"Damon Kingdom" ( Kerajaan Iblis )

"Damon Kingdom" ( Kerajaan Iblis )
penyesalan selalu datang di akhir


__ADS_3

BBRRUKKKK


tiba tiba saja pintu itu di dobrak


dan terlihatlah Aska di sana dengan beberapa anak buahnya diapun masuk dan menghajar anak buah wiliam lalu menyerahkannya kepada anak buahnya


akhirnya anak buah wiliam dan Aska pun bertarung


Aska pergi menghampiri wiliam dia melihat kondisinya sangat kacau kriss diikat, shiren diikat dengan keadaan pingsan, laila sudah ada di ambang ambang kematian dan Fatimah hanya bisa terdiam di belakang wiliam


"hhuuufff apa maumu?" ucap Aska


"heh tentu saja membawanya pergi kalau kau tidak membiarkanku pergi aku akan membuat dia meninggal" ucap wiliam yg sudah bersiap siap menarik pelatuknya


laila sangat takut tapi dia berusah untuk tenang Aska melihat laila yg ketakutan


"kau akan apakan dia?" ucap Aska masih tenang


"kau akan tau nanti tapi kalau kau ingin aku tidak membunuh mereka dia yg harus ku bawa" ucap wiliam


tiba tiba saja banyak leser yg menyinari muka Aska ya!! anak buah wiliam berhasil mengalahkan semua anak buah Aska


wiliiam tak sembarangan mencari anak buahnya sehingga Aska sekarang sudah di todong banyak tembakkan


kriss terlihat lemah diapun hanya bisa pasrah dan menungggu jawaban Aska


"Aska biarkan saja aku akan baik baik saja" ucap laila berusaha meyakinkan


kriss tau Aska pernah berpacaran dengan anaknya laila terlihat menjatuhkan air mata


kriss teringat masa lalunya kenangan yg sedih pahit dia pernah berada di posisi Aska


*ternyata orang yg ku anggap jahat sama nasipnya denganku tapi sekarang kau tak bisa berbuat apa apa lagi* batin kriss dia ikut menjatuhkan air mata


Aska diam banyak senjata yg dia bergerak sedikit nyawanya akan melayang


Fatimahmelihat keadaan ini mengerti apa yg dirasakan oleh Aska


tapi dia sekarang tak bisa berbuat apa apa dan hanya bisa diam


keadaan hening dengan Aska yg masuh berfikir


"PERJUANGKAN DIA!!!" teriak kriss


dia tidak mau orang lain merasakan apa yg dia rasakan sangat pahit


"hhuufff..." Aska pun menghela nafas panjang


"silakan kau bawa dia" ucap Aska


semua terkejut termasuk Fatimah wiliam pun tersenyum licik lalu membawa pergi laila


sementara Aska hanya diam pasrah


Fatimah agak kesal dengan apa yg di lakukan wiliam


"kenapa kau menyia nyiakannya hah!!?" ucap Fatimah tak ada respon dari Aska


wiliam, Mj dan anak buahnya pun pergi


Aska menjatuhkan dirinya


"heh hisskk hhissk


AAAAAAaaaa!!!!!


AAKKHHHhhhhhh!!!!


hhiiskk hhiiskk hhiskkk" teriak Aska menangis sesedih sedihnya emngacak acak rambutnya prustasi dengan kedihupannya


"hhhuuff" melihat semua itu Fatimah hanya menghela nafas


diapun akhirnya membantu membuka ikatan kriss shiren bangun dia terkejut apa yg terjadi semuanya sudah seperti ini


"apa yg terjadi?" ucap shiren Fatimah pun membantu membuka ikatannya


"tante yg sabar ya" ucap Fatimah


"AAAAKKHHHH!!!!!!!!!

__ADS_1


hhiiskk hhiskk


AAAaaaaa!!!" sementara Aska menangis sekencang kencangnya


kriss pun menghampiri Aska


"KENAPA KAU MEMBIARKANNYA PERGI HAH?


