
tendangan Fatimah sangat keras
sehingga membuat bos preman itu terpental
"aa!!" ucapnya kesakitan
"lawan dia" ucap salah satu anak buahnya
Fatimahpun akhirnya melawan preman itu
Buuk!
Bbuk!
Bukk!
merekapun saling bangku hantam
"eh eh kenapa jadi berantem gini eh hentikan hentikan" ucap ibu tadi
tapi preman itu tak mendengarkan diapun masih terus berkelahi sehingga membuat Fatimah tak bisa berhenti
bbuk!
bbuk!
buk!
merekapun saling berkelahi
sampai sampai Fatimah tidak sadar dan
bbuk!
bbrukk
diapun terjatuh dan mengenai kayu kaya yg ada di sana
"aa!" ucap Fatimah yg kesakitan
"cih
ternyata kau tidak kuat dari yg aku bayangkan" ucap preman itu
ucap Fatimah diapun kembali bangun
merekapun bangku hantam kembali
bbuk!
buk!
bbuk!
tetapi preman itu berhasil menonjok
Fatimah yg membuatnya terluka Fatimah pun ngos ngosan
ibu itu yg melihatnyapun langsung menghampiri Fatimah
"nak nak nak
yaampun sudah sudah ayo kita pergi saja ibu tak jadi lewatkok" ucap ibu tadi
Fatimah pun diam mereka juga diam ketika Fatimah ingin pergi tapi di jegat oleh tiag preman tadi
"kau harus membayarnya kau membuatku dan anak buahku terluka" ucap bos preman itu
Fatimah pun mengambil duit yg ada di sakunya lalu melemparkannya
"heh dari tadi dong" ucap boss itu merekapun memunguti duit yg berserakan itu
ibu itu hanya bisa diam
Fatimah pun membawa ibu itu ke tempat dekat dekat sana
merekapun duduk
"ibu apa kamu tidak apa apa?"
"aku tidak apa apa harusnya ibu yg bilang seperti itu kamu tak perlu repot repot membela ibu"
"memang ibu ingin kemana" ucap Fatimah
"ibu ingin menjumpai anak ibu tapi ibu lupa jalannya jadi tidak usah"
"kau pasti kesakitan apa tidak apa apa" ucap ibu itu
"ah tidak apa apa sudah biasa bagiku
__ADS_1
sebenarnya aku bisa mengalahkan mereka tapi kalau ibu lupa jalannya ya sudah"
"oh ya ibu tinggal di mana?
akan ku antar agar tidak ada lagi preman yg menghajar ibu lagi" ucap Fatimah
"ah tidak usah ibu bisa kok pulang sendiri makasih ya kamu anak yg baik"
"ah aku bukan anak yg baik
buktinya aku tak bisa mengantarkan ibu ke rumah anak ibu pasti ibu kangen kan" ucap Fatimah yg mengerti ibu ini merindukan anaknya
"iya ibu sanagt kangen tapi apa boleh buat ibu sudah bahagia kok di sini yasudah makasih ya nak"
"emm lebih baik aku anterin ibu pulang ya"
"tidak usah tidak usah
ibu bisa pulang sendiri kalau kau anterin bisa bisa anak ibu khawatir dengan keadaan ibu kau obati saja lukamu nak" ucap ibu itu
"ya sudah makasih ya buk"
"ah harusnya ibu yg berterima kasih kau gadis yg cantik dengan hijab itu"
"ah makasih"
"yasudah ibu pergi dulu" ucap ibu ibu itu diapun pergi Fatimah memandangi ibu ibu itu yg pergi perlahan mulai menjauh diapun memegang punggungnya
"ahhhkkk sakit sekali enclok enclok dah
aduhhhhh sakit banget" ucap Fatimah memegang punggungnya kesakitan tapi malah ketawa diapun kembali ke motornya memakai hlemnya dan pergi
dia berjalan jalan di daerah perumahan perumahan yg sepi dan berangin rasanya udara di sini sangat sejuk
dan banyak pemandangan yg indah
lalu Fatimahpun pergi ke toko baju diapun melihat lihat baju di sana
diapun mengambil beberapa membelinya membayarnya lalu pergi ke ruang ganti untuk mengganti pakaiannya
Fatimah mengganti pakaiannya yg tadi awalnya memakai baju sekolah sekarang dia memakai
celana yg tidak terllau ketat dan nampak banyak kantongnya pula hoddy hitam dan juga hijab diapun memakai cupluk memakai sepatu yg tadi lalu pergi dari sana
sementara di tempat lain
sekarang hari sudah semakin malam
"emang mau ngapain?" ucap laila
"kita akan pergi jalan jalan"
"pergi?
