
"kamu tinggal berbicara yg sebenarnya
lalu semua urusan akan selesai"
"aku tau
aku tau jika aku berbicara kebenaran urusanku akan selesai tapi aku mempunyai rencana sendiri"
"hhuuff aku juga ingin membalaskan dendamku kepada wiliam juga
sebenarnya gampang saja aku tinggal menikahimu" ucap Aska Fatimah teridam mendengar itu
"aku tau kau adalah salah satu orang yg dicintai oleh wiliam tapi aku tidak bisa
kau! kau islam kau mempunyai aturanmu sendiri aku tak mau kau berdosa hanya karena urusanku" ucap Aska mendengar kata kata itu
Fatimah tau di setiap kata katanya itu
dia sangat ingin mmebalaskan dendam yg ada di hatinya juga
"aku tau kau baik Aska
kau orang yg baik terimakasih sebelumnya
kau sudah mempertimbangkannya"
setelah berbicara seperti itu Fatimah pergi
diapun pergi sementara Aska hanya diam mematung di sana tak tahu apa yg harus ia lakukan
Fatimah pun pergi ke kelasnya sampai akhirnya jam pelajaran pun tiba mereka berlajar dengan tekun
seperti biasa di jam pelajaran mereka belajar sampai akhirnya
jam istirahat pun tiba
...________...
wiliam masih menjaga dan terus mengawasi laila sekarang laila tak terlalu meberontak karna dia tau
omongan Aska benar wiliam orang yg
*wiliam kamu ini sebenarnya orang yg baik tetapi kebencian yg ada di hatimu merubah dirimu tapi belum sepenuhnya* batin laila
sekarang laila sudah merasa agak nyaman dengan wiliam
wiliam menghentikan langkahnya begitu juga dengan laila wiliam melihat ke arah laila
"aku menyelamatkanmu karna aku ingin mempergunakanmu aku belum selesai mempergunakanmu aku tak akan menyia nyiakan apa yg telah ku perjuangkan" ucap wiliam laila berfikir mendengar kata kata itu
diapun akhirnya mengangguk
"iya aku tau
aku gk gr kok tenang aja" ucap laila
wiliam yg mendengar itupun kembali berbalik dan jalan merekapun hanya diam diaman
sementara itu Fatimah sedang diam di
dekat kolam berenang sekolah di sana terdapat pajangan Foto seseorang diapun hanya memandangi pemandangan kolam berenang
untungnya musin ini bagus tidak panas mendung tetapi tidak hujan ya berawan lah diapun duduk di salah satu tempat duduk sambil mendengarkan lagu
dan meminum cocacola
"hhuuff"
__ADS_1
entah apa yg dipikirannya dia hanya menghela nafas panjang
"diem bae" tiba tiba suara dingin terdengar Fatimah pun langsung melihat ke arah orang itu dan ternyata dia adalah brain
brain melihat Fatimah yg sendirian sambil memandangi kolam berenang diapun duduk di sebelah Fatimah dengan adanya jarak
"hhuuff aku hanya sedang bingung" ucap Fatimah
"hhuuff boleh aku bertanya?" tanya Fatimah
"boleh silakan" ucap brain
"jika kira mencintai seseorang lalu datang
seseorang lalu kitapun mulai timbul rasa yg harus aku pilih orang kesatu atau kedua" ucap Fatimah
brain menatapnya diapun kembali emnatap kolam berenang dan mulai berfikir
"hhuuff ku rasa pilih yg pertama kalau memang yg kedua meninggalkan rasa paling lama tapi yg pertama aku yakin tidak seperti yg kedua"
"memang yg kedua itu yg meninggalkan rasa paling lama tapi dia tidak sebanding dengan yg pertama yg membuat kita menjomblo menunggu kehadirannya yaa tapi sesuai situasinya aja" ucap brain
"ohh" Fatimah pun mengangguk ngangguk mendengar kata brain diapun tersenyum
"baiklah kalau begitu" ucap Fatimah lu diapun pergi
"ada apa kenapa dia menanyakan hal itu?" sementara brain yg di tinggalkan hanya bertanya tanya kenapa Fatimah menanyakan hal itu
kalau menurut kalian gimana lebih baik yg pertama atau yg kedua?