PERJUANGKAN!! sudah ku bilang percuangkan kenapa kau..." ucap kriss terhenti karna Aska menyelak pembicaraannya


"KENAPA HAH KENAPA?


bukankah kau duluan yg menjauhkan aku dari laila aku tau kejadian ini pasti akan terjadi tapi apa tapi APA HAH!!!!??


kau malah menjauhkanku dengan laila" teriak Aska sudah kesal dan muak dengan kejadiannya dan melampiaskannya


kriss yg mendengar itu diam membeku memang semuanya ini juga karnanya


orang yg ingin melindungi anaknya malah dia mmebiarkan menjauh


"ada apa kriss?" ucap shiren yg tidak mengerti


"laila di tangkap oleh wiliam


anak dari amila" ucap kriss


"apa!!?"


bbuukkk


tiba tiba saja bogem mentah datang memukul Aska sehingga dia jatuh


"Kau!!! apa yg kau lakukan hah!!?" ucap Lian yg datang dengan baju dan wajah yg berantakkan


Aska tak memperdulikannya


kriss yg meliaht itu tambah bersalah Fatimah menjatuhkan air matanya melihat keadaan semuanya Aska terus saja di tuduh padahal dia tidak berbuat jahat


lian ingin menghajar Aska tapi


"hentikan!!" ucap kriss


lian pun berhenti


"ini bukan salahnya ini salahku


semuanya salahku andai saja waktu itu aku tidak melakukannya pasti semua ini tidak akan terjadi"


"apa maksud ayah?"


mereka semua tak bisa berkata apa apa lagi dadanya terasa sesak untuk berbicara dan mereka semua pun menangis sejadi jadinya


...________...


satu jam berlalu sekarang keadaanya mulai membaik merekapun sudah di ceritakan apa yg sebenarnya terjadi


sementara Fatimah hanya bisa diam memperhatikan keluarga yg berantakkan ini


Fatimah pun melihhat ke Aska yg sangat hancur diapun duduk di sebelah Aska yg berusaha tidak menangis walau itu menyakitkan


"hhuuff memang semua ini sulit" ucap Fatimah Aska yg mendengar itu melihat ke arah Fatimah


"bagaimana bisa kau tau?" ucap Aska


"aku akan menjelaskannya nanti"


mendnegar itu Aska yg lagi galau tak memperdulikan dan bangun dari duduknya


diapun menghadap ke orang tua laial dan juga lian


"kalian tenang saja aku akan menjaganya


kalian bisa dalam bahaya jika Alex sudah beraksi" ucap Aska


"bagaimana kami bisa tenang!!?" ucap lian


"hhuufff...


wiliam juga ingin balas dendam atas kematian ibundahnya ibundah amila

__ADS_1


dia yg nanti juga akan menghancurkan Alex dan kerajaannya aku akan berusaha menjaga laila yg perlu kita lakukan hanya berteman" ucap Aska


lian menatapnya tajam


"pegang janjimu" ucap lian


setelah itu Aska pun memutuskan untuk pergi


diikuti oleh Fatimah


"hhuuff kita salah menilai anak itu" ucap shiren


"pantas saja ada orang yg mengatakan jangan menilai buku dari sampulnya"


Aska memutuskan untuk


untuk ppergi smentara Fatimah membuntuti Aska diapun masih mengikuti Aska


Aska pergi ke sebuah taman yg di sana sudah sepi hanya ada beberapa orang diapun mengeluarkan headphone yg ada di bagasi motornya dan memasangnya ke kepalanya


duduk di bangku taman sambil mendengarkan musik di sana cukup terang


Fatimah yg melihat itu hanya bisa menghela nafas berat melihat ke kacauan hati seorang lelaki


diapun duduk di sebelah Aska


Aska menangis dalam diamnya sambil mendengarkan musik


Fatimah yg melihat itu juga ikut sedih dia tau apa yg sekarang sedang dirasakan oleh Aska menyesalan sekarang tidak ada gunanya lagi


Fatimmah pun ikut memasang headhpone di kepalanya


"hiiskk andai kau bukan islam


aku akan memelukmu aku sudah tidak kuat lagi" ucap Aska dia menjatuhkan air matanya


mendengar itu Fatimah menjatuhkan air matanya dengan diiringi lagu yg sedih membuat air mata itu terus berjatuhan


"kau lelaki yg baik


tapi sayangnya tidak ada yg menghargai perjuanganmu" ucap Fatimah ikut menangis


"hhiiskk hhiisk


aku sudah tidak kuat lagi hiiskk


dadaku sakit sakit"


ucap Aska menangis dia memukul mukul dadanya


melihat itu Fatimahh ikut menangis


meelihat perjuangan seorang lelaki


*aku tau kisahmu lebih buruk dari diriku* batin Fatimah


malaam itupun menjadi malam yg dihiasi oleh air mata di sana hanya ada kesedihan yg mendalam


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


bersambung.....


__ADS_2