentu saja aku tidak akan menyia nyiakan barang yg sudah ku ambil"
"yaelah jahat amat yaudah sekali doang gk bakal kecelakaan lagi" laila masih terus membujuk wiliam
"kalau kamu berniat untuk kabur dan pulang ke rumahmu"
"tidak akan"
"aku tidak percaya"
"yaelah gk akan kok
sekali aja nih aku tuh dah bosen bosen banget pliss"
"gk sudah ku bilang tidak ya tidak
tidak ada bantahan"
"yaelah dasar terus kapan nih aku pulangnya"
"kira kira sebulan lagi"
"hah bener
emang kamu mau ngapain sebulan ini bales dendam"
"kau akan tau nanti"
"aahhh" ucap laila yg kesal
di malam hari ini setelah wiliam bersih bersih dia hanya memakai kaos hitam dan juga celana lepis
wiliam pergi ke atap kerajaan dia menikmati angin malam yg sejuk dan segar sambil mendengarkan musik ya kalau gk dengerin musik gk afdhol aja gitu
diapun merenung di atas atap sambil mendengarkan musik
"hhuuuff" wiliam menghela nafas mencoba menenangkan dirinya
ai rmatanya terus jatuh entah karna apa dia sanagt sedih sekarang
"heh aku terlihat begitu lemah
aku breng*ek sekali tidak kah aku sangat breng*ek" guman wiliam memaki maki dirinya sendiri
diapun kembali meminum bir nya
"hhiiskk heh hhuuff
akan ku balaskan semua dendam ku Fatimah aku tidak akan mencintaimu lagi" ucap wiliam
diapun meminum minuman keras sampai akhirnya dia mabok
yaa walaupun wiliam terlihat kejam tapi dia tidak pernah minum sebanyak ini karna dia tau ini akan membuatnya seperti orang yg lemah
dan akan membuat kesehatannya berkurang sehingga dia tidak bisa membalaskan dengan baik
dia mabuk dan akhirnya
pergi ke kamarnya di San wiliam berjalan sempoyongan dan akhirnya masuk ke dalam kamarnya diapun langsung menutup pintu
laila yg tidak bisa tidur masih berada di ranjang dia yg melihat wiliam masuk langsung menghampirinya
"wiliam" ucap laila
wiliam langsung melihat laila
diapun langsung menjatuhkan dirinya sehingga laila terdorong bersama wiliam
dan akhirnya mereka berdua terjatuh di ranjang
__ADS_1
"wiliam!" ucap laila agak terkejut diapun mencium bau alkohol dari tubuh wiliam
"ahh pasti mabok" ucap laila
"heh aku harus membalaskannya" guman eiliam diapun langsung bangkit dan akhirnya menc*um bibir laila dengan ganas
"emm emm emmm" laila berusaha menghentikan wiliam dan mendorong wiliam tapi itu sia sia saja
wiliam sudah mabok dan tenaganya lebih kuat dari pada laila
dia Mel*et bibir laila dengan ganas tanpa henti
"wiliam eemm berhenti eemm ak emm hhuff" ucap laila yg sudah kehabisan nafas karna ulah wiliam
wiliam pun menghentika aksinya
"tidak ada tapi tapi kali ini" ucap wiliam lalu lanjut menjalankan aksinya dan akhirnya malam itupun di habiskan dengan yaa begitulah
malam itupun menjadi malam yg pertama untuk mereka berdua yaa begitulah
_________
di tengah tengah malam yaa di jam 2 sampai tiga lah wiliam melakukan aksinya
wiliam pun tertidur di samping laila
sementara laila kesakitan diapun menangis
"hhiiskk hhiiskk" tentu saja wanita itu menangis kesuciannya sudah di ambil oleh lelaki yg tidak di cintainya tanpa seizin darinya
laila bukanlah wanita murahan yg ketika kesuciannya diambil begitu saja dia tidak bertindak
wiliam tertidur masih dengan topengnya
rasanya laila ingin sekali memukulnya dan membuka topeng itu tapi apalah daya dia hanya bisa menangis
sekarang dia tampak kesal dia sudah marah
"kau jahat wiliam jahat!" ucap laila diapun berusaha untuk bangun dan pergi ke kamar mandi
walaupun area bawahnya terasa sakit sekali
dia menangis dan menutup pintu kamar mandi
"hhiiskk hhiiskk hhiiskk" tangis laila dia sedih sekali membasahi dirinya di bak mandi
"kenapa kenapa ini harus terjadi kepadaku kenapa" ucap laila dia menangis dan berusaha tidak bersuara dan itu adalah tangisan yg paling menyakitkan
menangis tanpa suara apalah daya dia sekarang semuanya sudah terlambat percuma juga kalau membalaskan nya semuanya tidak akan bisa kembali seperti dulu
"hhiiskk hhiiskk hhiiskk" diapun menangis semalaman di kamar mandi
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
bersambung...