
okeh skip setelah mereka sampai setelah menyebrangi pulau merekapun akhirnya pergi berkuda untuk sampai ke daindong
"kau bisa kan? " ucap Aska
"in shaa allah" ucap Fatimah lalu diapun naik ke atas kuda itu
mereka akhirnya jalan dengan kuda mereka
Aska berada di samping Fatimah
merekapun bergegas untuk kembali ke daindong
tapi tiba-tiba di tengah tengah perjalanan kuda Fatimah terlihat aneh dan kuda itupun tiba tiba berlari kencang tanpa arah
kudanya Fatimah menandingi kudanya Aska
Aska yg melihat ada kejanggalan diapun bertanya
"Fatimah apa yg terjadi? " ucap Aska
"aku tidak tahu tiba tiba kudanya hilang kendali" ucap Fatimah yg juga heran
"apa!?"
mendengar itu Aska pun langsung bergegas menghampiri kuda Fatimah
kuda Fatimah makin lama makin kecang dan
Tek!!
bbrukk!
Aska langsung terjatuh dengan kuda Nya karna ada yg berusaha menembakkan panah
kepada dirinya dan hampir mengenai dirinya
kudanya pun ikut kabur
"hhuuff hhuuff" Aska bangun dia melihat ke arah sana dan sini
"kepada kudanya Fatimah?"
"gawat" ucap Aska diapun langsung berlari mengikuti arah yg tadi dia ingat kemana arah kuda Fatimah pergi
sementara itu Fatimah terjatuh karna kuda yg terlalu laju
bbrukk
"aduhh" ucap Fatimah kudanya langsung pergi begitu saja
"hhuuff yaahh kenapa bisa jadi begini" ucap Fatimah diapun berusaha bangun walaupun badannya sedikit sakit karna terjatuh
tapi tiba tiba
tek!
ada yg memukulnya dari belakang sehingga badan Fatimah lemas dan akhirnya diapun pingsan
seseorang itupun menggeret Fatimah ke suatu tempat
( kira kira siapa nih ye🤣🤣)
okeh udah lanjut skip
tak beberapa setelah itu Fatimah terbangun dari pingsannya
dia memejamkan matanya beberapa kali mencoba menyadarkan dirinya
pandangannya yg tadi buram perlahan lahan jelas
di sana dia melihat ruangan yg pernah dia lihat dan tak aing lagi sekarang karna di sinilah pertama kalinya dia di culik
dia melihat dirinya yg diikat
"hhuuf!" Fatimah menyenderkan kepalanya
"ada apa lagi ini ya rab" ucap Fatimah
dia melihat sekeliling
"WOY!" teriak Fatimah
"pernculik! keluar kamu
kenapa sih kamu nyulik aku mulu apa belum puas woy! "
__ADS_1
"ihhhh"
Fatimah kesal dia berusaha melepaskan ikatanya dengan paksa tapi itu percuma itu hanya membuat tangannya sakit dan terluka
"hhhaiisy"
"Woy!!
ihhh Woy woy he" Fatimah berteriak beberapa kali tapi tetap tidak ada jawaban
"hhuuf hhuuff"
"apa sih mau nih penculik"
sementara itu Aska masih mencari cari keberadaan Fatimah
"Fatimah!"
"Fatimah"
dia berteriak teriak mencoba mencari tapi tetap tidak ada jejak
"sialan
hhuuff pasti ini ulah penculik itu"
"sial sekali ku pikir dia sudah mati siapa sebenarnya penculik itu?" tak mau pikir panjang Aska pun langsung mengeluarkan ponselnya
diapun langsung menelepon tapi soalnya tidak ada sinyal di sana dia pun meraba raba sakunya dan tas nya tapi soalnya dia lupa membawa
alat itu sehingga sekarang dirinya tidak bisa apa apa
"hhuuff aku harus keluar dari lingkungan ini
tidak ada cara lain" ucap Aska yg pasrah diapun melihat jalan ygada di depannya
sudah cukup jauh jalan yg di lewati Fatimah dan juga dirinya jika harus berjalan itu pasti akan menguras tenanganya
lalu Aska pun melihat ke arah belakang di mana daindong sebentar lagi akan sampai
"di sana tentunya tidak ada sinyal" ucap Aska karna memang di daindong tidak ada teknologi moden sinyal pun tak ada dengan terpaksa nya diapun akhirnya jalan ke arah depan
sementara itu...