okeh skip lanjut
di jam pulang sekolah wiliam langsung pulang dan menggonceng laila sementara Fatimah hanya diam melihat itu
rasanya sudah biasa dari dulu wiliam menggonceng laila untuk pergi ke rumahnya Fatimahpun sudah tau kerajaan itu
Fatimah seperti biasa pulang ke rumah brain merekapun pada pergi ke kamar masing masing di kamar
sambil menonton televisi
"ah nonton drama apa lagi ya udahlah" ucap Fatimah diapun ingin turun ke bawah mencari cemilan
ketika turun ke bawah Fatimah melihat satu ruangan yg pintunya terbuka
di sana terlihat ada sesuatu yg membuat Fatimah penasaran dan akhirnya diapun masuk
di sana Fatimah menemuka ruangan tinju dan ada beberapa komputer juga bingkai foto
di sana terdapat lukisan
Fatimah melihat lukisan itu ternyata itu adalah lukisan seorang perempuan yg sangat cantik putih, bersih, mulus, langsing dan lain lain
yg memakai gaun berwarna hitam
dengan rambut yg terurai dan di sana anehnya dilukisan itu di bercak bercaki dengan warna merah yg seperti darah
Fatimah memandangi lukisan itu
di berfikir tapi tiba tiba brain datang Fatimah menyadari keberadaannya
"dia adalah kekasihku" ucap brain
mendengar perkataan itu Fatimah menengok ke arahnya lalu menengok ke lukisannya lagi
"lalu kenapa di penuhi dengan bercak darah?" ucap Fatimah
"sayangnya dia mati
__ADS_1
dan yg membunuhnya adalah aku" ucap brain Fatimah yg mendengar itu biasa saja menurutnya
dunia dulu sampai sekarang kerjaannya hanya membunuh membunuh membunuh
"andai saja di saat itu aku berfikir dulu sebelum menembaknya pasti dia tidak akan mati"
flack back onn
brain mengingat masa lalunya ketika orang tuanya di sekap oleh orang jahat orang tuanya sudah mati dan di bawa oleh beberapa penjahat
sementara keadaanya sudah lemah lalu datanglah dua orang yg membawa kekasih brain
"angel" ucap brain yg terkejut ketika yg di bawa adalah kekasihnya
di umurnya yg dini ini dia mendapatkan kehidupan yg kelam di dunianya dia diajarkan membunuh untuk bertahan tapi tidak diajarkan bertahan tanpa membunuh
angel sudah menangis
melihat brain yg berlumuran darah diapun diikat oleh penjahat itu
brain ingin maju tapi sekalinya dia maju banyak pistol yg ada di mana mana yg akan membuatnya mati dalam sekejap angel geleng geleng
"jangan jangan brain kamu harus tetap bertahan" ucap angel
lalu ada salah satu anak buah yg memberikannya pistol juga anak buah yg satu memberi angel pistol
"kalian tembak diri kalian" suruh boss dari mereka
brain melihat keadaan diapun juga sudah lemah angel sudah menangis
"tembak tembak"
"setidaknya ini bisa meringankan beban hidupku ayo kita pergi ke surga bersama sama" ucap angel
"hhuuff hhuuff" brain masih ngos ngosan
"kalau ini yg kau mau aku juga siap mati
hidup ini terlalu susah lebih baik mati bukan
lagi pula ada kehidupan yg lebih indah di sana
kau tembak aku aku tembak kamu kita mati bersama" ucap brain berusaha tersenyum diapun emnatap angel dan siap untuk menembak
angelpun juga ikut tersenyum walaupun ini sakit tapi dia yakin kehidupan selanjutnya mereka akan bahagia diapun menyiapkan pistolnya
dan
Dorr!!
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
bersambung....