ahhh baiklah kalau begituu" ucap laila yg sekarang terlihat bahagia diapun langsung pergi untuk berganti pakaian
sementara wiliam menunggu dengan muka dingin plus datarnya itu
______
merekapun sekarang sudah berada di yaa seperti apsar malam gitulah buat anak anak muda gitulah
okkeh merekapun sekarang lagi berkeliling
"waahh sudah lama aku tidak melihat ini akhirnya" ucap laila dia sangat senang berada di sini
"naiklah sesukamu tapi hanya hari ini saja"
"benarkah
waaww kalau begitu aku mau naik itu" ucap laila menunjuk salah satu wahana
_______
"uuuekk"
"uuekk"
ucap wiliam yg muntah sementara laila mengelus punggung wiliam agar membaik wiliampun langsung menghempaskan tangan laila
"heh sudahlah aku belum terbias naik lorelkoster" ucap wiliam dingin
"ya maaf aku kira kau akan tahan" ucap laila
"ah kita naik itu yuk" ucap laila menunjuk salah satu wanaha diapun langsung menarik tangan wiliam
wiliam agak terkejut
diapun di tarik untuk naik wahana lainnya
__ADS_1
setelah naik wahana cukup banyak
wiliam pun membeli esgrim itu laila diapun memberikannya untuk laila
diapun memakan esgrim itu
"wahh enak sekali" ucap laila memakan esgrim stobery itu
"kau tidak makan esgrim?"
"tidak ada rasa vanila
aku hanya menyukai rasa itu" ucap wiliam dingin
"ohh bagaimana kalau kita makan sate ayo" ucap laila diapun emnarik wiliam untuk membeli sate
wiliampun hanya bisa pasrah
*ini hanya sekali* batin wiliam
diapun mengantri untuk membeli sate
"mau rasa apa" ucap penjual sate itu
wiliampun melihat ke arah laila
"mozzarela" ucap laila
"mozzarela" ucap wiliam
"berapa"
"dua saja" ucap wiliam penjual itupun langsung membuatkannya untuk wiliam
diapun memberikan satenya
"berapa?" ucap wiliam dingin
"lapan puluh dua ribu" ucap penjual itu wiliampun langsung memberikan uangnya
"ya terimakasih" ucap penjual itu
merekapun akhirnya kembali
merekapun memakan sate itu bersama sama
"eemm enak sekali waw" ucap laila diapun memakan satenya dengan lahap
wiliam pun hanya memakan sate dengan muka dingin dan wajah yg datar
"habis ini kita pulang" ucap wiliam dingin setelah menghabiskan satenya
"ahhh satu lagi yak yuk" ucap laila diapun langsung berlari
sementara wiliam dengan malas mengikuti laila
laila pun berlari wiliam amsih mengikutinya dengan malas tanpa laila sadari ada mobil yg berjalan ke arahnya dan ingin menabraknya
laila tak sadar wiliam yg melihat itu terkejut
"LAILA!" teriaknya diapun langsung bergegas lari laila tak dengar diapun terus berlari sementara wiliam terus mengejarnya ketika mobil itu ingin menabrak laila
wiliam dengan cepat mendorong laila tapi dia sendiri terpental sehingga tertabrakk
BBRRUKK
diapun tertabrak dan terpental
"hah!" laila terkejut dia melihat wiliam yg tergelentang dengan penuh darah di muka dan badannya
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
bersambung...