"apa Fatimah benar akan pulang sekarang?" tanya laila dan sekarang mereka sedang berada di kerjaan Damon Kingdom
"ya sudah daris tadi sih soalnya kak Aska yg nganterin Fatimah sepertinya mereka sudah sampai' ucap memelia
"memang di mana tempat tinggal Fatimah?"
"di desa yg bernama daindong desa yg tersembunyi yg ada di pojok daerah di sana adalah tempatnya orang orang yg kurang mampu"
"ohh memelia kamu anak dari ibu yg mana?"
"yaa sebenernya sih raja atau ayah wiliam itu mempunyai tiga istri eh empat sih tapi yg kesatu dah mati kamu tau kan ibu kandungnya wiliam?"
"iya" laila mengangguk sambil mendengarkan
"iya istri pertamanya adalah ibundah kak wiliam dan juga kak Aska lalu yg kedua adalah ibundah permaisuri ibundah sandra dia mempunyai anak yaitu kak veroo dan juga hiroo"
"lalu selir keduanya bernama selir aisy dia adalah ibu dari veroo dan yg ketika adalah selir prak dia ibuku"
"ohhh menurut kamu ribet gk sih punya banyak istri"
"yaaa ribet juga sih kadang kadang kan juga kira gk bisanya bersikap adil"
"veroo kemana?"
"mana saya tau saya kan baru sampai"
"oh iya juga sih ya"
"emang kenapa?"
"gk kenapa napa sih aku pengen nanya aja"
"nanya apaan?"
"ihh kepo"
"ah laila mah"
"oh ya kak wiliam mana"
"pergi"
__ADS_1
"pergi kemana?"
"au"
_________
di sisi lain wiliam sedang menaiki motornya
dan akhirnya diapun sampai ke suatu rumah
wiliam pun turun dari motornya dia berjalan ke depan rumah itu dan memencet tombol bel
tak beberapa lama ada yg membukakan pintunya dan itu adalah kriss ayah dari laila kriss melihat wiliam yg sendiri
"ada apa aku kesini" ucap kriss dingin dia sama sekali tidak mengharapkan wiliam datang kerumahnya
"aku telat maaf soal itu apakah kalian semua ada" ucap wiliam agak tersenyum licik
"ayo masuk" tiba tiba Lian datang dengan dinginnya dia menyuruh wiliam masuk kriss pun menyetujuinya
wiliam pun masuk di sanad ia bertemu dengan shiren
shiren melihat wiliam dengan agak sinis
wiliam tersenyum kecut lalu tersenyum licik
"silakan duduk" ucap shiren agak dingin
wiliam dan yg lainnya pun duduk sekarang mereka berempat saling berhadapan
"ada apa kau kemari" ucap kriss
"saya kesini untuk bekerja sama bersama kalian"
"bekerja sama?"
"ya tentang
menghancurkan kerajaan Alex" ucap wiliam
"sebelum itu aku ingin bertanya padamu
kenapaa kau ingin membalaskan nya bukanlah kau anaknya" ucap sandra
"aku memang anaknya tapi dia sudah membunuh ibuku aku tentu saja tidak akan mmebiarkannya dan untuk menghancurkannya ayo kita bekerja sama"
"lalu kenapa kau harus menculik adikku" ucap Lian
"aku mempunyai caraku sendiri
untuk menghancurkan beberapa orang agar kerjaan itu bakal di hancurkan dengan mudah"
"caramu apa kenapa harus mengajak anakku" ucap kriss
"kau akan tahu nanti"
"kau boleh menikahi anakku dan menculik anakku tapi jangan pernah sakiti dia" ucap kriss
"tenang saja tapi bukanlah dia sudah menjadi milikku"
"dia terpaksa menjadi milikmu" ucap kriss
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
bersambung...